GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG VAKSIN HUMAN PAPILOMA VIRUS (HPV) SEBAGAI PENCEGAHAN KANKER LEHER RAHIM DI DUSUN I DESA MANGGA KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2016

Setia Sihombing

Abstract


Abstrak: Jumlah pengidap kanker serviks seluruh dunia mencapai 2,2 juta jiwa per tahun. Yayasan kanker Indonesia (2007) menyebutkan angka 2 yang lebih hebat, 500.000 perempuan indonesia  terdeteksi telah mengidap kanker serviks setiap tahun dan separuhnya meninggal akibat kanker serviks tersebut dan  70 % pasien kanker serviks di Rumah sakit datang sudah dalam stadium lanjut. Kanker leher rahim pada umumnya dapat dicegah secara primer yaitu dengan vaksinasi.  Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu  tentang  Vaksin HPV Sebagai Pencegahan Kanker Leher Rahim di dusun I Desa Mangga Kabupaten Langkat Tahun 2016. Jenis Penelitian ini adalah bersifat deskriptif, dengan populasi adalah ibu Pasangan Usia Subur di Dusun I Desa mangga sebanyak 30 orang dan pengumpulan data secara primer dengan membagikan kuesioner.  Dari hasil Penelitian diperoleh mayoritas responden berpengetahuan kurang  sebanyak 24 orang (66,6%), mayoritas berpendidikan dasar  sebanyak 21 responden (58,3%) dan mayoritas tidak pernah memperoleh informasi sebanyak 17 responden (47,2%). Disimpulkan bahwa pengetahuan responden dipengaruhi oleh pendidikan dan sumber informasi oleh karena itu disarankan kepada tenaga kesehatan untuk lebih banyak memberikan informasi.

Abstract: The number of people with cervical cancer all over the world reached 2.2 million people per year. Cancer Foundation, Indonesia (2007) mentions a great number 2, 500,000 Indonesian women have contracted cervical cancer detected each year and half die of cervical cancer, and 70% of cervical cancer patients at the hospital are coming already in the advanced stage. Cervical cancer in General can be prevented with vaccination in primary. The purpose of this research is to know the description of the mother's Knowledge about HPV vaccine as a prevention of cervical cancer in the hamlet of Langkat Regency Mango village Year 2016. Type of this research is descriptive, with a population of Fertile Age Couples was the mother in hamlet village mango as many as 30 people and the collection of primary data by distributing questionnaires. Of research results obtained a majority of respondents knowledgeable less as much as 24 people (66.6%), the majority of educated basis as much as 21 respondents (58.3%) and the majority never gain as much information as the 17 respondents (47.2%). It was concluded that the respondent's knowledge is influenced by education and information resources are therefore recommended to health workers to give more information

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Universitas Muhammadiyah Mataram

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Midwifery Journal | Jurnal Kebidanan FIK UM Mataram | ISSN 2503-4340

Contact: 081329321276 (Manager) atau 087864003847 (Technical)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.