PENDAMPINGAN PERSIAPAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) SEBAGAI SYARAT PENGAJUAN IJIN EDAR PRODUK OLAHAN SUSU DI KTT REJEKI LUMINTU KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG

Sri Mulyani, Heni Rizqiati, Yoyok Budi Pramono, Bambang Dwiloka

Abstract


KTT Rejeki lumintu merupakan salah satu Kelompok Tani Ternak di Kecamatan Gunung Pati. Produk olahan susu dibuat dari bahan baku susu yang merupakan produk pangan kaya gizi yang berisiko tinggi terkontaminasi mikroorganisme dan mengancam keamanan produk pangan hasil olahannya. Oleh karena itu diperlukan proses pengolahan yang baik supaya poduk yang dihasilkan terjamin keamanannya. Salah satu cara untuk bisa memproduksi pangan yang baik adalah dengan cara menerapkan sistem GMP (Good Manufacturing Practices). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan penerapan GMP dan memberikan materi teknologi tepat guna cara menghasilkan produk olahan susu yang efektif dan aman untuk produknya. Pengabdian dilaksanakan pada bulan Juli - November 2019. Metode dalam kegiatan pengabdian adalah memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan bagaimana melaksanakan proses produksi olahan susu dengan mendasarkan pada GMP (Good Manufacturing Practices). Luaran kegiatan berupa proses produksi yang efisien dan menghasilkan produk olahan susu yang aman dan berkualitas,


Keywords


Good Manufacturing practices (GMP) Rejeki Lumintu Produk olahan susu

Full Text:

PDF

References


Aritonang, S. N. (2017). Susu dan Teknologi. In Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Andalas. http://dx.doi.org/10.1016/j.jsames.2011.03.003%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gr.2017.08.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2014.12.018%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2011.08.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.1080/00206814.2014.902757%0Ahttp://dx.

Bimantara, A. P., & Triastuti, R. J. (2018). Penerapan Good Manufacturing Practices ( GMP ) pada Pabrik Pembekuan Cumi-Cumi ( Loligo Vulgaris ) di PT . Starfood Lamongan , Jawa Timur. Journal of Marine and Coastal Science, 7(3), 111–119.

Cusato, S., Gameiro, A. H., Sant’Ana, A. S., Corassin, C. H., Cruz, A. G., & de Oliveira, C. A. F. (2014). Assessing the costs involved in the implementation of GMP and HACCP in a small dairy factory. Quality Assurance and Safety of Crops and Foods, 6(2), 135–139. https://doi.org/10.3920/QAS2012.0195

Hui, Y. H. (2014). Plant Sanitation for Food Processing and Food Service, SECOND EDITION. In Plant Sanitation for Food Processing and Food Service, SECOND EDITION. https://doi.org/10.1201/b17935

Ihromi, S. (2020). UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI WANITA TANI DI SEKITAR HUTAN LINDUNG SESAOT DESA PAKUAN. 1(1).

Mukrie, N., Ginting, A., & Ngadiarti, I. (1990). Manajemen pelayanan gizi institusi dasar. Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Gizi Pusat Dan Akademi Gizi Depkes RI.

Ongley, R. C. (1992). Food and Drink — Good Manufacturing Practice: a Guide to its Responsible Management. Food Control, 3(2), 118. https://doi.org/10.1016/0956-7135(92)90062-f

Yuliatmoko, W. (2011). Inovasi Teknologi Produk Pangan Lokal Untuk Percepatan Ketahanan Pangan. Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/2360/1/fmipa201120.pdf


Refbacks

  • There are currently no refbacks.