Alih Teknologi Ekstruksi Kerupuk Ikan pada UD. Bismillah Kabupaten Lumajang

Nurhayati Nurhayati, Maria Belgis, Sih Yuwanti

Abstract


Abstrak : Alih teknologi dilakukan pada industri rumah tangga kerupuk di UD. Bismillah. Teknologi yang ditransferkan yaitu teknologi ekstruksi pada mesin pencetak adonan kerupuk dengan menggunakan mesin lama dan mesin baru. Model kegiatan ini yaitu pendampingan teknik formulasi adonan dan pencetakannya pada mesin target. Kedua jenis mesin yang digunakan memiliki kondisi operasional yang berbeda. Teknologi ekstruksi adonan kerupuk berbeda untuk formula kerupuk biasa dengan formula kerupuk ikan. Keberhasilan alih teknologi dievaluasi dengan menggunakan borang kinerja dan kapasitas produksi terpapar produk afkir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa borang kinerja terisi (98%) dengan menggunakan alat lama dan 92% dengan menggunakan alat baru. Kapasitas produksi pada alat ekstruksi lama mencapai 1,5 kwintal per hari dengan terpapar produk afkir cetakan 20%, sedangkan kapasitas produksi pada alat ekstruksi baru mencapai 2 kwintal per hari dengan terpapar produk afkir cetakan 30%. Tingkat paparan produk afkir terjadi banyak pada alat pencetak/ekstruksi baru. Hal ini dapat disimpulkan bahwa adaptasi pekerja operator masih rendah pada alat baru. Upaya yang perlu dilakukan yaitu dengan peningkatan penggunaan Prosedur Operasi Standar (POS) untuk alat ekstruksi baru dengan menempelkan Instruksi Kerja (IK) pengoperasian alat

 

Abstrac :Transfer of technology was carried out at the cracker home industry “UD. Bismillah”. The technology transferred was the extrusion technology on the cracker dough molding machine using the old machine and the new machine. The model of this activity was assisting the dough formulation technique and dough molding on the machine. The two types of machines have different operating conditions. Thechnology of the cracker dough extrusion was different from the standart cracker formula with the fish cracker formula. Evaluation of technology transfer was based on the performance forms and the production capacity of exposed products. The results showed that the performance forms were filled (98%) using old machine and 92% using new machine. The production capacity of the old extruder reached 1.5 quintals per day with exposure to 20% of the molding reject product, while the production capacity of the new extruder reaches 2 quintals per day with 30% exposure to molded products. The level of exposure to rejected products occurred a lot with new extruders. It can be concluded that the adaptation of operator workers is still low on new machine. Efforts that need to be done are increasing the use of Standard Operating Procedures (SOP) for new construction machine by attaching Work Instructions (WI) to operate the machine.

Keywords


alih teknologi; ekstruksi; kerupuk; Prosedur Operasi Standar (POS)

Full Text:

PDF

References


Fitri, D. A., & Mansur, M. (2018). Pelatihan Desain dan Promosi Online Produk Kerupuk Ikan Dan Kerupuk Sagu Di Kuala Alam Kecamatan Bengkalis. Batoboh, 3(1), 48. https://doi.org/10.26887/bt.v3i1.378

Gemayana, I. (2010). Strategi Pemerintah Kabupaten Sukamara Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Wacana, 13(1), 185–201.

Heruwati. (2002). Pengolahan ikan secara tradisional: prospek dan peluang pengembangan.

Koswara, S. (2009). Pengolahan aneka kerupuk.

Mokhtar. (2019). Penerapan Teknologi Mesin Pencetak Kerupuk Singkong Pada Kelompok Industri Kerupuk Dusun Ngandat Mojorejo Kota Batu.

Nurhayati_et_al. (2019). Teknologi Pengolahan Ikan Beromega bagi

Mitra Nelayan Kecil Pantai Paseban dan UD. Kerupuk Bismillah.

Prasetyowati, D., Rasiman, R., & Minarti, I. B. (2019). Pemberdayaan

Masyarakat Desa Bendar Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Menuju

Desa Sentra Kerupuk Ikan. Jurnal pengabdian kepada masyarakat,

(2), 80. https://doi.org/10.24114/jpkm.v25i2.14593

Rahim_et_al. (2019). Sosialisasi Dan Implementasi Pembuatan

Krupuk Ikan Bandeng Desa Karanggeneng Kec. Karanggeneng Kab.

Lamongan.

Rahmadhani_et_al. (2014). Usulan peningkatan efektivitas mesin

cetak manual menggunakan metode overall equipment effectiveness

(OEE)(studi kasus di perusahaan kerupuk TTN).

Setiawan_et_al. (2013). Pemanfaatan residu daging ikan gabus

(Ophiocephalus striatus) dalam pembuatan kerupuk ikan

beralbumin.

Soeprapto, E. F., Cahyadi, D., & Hidayanto, A. F. (2018). Rancang

Bangun Mesin Penggiling dan Potong Kerupuk Ikan dengan

Menggunakan Gearbox. Jurnal Riset Teknologi Industri, 12(1), 1–8.

https://doi.org/10.26578/jrti.v12i1.3536

Zulfahmi&Swastawati. (2014). Pemanfaatan Daging Ikan Tenggiri

(Scomberomorus commersoni) Dengan Konsentrasi Yang

Berbedapada Pembuatan Kerupuk Ikan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_______________________________________________

 

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Pertanian
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

______________________________________________

PROSIDING TERINDEKS:

 

SEKRETARIAT PANITIA: