VALUASI EKONOMI TERHADAP KONSERVASI EKOSISTEM TERUMBU KARANG (ORDO SCLERACTINIA) DI KAWASAN PESISIR KEPULAUAN INDONESIA

Nabila Safira Arantino, Aji Ali Akbar

Abstract


Abstrak: Ekosistem terumbu karang di kawasan pesisir kepulauan Indonesia tentu memiliki nilai ekologis, sosial, ekonomi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur berdasarkan beberapa lokasi, yaitu di Pulau Bontosua yang terletak di Sulawesi Selatan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak di Papua Barat, dan Pulau Warbal yang terletak di Maluku Tenggara. Hasil kajian menunjukkan bahwa valuasi ekonomi yang dilakukan pada ekosistem terumbu karang terdiri dari nilai manfaat langsung dan tidak langsung, nilai manfaat langsung yaitu mencakup perikanan tangkap, budidaya rumput laut, dan pariwisata bahari, sedangkan nilai manfaat tidak langsung yaitu mencakup perlindungan pantai, penyediaan stok ikan, dan jasa ekowisata, serta nilai non-pemanfaatan yaitu kesediaan masyarakat dalam membayar. Total valuasi ekonomi yang dihasilkan relatif tinggi dan sebagai besar didominasi oleh manfaat tidak langsung. Temuan ini menegaskan bagaimana pentingnya valuasi ekonomi dilakukan sebagai instrumen pendukung kebijakan konservasi dan juga pengelolaan kawasan pesisir.

 

Abstract: Coral reef ecosystems in the coastal areas of the Indonesian archipelago certainly have high ecological, social, and economic value. This study used a literature review method based on several locations, namely Bontosua Island located in South Sulawesi, the Raja Ampat Islands located in West Papua, and Warbal Island located in Southeast Maluku. The results of the study indicate that the economic valuation conducted on coral reef ecosystems consists of direct and indirect benefits. Direct benefits include capture fisheries, seaweed cultivation, and marine tourism, while indirect benefits include coastal protection, fish stock provision, and ecotourism services, and non-utilization value, namely community willingness to pay. The total economic valuation generated is relatively high and is largely dominated by indirect benefits. These findings emphasize the importance of economic valuation as a supporting instrument for conservation policies and coastal area management.


Keywords


Valuation; Coastal; Coral Reefs

Full Text:

PDF

References


Arianto, M. F. (2020). Potensi wilayah pesisir di negara Indonesia. Jurnal Geografi, 10(1), 204-215.

Arkham, M. N., Wahyudin, Y., Pahlevi, M. R., & Hutapea, R. Y. F. (2020). Jasa penyedia ekosistem terumbu karang di kawasan suaka alam perairan kepulauan raja ampat dari perspektif valuasi ekonomi. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 13(3), 239-248.

Bidayani, E. (2023). Valuasi Ekonomi Objek Wisata Di Pulau Bangka (Pendekatan Travel Cost Method). Sidoarjo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Denis, D. (2025). 123 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia. DenisD.

Drakel, A. (2021). Valuasi Ekonomi Sumber Data Pesisir Kota Ternate (Suatu Studi Nilai Ekonomi Pesisir sebagai Moral Suation Dalam Usaha Menjaga dan Melestarikannya). Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK), 2(2), 1-15.

Faricha, A., Edrus, I. N., Utama, R. S., Dzumalex, A. R., Salatalohi, A., & Prayuda, B. (2020). Hubungan antara komposisi ikan target dan presentase tutupan karang hidup di kepulauan Kei Kecil, Maluku. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 26(3), 147-157.

Fynnisa Z., Nugroho, E. D., Sakaria, F. S., Juniatmoko, R., Sinurat, J., Polapa, F. S., Arida, V., Laksani, M. R. T., Zulharnah, Octorina, P., Siahaya, N., Situmorang, M. T. N., & Setyono, B. D. H. (2024). Ekologi perairan. Bandung: Widina.

Harini, R. (2020). Valuasi Ekonomi Di Kawasan Geopark. Karanggayam: Gadjah Mada University Press.

Hartati, S. T., dan Rahman, A. 2016. Kesehatan Terumbu Karang dan Struktur Komunitas Ikan di Perairan Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Jurnal Bawal. 8(1): 37-48.

Hasudungan, A. (2023). Pengantar Ekonomi Lingkungan dan Sumber Daya Alam (SDA): Konsep Dan Aplikasi Studi Kasus Di Indonesia. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Hilyana, S., Amir, S., Buhari, N., Waspodo, S., & Gigentika, S. (2021). Valuasi Ekonomi Sumberdaya Terumbu Karang di Kawasan Konservasi Gita Nada-Sekotong. Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda, 1(1), 15-23.

Irwansyah, I., ANA, M., & AB, G. (2020). Valuasi Ekonomi Ekosistem Terumbu Karang di Pulau Bontosua Kabupaten Pangkep. J. Jurnal Agrisains, 21(3), 147-157

Mahakena, M. A., Siahainenia, S. M., & Sahetapy, D. (2021). Valuasi Ekonomi Ekosistem Terumbu Karang Pulau Warbal di Kawasan Konservasi Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 17(2), 104-116.

Mandela, A., Yunus., & Hamka, R, A. (2024). Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Yogyakarta: K-Media.

Muhammad Rifqi, H., Arif, F., & Shanty, M. (2019). Desain Pelabuhan Wisata Modern Di Kepulauan Raja Ampat: Studi Kasus Di Kota Waisai. Jurnal Penelitian Transportasi Laut, 21(02), 61-70.

Mulyono, M., Fidaus, R., Akla, C, M, N., & Anda, H. (2018). Sumberdaya Hayati Laut Indonesia. Jakarta: STP Press.

Mustofa, A. (2022). Buku Ajar Mata Kuliah Ekologi Perairan. Jepara: UNISNU Press.

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826-833.

Nurjannah., Abdullah, A., Hidayat, T., Seulalae, A, V., & Rahmawati, K, D. (2022). Pemanfaatan Rumput Laut Sebagai Bahan Baku Kosmetik. Aceh: Syiah Kuala University Press.

Parmawati, R. (2019). Valuasi Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan Menuju Ekonomi Hijau. Malang: UB Press.

Rahman, D. U., Risamasu, F. J., & Pua Upa, H. M. D. (2020). Valuasi ekonomi terumbu karang pasca penetapan kawasan konservasi Laut Sawu di Kabupaten Kupang. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 6(1), 22-26.

Rangkuti, A, M., Cordova, M, R., Rahmawati, A., Yulma., & Adimu, H, E. (2017). Ekosistem Pesisir dan Laut Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Restu., Saputra, M, I, S., Triyono, A., & Suwaji. (2021). Metode Penelitian. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Safri, M., Diami, T., & Nurhayani. (2022). Teori dan Penerapan Valuasi Ekonomi dengan Pendekatan Biaya Perjalanan di Percandian Muaro Jambi. Jakarta: CV Green Publisher.

Setiawati, R. (2024). Metode Penelitian Bisnis. Kotawaringin: PT. Asadel Liamsindo.

Supriatna, J. (2021). Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Swasta, I, B, J. (2021). Bioekologi Ekosistem Laut dan Estuaria Rajawali Pers. Depok: PT. Rajagrafindo Persada.

Talakua, E., Papilaya, R. L., & Wailissa, I. S. (2019). Estimasi Dana Masyarakat melalui Valuasi Ekonomi Kerusakan Terumbu Karang di Desa Poka Kota Ambon. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(1), 20-34.

Trygu. (2020). Studi Literatur Problem Based Learning Untuk Masalah Motivasi Bagi Siswa dalam Belajar Matematika. Bogor: Guepedia.

Wulandari, S. (2020). Ekosistem Perairan. Semarang: ALPRIN




DOI: https://doi.org/10.31764/jeptec.v3i1.36803

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Journal of Environmental Policy and Technology

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics