ANALISIS KERENTANAN PESISIR TERHADAP EROSI PANTAI MENGGUNAKAN METODE COASTAL VULNERABILITY INDEX: A LITERATURE REVIEW

Yosinta Legia, Aji Ali Akbar, Boy Rangga

Abstract


Erosi pantai merupakan ancaman utama wilayah pesisir karena menyebabkan abrasi, kehilangan lahan, dan kerusakan infrastruktur. Coastal Vulnerability Index (CVI) banyak digunakan untuk menilai kerentanan pesisir. Artikel review ini bertujuan mengkaji perkembangan CVI, variabel, formula, klasifikasi, modifikasi, kelebihan, dan keterbatasannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur (article review) melalui penelusuran terstruktur pada basis data ilmiah dengan mengacu pada panduan pelaporan PRISMA 2020, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil tinjauan menunjukkan CVI umumnya menggunakan variabel geomorfologi, kemiringan pantai, perubahan garis pantai, kenaikan muka laut relatif, tinggi gelombang, dan rentang pasang surut. Berbagai studi memodifikasi CVI dengan menambahkan elevasi, penggunaan lahan, serta faktor sosial-ekonomi, sedangkan kajian di Indonesia menunjukkan variasi variabel dan pembobotan yang besar. Kelebihan CVI terletak pada kesederhanaan dan kesesuaiannya dengan SIG, sedangkan keterbatasannya meliputi subjektivitas, resolusi data, dan minimnya validasi lapangan. Review ini merekomendasikan standardisasi variabel, integrasi sosial-ekonomi, validasi lapangan, dan pemanfaatan penginderaan jauh resolusi tinggi untuk meningkatkan akurasi penilaian kerentanan pesisir.

Keywords


Coastal Vulnerability Index, erosi pantai, kerentanan pesisir, penginderaan jauh, pesisir.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31764/jeptec.v3i2.44252

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Journal of Environmental Policy and Technology

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics