KEANEKARAGAMAN DAN STRUKTUR VEGETASI TANAMAN REFUGIA DI RUANG TERBUKA HIJAU PAGUTAN KOTA MATARAM

Aliya Rohali, Husnul Jannah, Baiq Arriyadul Badi'ah, Wahyu Yuniati Nizar, Nita Eriesta

Abstract


Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan kawasan yang didominasi oleh vegetasi dan memiliki fungsi ekologis, salah satunya sebagai habitat bagi berbagai organisme. Tanaman refugia berperan penting sebagai penyedia nektar, polen, tempat berlindung, dan habitat bagi serangga penyerbuk maupun musuh alami hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan struktur tanaman refugia di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, Kota Mataram. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif pada kawasan seluas 8,2 ha. Data dikumpulkan melalui survei lapangan, observasi, identifikasi spesies, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH Pagutan memiliki 23 spesies tanaman refugia yang tergolong ke dalam 13 famili. Famili Asteraceae merupakan famili yang paling dominan dengan lima spesies, diikuti Fabaceae sebanyak empat spesies dan Apocynaceae sebanyak tiga spesies. Struktur vegetasi terdiri atas lima habitus, yaitu herba (7 spesies), perdu (6 spesies), pohon (3 spesies), tumbuhan merambat (3 spesies), dan semak (1 spesies). Dominasi habitus herba menunjukkan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lingkungan RTH. Keanekaragaman komposisi spesies dan struktur vegetasi tersebut menunjukkan bahwa RTH Pagutan berpotensi mendukung fungsi ekologis sebagai habitat dan sumber pakan bagi serangga bermanfaat, sehingga berkontribusi dalam menjaga keanekaragaman hayati serta keseimbangan ekosistem di kawasan perkotaan.


Keywords


Habitus; Keanekaragaman; Ruang Terbuka Hijau; Tanaman Refugia;

References


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. (2025). Stasiun Klimatologi Nusa Tengara Barat. Diakses pada tanggal 24 Januari 2026 dari https://staklim-ntb.bmkg.go.id/beranda

Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram. (2023). Laporan Kinerja Ruang Terbuka Hijau Kota Mataram 2022-2023. Pemerintah Kota Mataram.

Faizin, R., Ichsan, A. C., Valentino, N. (2023). Identification Tree Damage on The Green line of The Mataram City. Jurnal Biologi Tropis, 23(2): 132-142.

Hustasuhut, M. A. (2017). Keanekaragaman Tumbuhan Herba di Cagar Alam Sibolangit. Jurnal Klorofil, 2(1), 69–77.

Irvianty., Siregar Z., & Defira, C. N. (2023). Biomassa, Potansi Cadangan Karbon dan Serapan Karbon Pada Hutan Kota. Jurnal Sains dan Teknologi, 12(2), 439-445.

Jannah, U. M, & Widodo. (2023). Inventarisasi Tumbuhan Famili Fabaceae di Dusun Puyang, Desa Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo. Jurnal Tropika Mozaika, 2(1), 1-6

Lolita, A., Hidayat, M., Mahmudahmi., Magfirah, A., Rahmi, G. (2022). Komposisi Famili Asteraceae di Kawasan Kebun Kopi Desa Toeren Antara Kabuputen Aceh Tengah. Prosiding Seminar Nasional Biotik, 10(1) 104-112

Mustarin, A., Rauf, R. F., Patang, Wiharto, M., Asrijal. (2023). Pemanfaatan Tanaman Refugia Untuk Mengendalikan Hama Tanaman Padi di Desa Simbang Kabupaten Maros. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3) 255 266

Pertiwi, A. D. (2019). Penyebaran vegetasi semak, herba, dan pohon dengan metode kuadrat di Taman Pancasila. Proceeding of Biology Education, 3(1), 185–191.

Rahmawati, S. (2021). Estetika Lanskap dan Pengaruhnya terhadap Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan, 10(1), 45-56.

Romdhani, A. M., & Farid, U. M. (2023). Keanekaragaman Tumbuhan Herba Hutan Musim Taman Nasional Baluran Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Sains & Biologi, 10(2) 204-212

Salekha, H., Hidayat, M., Mulyadi, Eriawati, Dewi, C. R. (2025). Keanekaragaman Vegetasi Semak di Aliran Air Panas Jaboi Kecematan Sukajaya Kota Sabang. Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 4(2) 216-230

Samsudi, S. (2019). Ruang Terbuka Hijau Kebutuhan Tata Ruang Perkotaan Kota Surakarta. Journal of Rural and Development, 1(1), 11–19.

Saroh, I. & Krisdianto. (2020). Manfaat Ekologis Kanopi Pohon Terhadap Iklim Mikro Di Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 12(2), 136–145.

Septariani, D. N., Herawati, A., Mujiyo. 2019 Pemanfaatan Berbagai Tanaman Refugia Sebagai Pengendali Hama Alami Pada Tanaman cabai. Journal of Community Empowering a Services, 3(1), 1-9

Untajana, S., Oszaer, R., & Latupapua, Y. T. (2019). Analisis kebutuhan Kawasan Hutan kota berdasarkan Emisi Karbon dioksida Kota Piru, Seram Bagian Barat. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 3(2), 114–126.

Wahyuni, S., & Sari, N. P. (2023). Kesehatan tanaman refugia di ruang terbuka hijau perkotaan: Evaluasi dan rekomendasi. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 15(2), 145-160.

Yulia, I. T., Nurhidayati, R., & Santoso, A. (2023). Assessing the suitability of tree species for urban green space in a tropical university campus in Surakarta, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24(4), 1713-1723.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_______________________________________________

 

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Pertanian
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

______________________________________________

PROSIDING TERINDEKS:

 

SEKRETARIAT PANITIA: