REPOSITORY INSTITUSI SEBAGAI INFRASTRUKTUR OPEN ACCESS DAN OPEN SCIENCE: TELAAH KONSEPTUAL PERAN PERPUSTAKAAN DALAM DISEMINASI PENGETAHUAN ILMIAH
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual peran repositori institusi sebagai infrastruktur strategis dalam diseminasi pengetahuan ilmiah serta transformasi peran perpustakaan akademik di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui kajian literatur terhadap publikasi ilmiah terkait Open Access dan Open Science. Hasil penelitian menunjukkan bahwa repositori institusi telah berkembang menjadi infrastruktur pengetahuan digital yang mendukung keterbukaan akses, preservasi jangka panjang, dan interoperabilitas sistem, namun implementasinya masih menghadapi kendala kebijakan, kompleksitas hak cipta, dan keterbatasan kompetensi sumber daya manusia. Kebaruan penelitian ini terletak pada konstruksi kerangka konseptual yang memposisikan repositori institusi sebagai titik integrasi antara kebijakan keterbukaan, infrastruktur teknologi, dan kompetensi pustakawan dalam ekosistem Open Science, yang belum banyak dibahas secara holistik dalam studi sebelumnya. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam memperluas paradigma repositori sebagai fondasi Open Science berbasis integrasi multidimensi. Secara praktis, penelitian ini menghasilkan rekomendasi strategis berupa penguatan kebijakan Open Access, peningkatan kapasitas pustakawan, dan optimalisasi interoperabilitas sistem untuk meningkatkan visibilitas dan dampak ilmiah institusi secara terukur dan berkelanjutan.
Full Text:
PDF (106-128)References
Abrizah, A., Noorhidawati, A., & Kiran, K. (2010). Global Visibility Of Asian Universities’open Access Institutional Repositories. Malaysian Journal of Library and Information Science, 15(3), 53–73.
Ahmed, M., & Othman, R. (2021). Promoting open science with institutional repositories in the Malaysian comprehensive public universities. Journal of Information Systems and Digital Technologies, 3(2), 11–28.
Aliwijaya, A., & Khoir, S. (2025). Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi.
Anderson, R. (2018). Scholarly communication: What everyone needs to know®. Oxford University Press.
Chan, J., Zhang, E., Vermeij, H., & Riemer, J. (2024). Metadata Librarians for Open Access: A Path Towards Sustainable Discovery and Impact for Open Access Resources. International Journal of Librarianship, 8(4), 30–41.
Corrall, S. (2022). The social mission of academic libraries in higher education. The Social Future of Academic Libraries: New Perspectives on Communities, Networks, and Engagement, 109–148.
Crow, R. (2002). The case for institutional repositories: a SPARC position paper.
Harliansyah, F. (2016). Institutional repository sebagai sarana komunikasi ilmiah yang sustainable dan reliable. Pustakaloka, 8(1), 1–13.
Hart, C. (2018). Doing a literature review: Releasing the research imagination.
Kreutzer, T. (2014). Open content: A practical guide to using Creative Commons licences. German Commission for UNESCO.
Kumar, S., Kaur, A., Tiwari, K. B., Sinha, D., & Dhanoa, M. K. (2026). Digital Repositories and Knowledge Management Practices in Higher Education Libraries. International Journal of Scientific Research in Humanities and Social Sciences, 3(1), 1–8.
Kurniawan, T. (2016). Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Mengembangkan Institusional Repository. Pustakaloka, 8(2), 231–243.
Lynch, C. A. (2003). Institutional repositories: essential infrastructure for scholarship in the digital age. Portal: Libraries and the Academy, 3(2), 327–336.
M Solihin Arianto, A., & Ahmad, S. (2012). Isu-isu Pengembangan Perpustakaan Digital di Indonesia. Isu-Isu Pengembangan Perpustakaan Digital Di Indonesia.
Melati, M., Ahmadi, A., & Irawan, R. (2025). Pengelolaan Institutional Repository Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 6950–6960.
Nunn, E. B. (2019). Open access to health and education research outside academia: Perspectives of research users, research intermediaries and researchers. University of Sheffield.
Nurdin, L., & Mukhlis, S. (2019). Institutional repository as an information infrastructure for scholarly communication: An exploratory study in Indonesia. Malaysian Journal of Library and Information Science, 24(3), 101–114.
Pampel, H. (2023). Promoting open access in research-performing organizations: Spheres of activity, challenges, and future action areas. Publications, 11(3), 44.
Pinfield, S., Cox, A., & Rutter, S. (2017). Mapping the future of academic libraries: a report for SCONUL.
Pinfield, S., Salter, J., & Bath, P. A. (2017). A “Gold‐centric” implementation of open access: Hybrid journals, the “Total cost of publication,” and policy development in the UK and beyond. Journal of the Association for Information Science and Technology, 68(9), 2248–2263.
Prasetyawan, Y. Y. (2017). Perkembangan open access dan kontribusinya bagi komunikasi ilmiah di Indonesia. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi, 1(2), 93–100.
Rodliyah, U. (2023). Librarian ’ s perception of open access repository policy in Islamic State University Indonesia Persepsi pustakawan dalam kebijakan open akses pada repositori di Perguruan Tinggi Islam Indonesia. 11(2), 227–240.
Safira, F. (2021). Kebijakan Open Access Repositori Institusi di Perpustakaan Perguruan Tinggi: Kajian Best Practice Studi Literature. Pustakaloka, 13(1), 116–136.
Santosa, J. (2025). Transformasi Perpustakaan Akademik di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Buletin Perpustakaan, 8(2), 201–210.
Trianggoro, C., Tupan, T., Djaenudin, M., Widuri, N. R., & Rahayu, R. N. (2021). Pengembangan repositori data pada lembaga riset dengan status Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 9(1), 1–18.
Tupan, T. T. (2021). Kebijakan Open Data Penelitian dalam Membangun Komunikasi Ilmiah di Perpustakaan Lembaga Riset. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 5(1), 17–34.
Xia, J., & Sun, L. (2007). Factors to assess self-archiving in institutional repositories. Serials Review, 33(2), 73–80.
Zuntriana, A., Anesti, D., & Mufid, M. (2025). Kebijakan repositori di empat perpustakaan perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur. Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 21(1), 14–29.
DOI: https://doi.org/10.31764/jiper.v7i1.38161
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Ilmu Perpustakaan (JIPER)
Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi
Fakulatas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Mataram
Jln. K.H. Ahmad Dahlan No. 1 Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Email: [email protected]; e-ISSN: 2716-0432
-------------------------------------------------------------------------
Licengcing:
This licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
-------------------------------------------------------------------------
Indexing by:
















