LITERATURE REVIEW: ANALISIS KOMPARATIF VALUASI EKONOMI KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA KEBAKARAN LAHAN GAMBUT DI DESA MAK TEDUH DAN KOTA BANJARBARU

Agustinus Krisna Danywijaya, Aji Ali Akbar

Abstract


Abstrak: Penelitian ini mengkaji valuasi ekonomi kerusakan akibat kebakaran lahan gambut melalui analisis komparatif antara Desa Mak Teduh, Riau, dan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dengan metode studi literatur deskriptif-analitis, penelitian membandingkan pendekatan damage cost approach (DCA) dan total economic value (TEV). Hasilnya menunjukkan perbedaan nilai kerugian yang signifikan: Mak Teduh mencapai Rp1,76 miliar terutama dari hilangnya fungsi penyimpanan air, sedangkan Banjarbaru mencapai Rp6,21 miliar pada tahun 2018 dan Rp6,90 miliar pad tahun 2019 dengan kontribusi terbesar dari hilangnya keanekaragaman hayati. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh cakupan analisis, di mana DCA menilai biaya pengganti fungsi ekosistem, sementara TEV lebih komprehensif. Secara keseluruhan, kedua metode menegaskan bahwa kebakaran gambut menyebabkan kerugian ekonomi besar dan mengancam keberlanjutan ekologi, sehingga penting untuk dasar kebijakan restorasi, konservasi, dan pencegahan.

 

Abstract:  This study examines the economic valuation of environmental damage caused by peatland fires through a comparative analysis between Mak Teduh Village, Riau, and Banjarbaru City, South Kalimantan. Using a descriptive-analytical literature study method, the research compares the damage cost approach (DCA) and the total economic value (TEV) approach. The results show significant differences in the estimated losses: Mak Teduh reached Rp1.76 billion, mainly due to the loss of water storage functions, while Banjarbaru reached Rp6.21 billion in 2018 and Rp6.90 billion in 2019, with the largest contribution coming from the loss of biodiversity. These differences are influenced by the scope of analysis, where DCA assesses the replacement cost of ecosystem functions, while TEV is more comprehensive. Overall, both methods confirm that peatland fires cause substantial economic losses and threaten ecological sustainability, making these valuations important as a basis for restoration, conservation, and fire prevention policies.


Keywords


Peatland fires, Economic valuation, Environmental damage, Damage cost approach (DCA), Total economic value (TEV)

Full Text:

PDF

References


Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974-980.

Anhar, I. P., Mardiana, R., & Sita, R. (2022). Dampak kebakaran hutan dan lahan gambut terhadap manusia dan lingkungan hidup (studi kasus: Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, ProvinsI Riau). Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 6(1), 75-85.

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1-9.

Febrian, F. (2023). Studi Komparatif: Perbandingan Aspek Penelitian Tentang Kajian Penjurubahasaan Hukum di Indonesia dan Luar Negeri. Translation and Linguistics (Transling), 3(2), 132-140

Griscom, B. W., Goodman, R. C., Burivalova, Z., & Putz, F. E (2017). Carbon and Biodiversity Impacts of Intensive Versus Extensive Tropical Forestry. Conversation Letters, 10(4), 443-452.

Gunawan, H., & Afriyanti, D. (2019). Potensi perhutanan sosial dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam restorasi gambut. Jurnal Ilmu Kehutanan, 13(2), 227-236.

Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing.

Hermawan, D. D. K., Salampessy, A. M., Asywaq, C., Alghaida, A. N. (2024). Dampak Kebakaran Lahan Gambut Terhadap Manusia dan Lingkungan Ditinjau dari Perspektif Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner, 8(12), 215-222.

Huijnen, V., Wooster, M. J., Kaiser, J. W., Gaveau, D. L., Flemming, J., Parrington, M., ... & van Weele, M. (2016). Fire carbon emissions over maritime southeast Asia in 2015 largest since 1997. Scientific reports, 6(1), 26886.

Husairi, A., Skripsian, N. S., & Nursantari, W. (2021). Karakteristik penyakit pada masyarakat yang terpajan asap kebakaran lahan gambut di lahan gambut. In Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah (Vol. 6, No. 2).

Khaddafi, M., Nasution, A. F., Angkat, N. A., & Pitriyani, S. (2025). Peran Metodologi Penelitian Dalam Menentukan Kualitas Hasil Penelitian Ilmiah. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(7), 13250-13255.

Lugina, M., Indartik, I., & Pribadi, M. A. (2019). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Rumah Tangga: Studi Kasus Desa Pemongan, Tuban dan Kutawaru. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 16(3), 197-210

Magdalena, M., Endayana, B., Pulungan, A. I., Maimunah, M., Dalimunthe, N. D. (2021). Metode Penelitian Untuk Penulisan Laporan Penelitian. Rejang Lebong: Penerbit Buku Literasiologi.

Murtinah, V., Edwin, M., & Bane, O. (2017). Dampak kebakaran hutan terhadap sifat fisik dan kimia tanah di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur. Jurnal Pertanian Terpadu, 5(2), 128-139.

Nurhayati, A. D., Saharjo, B. H., Sundawati, L., & Vetrita, Y. (2020). Perilaku dan persepsi masyarakat terhadap terjadinya kebakaran gambut di Ogan Komeriling Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 10(4), 568-583.

Nuriyatman, E., Budhiartie, A., & Amir, L. (2025). Peran Hukum dalam Pengelolaan dan Perlindungan Lahan Gambut. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(2), 753-776.

Page, S. E., & Hooijer, A. (2016). In the line of fire: the peatlands of Southeast Asia. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 371(1696), 20150176.

Panggabean, B. T. G. B. (2021). Kesiapan Indonesia dalam memenuhi nationally determined contribution (ndc) seb agaiimplement asi paris agreement terkait restorasi lahan gambut. "Dharmasisya” Jurnal Program Magister Hukum FHUI, 1(1), 21.

Parmawati, R. (2019). Valuasi Ekonomi Sumberdaya Alam & Lingkungan Menuju Ekonomi Hijau. Universitas Brawijaya Press.

Purnamayani, R., Dariah, A., Syahbuddin, H., Tarigan, S. D., & Sudradjat, S. (2022). Best practices pengelolaan air perkebunan kelapa sawit di lahan gambut. Jurnal Sumberdaya Lahan, 16(1), 9-21.

Rahsia, S. A., Gusmayanti, E., & Nusantara, R. W. (2021). Emisi Karbondioksida (CO 2) Lahan Gambut Pasca Kebakaran Tahun 2018 Di Kota Pontianak. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 384-391.

Rimbawan, G. A., & Nur, M. A. (2021). Nilai Kerugian Ekonomi Lingkungan Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Kota Banjarbaru. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 4(1), 25-39.

Saharjo, B. H., & Novita, N. (2021). The high potential of peatland fires management for greenhouse gas emissions reduction in Indonesia. Journal of Tropical Silviculture, 2086, 8277.

Saharjo, B. H., & Wasis, B. (2019). Valuasi ekonomi kerusakan lingkungan akibat kebakaran gambut di Desa Mak Teduh Provinsi Riau. Journal of Tropical Silviculture, 10(1), 58-62.

Saputra, M. R., Arisanty, D., & Adyatma, S. (2021). Tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan. Jambura Geoscience Review, 3(2), 57-64.

Shepherd, H. E. R., Martin, I., Marin, A., Cruijsen, P. M. J. M., Termink, R. J. M., Robroek, B. J. M. (2023). Post-fire Peatland Recovery by Peat Moss Inoculation Depends on Water Table Depth. Journal of Applied Ecology, 60(4), 673-684.

Sudirman., Kondolayuk, M. L., Sriwahyuningrum, A., Astuti, N. L. S., Setiawan, J., ... & Hasanah, T. (2023). Metodologi Penelitian 1. Bandung: Media Sains Indonesia.

Taruna, Y., Salampak, S., Yulianti, N., Yupi, H. M., Sustiyah, S., & Indrajaya, F. (2021). Pengaruh Penyiraman Air Tanah Terhadap Perubahan Sifat Kimia Tanah dan Air Gambut di Kalimantan Tengah. soilrens, 19(1), 58-68.

Taufik, M., Haikal, M., Widyastuti, M. T., Arif, c., & Santikayasa, I. P. (2023). The Impact of Rewetting Peatland on Fire Hazard in Riau, Indonesia. Sustainability, 15(3), 2169.

Tiwari, R., & Singla, H. K. (2015). Do Combining Value Estimates Increase Valuation Acuracy? Evidence From Indian Chemical Industry. Journal of Accounting in Emerging Economies, 5(2), 170-183.

Uda, S. K., Hein, L., & Adventa, A. (2020). Towards Better Use of Indonesian Peatlands with Paludiculture and Low-drainage Food Crops. Weatlands Ecol Manage, 28, 509-526.

Umami, M., Sari, E. N. N., & Haryanto, R. J. (2024). Estimasi Potensi Nilai Ekonomi Agroforestri Berbasis Paludikultur Untuk Restorasi Lahan Gambut. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(2), 463-485.

Yoni, N. N. N., & Heriyanti, A. P. (2025). Valuasi Ekonomi Manfaat Ekosistem Mangrove di Desa Tireman, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(3), 658-670.

Zayu, W. P., Herman, H., & Vitri, G. (2023). Studi Komparatif Pelaksanaan Tuga Besar Perencanaan Geometrik Jalan Secara Daring dan Luring. Jurnal Hasil Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Eksakta, 2(1), 2809-9532




DOI: https://doi.org/10.31764/jeptec.v3i1.36779

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Journal of Environmental Policy and Technology

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics