STRATEGI PEMBIAYAAN PADA INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI JALAN BEBAS HAMBATAN (JALAN TOL KUALA TANJUNG – TEBING TINGGI – PARAPAT)

Yuni Arfah, Herman Herman

Abstract


Saat ini, Indonesia dihadapkan pada keterbatasan kapasitas pembiayaan dukungan melalui skema Viability Gap Fund (VGF). Hal ini berdampak pada penyelesaiaan pembangunan ruas Pematang Siantar – Parapat karena pembiayaan konstruksi bersumber dari VGF. Tujuan penelitian ini adalah melakukan Strategi Pembiayaan pada ruas Pematang Siantar – Parapat melalui tiga skema sumber pembiayaan yaitu Skema Pinjaman, Skema Contractor Full Pre-Finance (CPF) dengan VGF dan Skema VGF. Indikator kelayakan finansial berdasarkan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Period. Selanjutnya merekomendasikan skema yang akan diusulkan serta melakukan analisa risiko finansial pada skema yang direkomendasikan melalui analisis sensitivitas dan simulasi Monte Carlo. Berdasarkan hasil analisis kelayakan, skema yang direkomendasikan adalah Skema VGF. Hasil analisis sensitivitas NPV dan IRR pada Skema VGF menunjukkan bahwa perubahan tarif merupakan variabel yang paling signifikan mempengaruhi tingkat kelayakan finansial dibanding variabel lainnya seperti traffic, inflasi dan OPEX. Hasil simulasi Monte Carlo menunjukkan pembangunan jalan tol dapat dikategorikan sebagai proyek yang layak secara finansial dengan tingkat risiko yang relatif rendah, sehingga memberikan keyakinan yang lebih kuat bagi investor maupun pemerintah dalam proses pengambilan keputusan investasi jangka panjang.


Keywords


Strategi Pembiayaan, IRR, NPV, Analisis Sensitivitas, Monte Carlo Simulation

Full Text:

PDF

References


Arifin, S. R., & Wisudanto, W. (2017). Crowdfunding Sebagai Alternatif Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur. Simposium II UNIID 2017, 2(1), 309–314. https://conference.unsri.ac.id/index.php/uniid/article/view/618

Badriansyah, D. N., Karsaman, R. H., Al, H., & Lubis, R. (2024). Kajian Pembangunan Jalan Tol Dengan Skema VGF Subsidi Silang (Studi Kasus: Tol Jakarta - Cikampek II Selatan dan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang). KJournal of Scientech Research and Development (JSCR), 6(1), 404–421.

Fauziah S, & Nurwahidin. (2020). Pembiayaan Infrastruktur Dengan Sukuk Negara Di Indonesia: Prosedur Dan Struktur. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 4(1), 30–42.

Gitman, L. J., & Zutter, C. J. (2015). Principles of Managerial Finance. In Pearson Education Limited. www.pearsonmylab.com.

Gunawan, D., & Boonastria, C. M. D. (2022). Delivery System Pada Rencana Pembangunan Jalan Tol Jangka Panjang. Jurnal HPJI, 8(1), 71–80. https://doi.org/10.26593/jhpji.v8i1.5562.71-80

Hasanah, S. N., Iris Mahani, & Rani Gayatri K. Pradoto. (2023). Analisis Dampak Pemberian Jaminan Risiko Keterlambatan Pengadaan Tanah Terhadap Kelayakan Finansial Proyek Jalan Tol di Indonesia. Journal of Civil Engineering Building and Transportation, 7(1), 283–292. https://doi.org/10.31289/jcebt.v7i1.9053

Hilman, M. (2025). Investasi Jalan Tol Dengan Skema KPBU. Gramedia Pustaka Utama.

Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor: 2790 /KPTS/M/2024 Tentang Rencana Umum Proyek Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dan Pembiayaan Kreatif Sektor Jalan Tol Tahun 2025-2029, 1 (2025).

Khan, A. T., Bhatnagar, V., & Siddiqui, O. (2025). Assessing the Effectiveness and Challenges of Viability Gap Funding (VGF) in Public-Private Partnership (PPP) Infrastructure Projects. Journal of Information Systems Engineering and Management, 10(34s), 741–750. https://doi.org/10.52783/jisem.v10i34s.5868

Ndlovu, V., & Newman, P. (2022). A Public-Private Partnership Procurement Approach to Sustainable Transport—Zimbabwe Case. Journal of Transportation Technologies, 12(04), 600–618. https://doi.org/10.4236/jtts.2022.124035

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 68 Tahun 2024 Tentang Dukungan Pemerintah Untuk Pembiayaan Infrastruktur Melalui Skema Kerja Sama Pemerintah Dan Badan Usaha Dan/Atau Skema Pembiayaan Lainnya, 1 (2024).

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 170 /PMK.08/2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 223/PMK.011/2012 Tentang Pemberian Dukungan Kelayakan Atas Sebagian Biaya Konstruksi Pada Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur (2018).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005 Tentang Jalan Tol, 1 (2005).

Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 42 Tahun 2024 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 Tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol Di Sumatera, Pasal 2 (2024). https://peraturan.bpk.go.id/Details/134859/perpres-no-42-tahun-2020

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (2020).

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2015 Tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur, 10 166 (2015).

Putri, E. S., & Wisudanto, W. (2017). Struktur Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Penunjang Pertumbuhan Ekonomi. IPTEK Journal of Proceedings Series, 3(5), 222–228. https://doi.org/10.12962/j23546026.y2017i5.3136

Rahmalia, A., Hasani, F. A., Purwanto, D., Kushardjoko, W., Sipil, J. T., Teknik, F., & Diponegoro, U. (2016). Analisa Kelayakan Pembangunan Jalan Tol Pemalang Batang. 5, 11–24.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan.

Rifai, A., & Tenriajeng, A. T. (2021). Analisis Kelayakan Investasi Dana Haji Untuk Pembangunan Proyek Infrastruktur Jalan Tol Jakarta - Cikampek Ii Elevated. Jurnal Poli-Teknologi, 20(2). https://doi.org/10.32722/pt.v20i2.3594

Riskijah, S. S. (2018). Pengaruh Faktor-Faktor Eternal Terhadap Kelayakan Finansial Proyek Pembangunan Jalan Tol. 11(2), 69–75.

Setiawan, H., & Surachman, E. N. (2015). Model Keuangan Dana Dukungan Kelayakan: Studi Kasus Proyek Jalan Tol Palembang-Indralaya.

Shankar, R., & Tan, W. (2025). Strategic stakeholder management in public–private partnerships: lessons from India’s toll road asset monetization programme. Engineering, Construction and Architectural Management. https://doi.org/10.1108/ECAM-12-2024-1681

Surachman, E. N., Perwitasari, S. W., & Suhendra, M. (2022). Stakeholder management mapping to improve public-private partnership success in emerging country water projects: Indonesia’s experience. Utilities Policy, 78(November 2021), 101411. https://doi.org/10.1016/j.jup.2022.101411

Tetteh, P. A., Osei-Kyei, R., & Tam, V. W. Y. (2025). Strategies for sustainable financing of circular infrastructure projects – a systematic review. Construction Innovation, 25(7), 235–267. https://doi.org/10.1108/CI-10-2024-0323

Wahyudi, R., & Nahdalina. (2019). Analisis Kelayakan Investasi Jalan Tol Akibat Resiko Keterlambatan Proyek dan Kesalahan Prediksi Lalu Lintas (Studi Kasus : Jalan Tol Pejagan Pemalang). 2(2), 14–23.

Wibowo, A. (2016). Penjaminan infrastruktur. Konferensi Nasional Teknik Sipil 10, (Sader 2000), 26–27.

Wibowo, A. (2025). Pendanaan kreatif untuk pengusahaan jalan tol di Indonesia: Perkembangan, isu dan tantangan. Infrastruktur Transportasi Sebagai Akselerator Pembangunan Indonesia, (January), 95–114.

Yuliani, A. E., Fitrijanti, T., & Sari, P. Y. (2020). Sukuk Negara Sebagai Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur Di Indonesia: Systematic Literature Review. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 7(12), 2361. https://doi.org/10.20473/vol7iss202012pp2361-2374




DOI: https://doi.org/10.31764/jabb.v7i2.43054

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



This publication is indexed by: