Hubungan Kompetensi Profesional Guru dengan Minat Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SD Islam Majanubil’ilmi Sukamaju Tahun Pelajaran 2016/2017”

Lalu Asriadi, Muhammad Musfiatul Wardi

Abstract


Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada tanggal 19 Maret 2017, peneliti menemukan bahwa kompetensi profesional guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SD Islam Majanubil’ilmi ternyata masih belum optimal, ini terlihat dari kurangnya penguasaan materi pelajaran oleh guru, metode dan media pembelajaran yang digunakan masih monoton, kurang menguasai kelas yang ditandai dengan kurang kondusifnya suasana di dalam kelas serta kualifikasi guru yang tidak sesuai.[1] Sementara itu, berkaitan dengan minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ternyata masih kurang. Hal ini terlihat dari masih adanya siswa yang mengantuk pada saat proses belajar mengajar berlangsung, saling mengganggu antar siswa, tidak memperhatikan penjelasan guru di depan kelas, sebagian siswa tidak memiliki catatan lengkap. Berbagai upaya telah dilakukan untuk dapat meningkatkan minat belajar siswa, diantaranya dengan pemberian pelajaran tambahan, menyediakan LKS yang dilengkapi dengan sejumlah soal-soal latihan, tetapi hasilnya masih belum maksimal. Kenyataan tersebut dapat diduga penyebabnya antara lain, siswa kurang memahami konsep pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, siswa kurang termotivasi menyelesaikan tugas-tugas di rumah, minat baca siswa  masih rendah, siswa jarang berani bertanya pada saat proses belajar mengajar.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)  Gambaran kompetensi profesional guru di SD Islam Majanubil’ilmi (2) Gambaran minat belajar siswa di SD Islam Majanubil’ilmi (3) Hubungan antara  kompetensi profesional guru dengan minat  belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS di SD Islam Majanubil’ilmi Sukamaju Lombok Timur. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Islam Majanubil’ilmi yang berjumlah 19 orang. Jenis penelitian yang dilakukan termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument angket. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru dan minat belajar siswa berada pada kategori sedang dan tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru dengan minat belajar siswa, hal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis menggunakan rumus Pearson Poduct Moment dengan menggunakan bantuan Microsoft Excel. Diperoleh hasil r hitung sebesar 0,262. Jika nilai r hitung ini dikonsultasikan dengan  nilai r tabel untuk taraf signifikan 5% atau 1% dengan N = 19, diperoleh r tabel = 0,456 maupun taraf signifikan 1% diperoleh 0,575. Karena r hitung ≤ r tabel untuk kesalahan 5% (0,262 ≤ 0,456), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang positif antara kompetensi profesional guru dengan minat belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran IPS di SD Islam Majanubil’ilmi. Sehingga hipotesis yang diajukan ditolak.

Kata Kunci : Kompetensi Profesional Guru, Minat Belajar Siswa


Full Text:

PDF

References


Elizabeth B. Hurlock. Perkembangan Anak, Jilid 2. jakarta : Erlangga, 1989.

Kurt Singer. Membina Hasrat Belajar di Sekolah. Bandung: Remaja Karya, 1987.

Lukman Al-Hakim. Pedoman Penulisan Skripsi. Mataram: IAIN Mataram, 2002.

Lalu Mukhtar, dkk. Profesi Keguruan. Mataram: Alam Tara Institute, 2012.

Moh. Uzer Usman. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Rosda Karya, 2013.

…..…..Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar. Bandung: PT Remja Rosdakarya, 1993.

Muhammad Nurdin. Kiat Menjadi Guru Profesional. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2008.

Ngalim Purwanto. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Karya, 1987.

Oemar Hamalik. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi. Jakarta: Buni Aksara, 2002.

Riduan. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta, 2003.

Septi Rahayu, “Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Disiplin Kerja Guru SDN di Gugus Gatot Subroto Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga”. (Skripsi, UNY, Yogyakarta, 2014).

Slameto. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2013.

Sudarmanto. Tuntunan Metodologi Belajar. Jakarta: Grasindo, 1993.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2012.

Sukardi. Bimbingan dan Penyuluhan. Surabaya: Usaha Nasional, 1987.

Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian suatu Pendektan Praktek. Jakarta: Bina Aksara, 1991.

…….. Prosedur Penelitian suatu Pendektan Praktek Edisi Revisi V. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2002.

……. Prosedur Penelitian suatu Pendektan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006.

Suparlan. Menjadi Guru Efektif. Yogyakarta: Hikayat, 2005.

Supardi. Bacaan Cerdas Menyusun Skripsi. Yogyakarta: Kurnia Alam Semesta, 2001.

Tim Prima Pena. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gitamedia Press, 2001.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

IBTIDA'IY - Jurnal Prodi PGMI | ISSN 2502-504X

Email: [email protected] | Contact: 082340494335