Arak-Arakan Simbol Warak Ngendog Sebagai Media Dakwah

Ulfatun Hasanah

Abstract


Abstrak:

Simbol Warak Ngendog merupakan kreativitas budaya Lokal yang menjadi maskot dalam arak-arakan tradisi ritual Dugderan masyarakat Kota Semarang. Warak Ngndog memiliki makna konotasi dan denotasi, yang sangat tinggi nilai-nilai filosofis yang dikandungnya. Warak Ngendog secara simbolik mencerminkan akulturasi budaya Jawa, Arab, dan Cina yang merefleksikan pesan-pesan edukatif ajaran moral Islami serta nilai harmoni kehidupan masyarakat multikultural. Interaksi sistemik ulama, pemerintah, masyarakat, ritual Dugderan, dan maskot Warak Ngendog sebagai simbol budaya berperan secara sinergis sebagai media dakwah. Hasil penelitian ini bahwa Warak Ngendog digunakan sebagai media/alat dalam berdakwah.

 

 

 

 

Abstract:

The symbol of Warak Ngendog is capturing the local cultural creativity that has become the mascot in the Dugderan ritual tradition procession of the people of Semarang City. Warak Ngndog has connotation and denotation meaning, which are very high philosophical values they contain. Warak Ngendog symbolically reflects the acculturation of Javanese, Arabic and Chinese culture that reflects the educative messages of Islamic moral teachings and the harmony of life in multicultural societies. The systemic interaction of ulama, government, society, Dugderan rituals, and the mascot of Warak Ngendog as a cultural symbol play a synergistic role as propaganda media. The results of this study that Ngarakog Warak is used as a medium / tool for da'wah

Keywords


Arak-Arakan; Warak Ngedog; Media dakwah; Parade

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31764/jail.v3i1.1367

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Al-I’lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram.
Alamat Redaksi: Jln. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan – Mataram Telpon 085730002007 | email: [email protected]

 

JAILKPI

 

Flag Counter