ANALISIS SEBARAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PALU

Arhun Gemilang Taqwa, Rahmawati Rahmawati, Khairurraziq Khairurraziq, Widyastuti Widyastuti

Abstract


Abstrak: Perkembangan kawasan perkotaan di Kota Palu memunculkan tantangan dalam pemenuhan kebutuhan ruang hijau, sehingga diperlukan kajian spasial untuk memahami pola sebaran, kerapatan, distribusi, dan kecukupan ruang terbuka hijau publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran, kerapatan, pola distribusi, serta tingkat kecukupan. Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) di Kota Palu memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG). Menggunakan analisis berbasis Sistem Informasi Geografis melalui tiga metode, yaitu kernel density, nearest neighbor analysis, dan analisis skoring deskriptif untuk menilai kondisi aktual serta ketimpangan penyediaan ruang hijau antarwilayah. Hasil menunjukkan bahwa Mantikulore dan Palu Selatan merupakan kawasan dengan konsentrasi RTH publik tertinggi, sedangkan Tawaeli, Palu Utara, dan Ulujadi memiliki kerapatan rendah. Nilai NNR < 1 menandakan pola persebaran RTH publik bersifat mengelompok, dengan titik-titik ruang hijau terfokus di kawasan tengah kota. Persentase luas RTH publik per kecamatan juga memperlihatkan ketimpangan, di mana Palu Selatan mencapai 8,95 persen dan Mantikulore 7,96 persen, sementara Tawaeli hanya 0,17 persen, Palu Utara 0,17 persen, dan Ulujadi 0,67 persen. Secara keseluruhan, rata-rata RTH publik Kota Palu hanya 1,03 persen, menegaskan perlunya strategi pengembangan ruang hijau yang lebih merata di seluruh wilayah.

 

Abstract:  The development of urban areas in Palu City presents challenges in meeting the need for green space, necessitating a spatial study to understand the distribution patterns, density, and adequacy of Public Open Green Space. This research aims to analyze the distribution, density, distribution patterns, and adequacy levels. Public Green Open Space (RTHP) in Palu City using Geographic Information System (GIS). Using GIS-based analysis through three methods, namely kernel density, nearest neighbor analysis, and descriptive scoring analysis, to assess the current conditions and disparities in green space provision between regions. The results show that Mantikulore and South Palu are areas with the highest concentration of public green space, while Tawaeli, North Palu, and Ulujadi have low density. An NNR value < 1 indicates a clustered distribution pattern of public green spaces, with green space points concentrated in the central city area. The percentage of public green space area per sub-district also shows disparities, with South Palu reaching 8.95 percent and Mantikulore 7.96 percent, while Tawaeli is only 0.17 percent, North Palu 0.17 percent, and Ulujadi 0.67 percent. Overall, the average public green space in Palu City is only 1.03 percent, emphasizing the need for a more equitable green space development strategy across all areas.


Keywords


Public Green Open Space (RTHP); Geographic Information System (GIS); Kernel Density; Nearest Neighbor Analysis; Descriptive Scoring Analysis; Palu City

Full Text:

PDF

References


Aram, F., Higueras García, E., Solgi, E., & Mansournia, S. (2019). Urban green space cooling effect in cities. Heliyon, 5(4). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2019.e01339

Darmawan. M. (2011). Sistem informasi Geografi (SIG) dan Standarisasi Pemetaan Tematik 1. November.

Liu, W., Li, C., Tong, Y., Zhang, J., & Ma, Z. (2020). The places children go: Understanding spatial patterns and formation mechanism for children’s commercial activity space in changchun city, China. Sustainability (Switzerland), 12(4). https://doi.org/10.3390/su12041377

Agustri. M. P (2015). Tingkat Risiko Bencana Banjir Di Kota Bandar Lampung Serta Upaya Pengurangannya Berbasis Penataan Ruang. 22115043, 1–24.

Destrianto. M, dan Tony. I. (2025). Menyeimbangkan Pertumbuhan , Pemerataan , dan Kewilayahan : Dilema Desentralisasi dalam Pembangunan Indonesia. 14(1), 58–82.

Nanda Ayu Setya Pramesthi, Ahmad Azyumardi Azra, S. K. (2023). Analisis Sebaran Ruang Terbuka Hijau (Rth) Menggunakan Sistem Informasi Geografis Di Kota Surabaya Bagian Timur. 1(1).

Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 2004 Penatagunaan Tanah, Pub. L. No. 16 (2004). https://peraturan.bpk.go.id/Details/51840/pp-no-16-tahun-2004

Ramadhanis, Z. (2023). Analisis Ruang Terbuka Hijau Di Kampus Universitas Diponegoro Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Undip, 3(January), 44–55. 10.13140/RG.2.2.15820.10883

Maliki .R .Z, Adrianton, dan Saputra. I. A. (2025). Pendampingan Pembuatan Peta Administrasi Desa Dengan Data Spasial Di Desa Tolai Timur. 3(1).

Maliki. R. Z, Saputra. I. A, Khairurraziq, dan Muis. A. A (2025). Ploting Titik Koordinat Situs Megalitikum Pokekea Dengan Global Positioning System ( GPS ) JURNAL SOSIAL & ABDIMAS. 7(1), 29–37.

Samsudi, S. (2019). Ruang Terbuka Hijau Kebutuhan Tata Ruang Perkotaan Kota Surakarta. Journal of Rural and Development, 1(1), 11–19.

Undang-undang (UU) No. 26 Tahun 2007 Penataan Ruang, Pub. L. No. 26 (2007). https://peraturan.bpk.go.id/details/39908/uu-no-26-tahun-2007

Utami, N. R. (2023). Ivana_Utami_2013. Seminar Nasional Dan Diseminasi Tugas Akhir , 1608–1613.

Utomo, L. P., Saputra, I. A., Rahmawati, & Nisa, Z. (2020). Mapping education facilities based on geographic information system. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 485(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/485/1/012104

Widyastuti, , Hartono, A., & Andri, K. (2025). Application of Geographic Information Systems and Analytical Hierarchy Process for Coastal Land Use in Palu. 6, 331–340. https://doi.org/10.18502/kss.v10i10.18683

Widyastuti, Hartono, & Kurniawan A. (2020). The use of obia for extraction of land cover and land use in the city of palu. https://doi.org/10.1088/1755-1315/485/1/012053

Wulandari, L. D. and S. R. (2018). Role Of Green Open Space In Performance Improvement Of Malang City Center. 737–745.

Zulkia, D. R., Hartati, L., Fitriansyah, H., & Aldouri, M. A. (2023). Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Berbasis Pemetaan Menggunakan Drone. Zoning: Journal of Urban and Regional Planning, 1(1), 37–43. https://doi.org/10.33019/zoning.v1i1.17




DOI: https://doi.org/10.31764/geography.v14i1.37298

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

GEOGRAPHY : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan
Email: [email protected] | p-ISSN 2339-2835 | e-ISSN 2614-5529

 EDITORIAL OFFICE: