Penguatan Kelembagaan BUMDesa dan Koperasi Desa Merah Putih untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Desa
Abstract
Abstract: Anajiaka Village, located in Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency, possesses considerable potential in the agricultural and livestock sectors. However, the development of its local economy has been constrained by the limited institutional capacity of Village-Owned Enterprises (BUMDesa) and the Red and White Village Cooperative (Koperasi Desa Merah Putih/KDMP). The primary challenges include weak organizational governance, inadequate managerial capacity, poor financial administration, limited market access, and low community participation. This community service program aimed to strengthen the institutional capacity of BUMDesa and KDMP through organizational governance improvement, managerial capacity building, financial management enhancement, digital marketing development, and community empowerment. The program employed the Participatory Rural Appraisal (PRA) and Asset-Based Community Development (ABCD) approaches, implemented through five stages: participatory preparation and socialization, institutional and management strengthening, implementation of a simple accounting information system, digital marketing development, and evaluation with sustainability assistance. The implementation resulted in improved managerial competencies of BUMDesa and KDMP administrators, the development of Standard Operating Procedures (SOPs), a clearer organizational structure and job descriptions, and the adoption of a Microsoft Excel-based accounting information system for financial reporting. In addition, a collaborative institutional model between BUMDesa and KDMP was established to strengthen the village supply chain, while digital product catalogs and social media-based promotional platforms were developed to expand market access. The program also enhanced community financial literacy and participation through transparent and accountable institutional management. These findings indicate that participatory and asset-based approaches effectively strengthened village economic institutions and improved their capacity to support sustainable local economic development.
Abstrak: Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah, memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan peternakan, namun belum diimbangi dengan kapasitas kelembagaan ekonomi desa yang memadai. Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Jiaka Waimaringu dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menghadapi berbagai permasalahan, antara lain lemahnya tata kelola organisasi, rendahnya kapasitas manajerial, belum optimalnya sistem administrasi dan pelaporan keuangan, terbatasnya pemasaran produk, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan BUMDesa dan KDMP melalui peningkatan tata kelola organisasi, penguatan manajemen usaha, digitalisasi pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Asset-Based Community Development (ABCD) yang dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu persiapan dan sosialisasi partisipatif, penguatan manajemen dan kelembagaan, implementasi sistem informasi akuntansi sederhana, pengembangan strategi pemasaran digital, serta evaluasi dan pendampingan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan kapasitas pengurus dalam penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pembagian tugas organisasi, penyusunan laporan keuangan berbasis Microsoft Excel, serta membangun model sinergi antara BUMDesa dan KDMP dalam pengelolaan rantai pasok desa. Selain itu, kegiatan menghasilkan katalog digital produk unggulan, media promosi berbasis media sosial, dan perluasan jejaring kemitraan pemasaran. Program juga mendorong peningkatan literasi keuangan dan partisipasi masyarakat melalui penerapan sistem pengelolaan yang lebih transparan dan akuntabel. Pendekatan partisipatif yang diterapkan terbukti mampu memperkuat kapasitas kelembagaan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesiapan BUMDesa dan KDMP dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badan Pusat Statistik. Laporan Kemiskinan September 2025. Sumba Tengah: BPS; 2025.
Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969.
Fukuyama, F. (2018). Social Capital, Civil Society and Development. Journal of Democracy
Hidayat, R., & Setyadi, A. (2023). Digital Marketing Adoption for Rural Enterprises in Underdeveloped Regions: Challenges and Opportunities. Journal of Rural Development and Information Technology, 12(1), 45–58.
Prasetyo, A., et al. (2021). Tata Kelola BUMDesa di Era Digital: Transformasi dari Birokrasi Desa Menuju Entitas Bisnis Profesional. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 23(2), 112–125.
Profil Desa Anajiaka, Kabupaten Sumba Tengah, 2025
Sudarkas, I. (2020). Sinergi BUMDes dan Koperasi dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Sirkular di Pedesaan Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Terpadu, 8(3), 201-215.
Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa. 2011.
Pemerintah Desa Anajiaka. Profil Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay. Sumba Tengah: Pemdes Anajiaka; 2026
Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumba Tengah. Waibakul: Bappeda; 2026
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community's assets. ACTA Publications.
Ostrom, E. (1990). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press.
Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. Free Press.
Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.
Romney, M. B., & Steinbart, P. J. (2021). Accounting information systems (15th ed.). Pearson.
Sukarno, M. (2022). Analisis Rantai Nilai (Value Chain) Komoditas Jagung Lahan Kering dalam Peningkatan Pendapatan Petani di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Agrisistem: Seri Ekonomi Pertanian, 15(2), 89-104.
DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.41668
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE:



