INOVASI DAN ADAPTASI PEMBELAJARAN IPS PADA PENGEMBANGAN KURIKULUM
Abstract
Abstrak: IPS merupakan mata pelajaran yang mempelajari aspek dibidang ilmu pengetahuan berkaitan dengan manusia, lingkungan dan aktivitas interaksi antara mereka. Terdapat beberapa keluhan mengenai pendidikan IPS seperti mudah bosan, tidak mampu menghafal, materi pelajaran kurang berkenaan dengan kehidupan sehari-hari, dan proses belajar monoton yaitu peserta didik lebih banyak untuk mendengar dan mencatat. Selain itu pelaksanaan pembelajaran IPS cenderung menyampaikan materi sesuai buku teks dan metode yang digunakan tidak variasi yaitu lebih banyak metode ceramah serta belum menggunakan berbagai media pembelajaran. Sehingga sikap siswa selama proses pembelajaran berlangsung seperti, asik bercanda dengan teman sebangku, tidur dan melakukan aktivitas lain akibatnya materi yang disampaikan tidak dipahami. Sehingga sangat penting untuk menentukan inovasi dan adaptasi pembelajaran IPS pada pengembangan kurikulum pendidikan saat ini. Metode yang digunakan adalah library research atau kajian kepustakaan. Penelitian kepustakaan mencakup proses-proses umum seperti identifikasi sistematis teori, eksplorasi literatur, dan analisis dokumen yang memuat informasi terkait dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil kajian bahwa bentuk inovasi pembelajaran IPS pada pengembangan kurikulum yaitu; aktualisasi pembelajaran IPS, pembelajaran berbasis proyek, pendekatan berpusat pada siswa, penggunaan teknologi, kunjungan lapangan, koneksi dengan dunia nyata, evaluasi berbasis kinerja, kreativitas dan ekspresi, kolaborasi antar mata pelajaran, perbaikan proses berkelanjutan. Sedangkan untuk bentuk adaptasinya sendiri yaitu dengan menerapkan pembelajaran diferensiasi yang terdiri dari; diferensiasi konten, proses, dan diferensiasi produk.
Abstract: Social Sciences is a subject that studies aspects of the field of science related to humans, the environment and the interaction activities between them. There are several complaints about social studies education, such as getting bored easily, not being able to memorize, the lesson material is not related to daily life, and the learning process is monotonous, namely students spend more time listening and taking notes. Apart from that, the implementation of social studies learning tends to deliver material according to textbooks and the methods used are not varied, namely more lecture methods and not using various learning media. So the students' attitudes during the learning process are like joking around with their classmates, sleeping and doing other activities as a result of which the material presented is not understood. So it is very important to determine innovation and adaptation of social studies learning in the development of the current educational curriculum. The method used is library research or literature review. Library research includes general processes such as systematic identification of theories, literature exploration, and analysis of documents that contain information related to the research topic. Based on the results of the study, the forms of social studies learning innovation in curriculum development are; actualization of social studies learning, project-based learning, student-centered approach, use of technology, field trips, connection with the real world, performance-based evaluation, creativity and expression, collaboration between subjects, continuous process improvement. Meanwhile, the form of adaptation itself is by implementing differentiation learning which consists of; content differentiation, process and product differentiation.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Apriani, N. K., Nur'aini, & Ikhwani, N. (2023). Komparasi Pembelajaran IPS Pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Jurnal Warisan Pendidikan, Vol. 1, No. 2.
Ardiyani, F., Ulkhaira, N., Sazkia, N., Siregar, N. A., & Yusnaldi, E. (2023). Inovasi Pembelajaran Yang Berfokus Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jurnal Pendidikan Tambulasai, Vol. 7, No. 3.
Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Program Guru Bergerak Pada Modul 2.1. Jurnal Basicedu, Vol. 6, No. 2.
Marlina. (2019). Panduan Pelaksanaan Model Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Inklusif. 1-58.
Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.
Puspitasari, E. (2014). Inovasi Pebelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jurnal Edueksos, Vol. 3, No. 1.
Puspitasari, V., Rufi'i, & Walujo, A. D. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Model Diferensiasi Menggunakan Book Creator Untuk Pembelajaran Bipa di Kelas Yang Memiliki Kemampuan Beragam. Jurnal Education and development, Vol. 8, No. 4.
Rohmahurmuzi, M., Ma'wa, I. F., Haq, I. Z., Nisa, L., Utama, A. W., Hurinin, S., . . . Setiawan, B. (2024). Pendekatan Inovasi Dalam Proses Belajar Mengajar Untuk Mengatasi Minat Rendahnya Siswa Terhadap Pelajaran IPS. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, Vol. 2, No. 1, 56-67.
Sulistyosari, Y., Karwun, H. M., & Sultan, H. (2022). Penerapan Pembelajaran IPS Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Harmony, No. 7. No. 2.
Susanti, E., & Endayani, H. (2018). Konsep Dasar IPS. Medan: CV. Widya Puspita.
DOI: https://doi.org/10.31764/elementary.v7i2.23495
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar
e-ISSN 2614-5596
Email: [email protected]
Published by: PGSD Universitas Muhammadiyah Mataram
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar | Sudah Terindeks:
Alamat Redaksi: