PEMANFAATAN RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA COTTONI SEBAGAI BAHAN ALAMI GEL HAND SANITYZER DI MASYARAKAT DESA MBATAKAPIDU

Yatris Rambu Tega, Krisman Umbu Henggu, Firat Meiyasa, Nurbety Tarigan, Suryaningsih Ndahawali

Abstract


ABSTRAK

Rumput Laut atau seaweed merupakan sumberdaya hayati yang potensinya cukup banyak di Sumba Timur. Produksi rumput laut di Sumba Timur mencapai hingga lebih dari 60% dan memiliki produksi rumput laut yang sangat bagus, sehingga menjadi peluang besar untuk pemanfaatannya.  Eucheuma cottoni merupakan salah satu rumput laut yang  perlu dikembangkan, karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi dimana rumput laut Eucheuma cottoni memiliki kandungan metabolit sekunder berupa senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri, antivirus dan antijamur. Telah dilakukan formulasi sediaan gel antibakteri hand sanitizer (penyanitasi tangan)  dari kombinasi dari rumput laut Eucheuma cottoni dan jeruk yang bertujuan untuk memperoleh sediaan gel hand sanitizer yang memiliki aktivitas antibakteri yang dapat diterima oleh masyarakat.

 

Kata kunci: rumput laut; Eucheuma cottoni; gel hand sanitizer.

 

ABSTRACT

Seaweed is a potential biological resource in East Sumba. Seaweed production in East Sumba reaches more than 60% and has a very good seaweed production, making it a great opportunity for its utilization. Eucheuma cottoni is one of the seaweed that needs to be developed, because it has a high economic value where the seaweed Eucheuma cottoni contains secondary metabolites in the form of bioactive compounds that have the potential as antibacterial, antiviral and antifungal properties. The hand sanityzer antibacterial gel formulation has been carried out from a combination of Eucheuma cottoni and orange seaweed which aims to obtain hand sanitizer gel preparations that have antibacterial activity that can be accepted by the public.

 

Keywords: seaweed; Eucheuma cottoni;  gel hand sanitizer.


Keywords


seaweed; Eucheuma cottoni; gel hand sanitizer.

Full Text:

PDF

References


Akib, N. I., Wulandari I., Suryani dan Hanari. (2019). FORMULASI GEL HAND SANITIZER ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK RUMPUT LAUT Eucheuma spinosum DAN Eucheuma cotonii ASAL KEPULAUAN WAKATOBI SULAWESI TENGGARA’. 2(2), pp. 180–188.

Asngad, A. and Nopitasari R, A. B. (2018). Kualitas Gel Pembersih Tangan ( Hand sanitizer ) dari Ekstrak Batang Pisang dengan Penambahan Alkohol , Triklosan dan Gliserin yang Berbeda Dosisnya’. 4(2), pp. 61–70. doi: 10.23917/bioeksperimen.v4i1.2795.

Fardhani, H, L. (2014). Pengaruh Metode Ekstraksi Secara Infundasi dan Maserasi Daun Asam Jawa (Tamarindus Indica L.) Terhadap Kadar Flavonoid Total (Doctoral dissertation, [Yogyakarta]: Universitas Gadjah Mada).

Golin, A. P., Bhsc, D. C. and Ghahary, A. (2020). Hand sanitizers: A review of ingredients, mechanisms of action, modes of delivery, and efficacy against coronaviruses. 48(January), pp. 1062–1067.

Henriey, D., Delmont, J. and Gautret, P. (2014). Does the use of alcohol-based hand gel sanitizer reduce travellers ’ diarrhea and gastrointestinal upset ? : A preliminary survey’. Travel Medicine and Infectious Disease. Elsevier Ltd, 12(5), pp. 494–498. doi: 10.1016/j.tmaid.2014.07.002.

Hilburn, J. and Ascp, M. T. (2003). Use of alcohol hand sanitizer as an infection control strategy in an acute care facility’, 31, pp. 5–8. doi: 10.1067/mic.2003.15.

Khandaker, U. M. et al. (2019). Elevated concentration of radioactive potassium in edible algae cultivated in Malaysian seas and estimation of ingestion dose to humans. Algal Research. Elsevier, 38(December 2018), p. 101386. doi: 10.1016/j.algal.2018.101386.

Kumar, D. (2020). Corona Virus : A Review of COVID-19. 4(2), pp. 8–25. doi:10.14744/ejmo.2020.51418.

Putri M. A., Saputra M. E., Amanah I. N. dan Fabiani V. A. (2019). UJI SIFAT FISIK SEDIAAN GEL HAND SANITIZER EKSTRAK DAUN PUCUK IDAT (CRATOXYLUM GLAUCUM)’. (September), pp. 1–4.

Setiati, S. and Azwar, M. K. (2020). COVID-19 and Indonesia. 52 (April), pp. 84–89.

Syamlan, Q., Ulfa I, Frans J. and Sulestiani. (2019). SEAWEED JELLY HANDSANITIZER SEBAGAI USAHA PRODUKTIF INOVATIF DALAM MENINGKATKAN HIGIENITAS TANGAN. pp. 94–101

Titaley, S. (2014). Formulasi dan Uji Efektifitas Sediaan Gel Ekstra Etanol Daun Mangrove Api-Api (Avicennia marina) sebagai Antiseptik Tangan. Pharmacon, 3(2)

Wiratmaja, I. G., Kusuma I. G. B. W. and Winaya I. N. S. (2011). Pembuatan Etanol Generasi Kedua Dengan Memanfaatkan Limbah Rumput Laut Eucheuma Cottonii Sebagai Bahan Baku. 5(1), pp. 75–84.

World Health Organization (2020). Penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Indonesia. 19, pp. 1–12 .

Yanuarti R. C., Anwar, E. and Hidayat T. (2017). PROFIL FENOLIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK RUMPUT Turbinaria conoides and Eucheuma cottonii. 20, pp. 230–237.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i1.2702

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: