Peningkatan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Mberasmo Page melalui Implementasi Mesin Pengupas Kulit Kopi dan Pemanfaatan Limbah

Juniar Hutahaean, Siti Ulgari, Saronom Silaban, Sabda Dian Nurani Siahaan, Mena Fadillia Lukman, Choms Gary Ganda Tua Sibarani, Hasianna Nopina Situmorang, Lenti Susanna Saragih, Purwandari Nur Tristianingsih, Rien Saputra Simangunsong

Abstract


Abstract: The Mberasmo Page Coffee Farmer Group in Boangmanalu Village, Pakpak Bharat Regency, faces challenges in post-harvest coffee processing, which is still carried out manually, as well as the suboptimal utilization of coffee husk waste. This community service program aimed to improve post-harvest processing efficiency and farmers' skills through the application of a coffee pulping machine and the utilization of coffee husk waste as compost. The activities consisted of preparation, socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The beneficiaries were members of the Mberasmo Page Coffee Farmer Group. The results showed that the application of the coffee pulping machine increased processing capacity from 4 kg to 100 kg per production cycle, representing a 25-fold increase, while also improving the speed and efficiency of post-harvest processing. In addition, through training and mentoring, 95% of the group members were able to operate the coffee pulping machine, and 95% were able to process coffee husk waste into compost. These results demonstrate that the application of appropriate technology and waste utilization can improve the processing capacity and skills of the farmer group while supporting more efficient and sustainable coffee farming practices.

Abstrak: Kelompok Tani Mberasmo Page di Desa Boangmanalu, Kabupaten Pakpak Bharat, menghadapi kendala dalam proses pengolahan pascapanen kopi yang masih dilakukan secara manual serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kulit kopi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengolahan pascapanen dan keterampilan mitra melalui penerapan mesin pengupas kulit kopi serta pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos. Metode kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Mberasmo Page. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan mesin pengupas kulit kopi meningkatkan kapasitas pengolahan dari 4 kg menjadi 100 kg per sekali produksi atau meningkat 25 kali lipat, serta mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses pengolahan pascapanen. Selain itu, melalui pelatihan dan pendampingan, 95% anggota kelompok mitra mampu mengoperasikan mesin pengupas kulit kopi dan 95% mampu mengolah limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna dan pemanfaatan limbah dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan mitra dalam mendukung pengelolaan usaha kopi yang lebih efisien dan berkelanjutan.


Keywords


Coffee Farmer Group; Coffee Pulping Machine; Appropriate Technology; Coffee Husk Waste; Compost.

Full Text:

PDF

References


Achmad, F., Mahendra, L. E., Sylvia, T., Hatta, M., & Marlina, T. (2024). Pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai pupuk organik di Desa Nanti Agung Kabupaten Kepahiang Bengkulu. Babakti: Journal of Community Engagement, 1(1).

Afriyanti, F., Rubiyanti, R., & Aji, N. (2023). Studi literatur perbandingan kadar asam klorogenat dan aktivitas antioksidan pada kopi Arabika (Coffea arabica) dan Robusta (Coffea canephora) dari berbagai tempat tumbuh. Sains Indonesiana: Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(6), 182–190.

Amini, H. W., et al. (2025). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi di Desa Pakis Jember. Jurnal Tepat, 8(1).

Budiyanto, E., Yuono, L. D., & Farindra, A. (2019). Upaya peningkatan kualitas dan kapasitas produksi mesin pengupas kulit kopi kering. Turbo: Jurnal Program Studi Teknik Mesin, 8(1), 88–98.

Ekowati, M. A. S. (2024). Sosialisasi tentang pemberdayaan masyarakat desa berbudaya dalam meningkatkan pendapatan menuju desa unggul (Studi kasus Desa Gedangsari, Kab Gunung Kidul). Jurnal Akademik Publising (JAP), 3(2), 162–177.

Fatmawati, N., et al. (2025). Pelatihan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket ramah lingkungan untuk pemberdayaan masyarakat. Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat.

Firdayeni, I. G. A. R. M., & Sari, P. M. N. A. (2022). Potensi limbah kulit kopi (Coffea sp.) sebagai bahan baku pada produk kosmetik anti-aging. Dalam Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi (hlm. 47–54).

Harianto, S. P., Tsani, M. K., Surnayanti, & Santoso, T. (2022). Pengolahan limbah kulit buah kopi sebagai kompos menggunakan teknologi komposter sederhana. MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 289–295. https://doi.org/10.31100/matappa.v5i2.1598

Hutahaean, J., Ulgari, S., & Silaban, S. (2025). Pengembangan usaha kopi kelompok wanita tani Usahanta melalui pemberdayaan bisnis dan penerapan teknologi tepat guna (Laporan PKM). Universitas Negeri Medan.

Murthy, P. S., & Naidu, M. M. (2019). Sustainable management of coffee industry by-products and value addition—A review. Resources, Conservation and Recycling, 66, 45–58.

Pratama, N. O., et al. (2024). TRIKOPI: Inovasi pengolahan limbah kulit kopi menjadi selai, teh celup, dan briket. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2).

Rajagukguk, J., Hariono, H., Silaban, S., & Fibriasasi, H. (2022). Pendampingan kelompok pengrajin pandai besi Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu dalam memanfaatkan tungku lebur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 28(1), 70–74.

Riga, R., Sari, T. K., Agustina, D., Fitri, B. Y., Ikhsan, M. H., Pratama, F. H., & Oktria, W. (2022). Pembuatan pupuk kompos dari limbah kulit kopi di daerah penghasil kopi Nagari Koto Tuo Sumatera Barat. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat.

Roziqi, A. (2020). Perancangan mesin pengupas kulit kopi kapasitas 34 kg/jam. Jurnal Teknik Mesin, 14(1), 69.

Siahaan, S. D. N., Ruslan, D., Ulgari, S., Silaban, S., Boangmanalu, E. P. D., Lukman, M. F., et al. (2025). Penerapan mesin pengupas kulit kopi untuk meningkatkan kapasitas produksi kelompok wanita tani Usahanta di Desa Salak II Kabupaten Pakpak Bharat. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(4), 1382–1397.

Siahaan, S. D. N., Silaban, S., & Saragih, L. S. (2024). Pelatihan dan pendampingan membuat kemasan pupuk serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana digital marketing pada kelompok tani dan ternak Suruhen Simpogos. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(1), 185–199.

Ulgari, S., Siahaan, S. D. N., Silaban, S., Boangmanalu, E. P. D., Sibarani, C. G. G. T., Lukman, M. F., et al. (2025). Pemberdayaan kelompok tani melalui penerapan teknologi mesin pengupas kulit kopi untuk meningkatkan efisiensi produksi di Desa Boangmanalu Kabupaten Pakpak Bharat. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 6(4), 736–747.

Wahyuni, D., Darliana, I., Srimulyaningsih, R., Purwanto, A., & Tan, I. (2023). Pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai pupuk kompos di Kelompok Tani LMDH Campaka Bentang Desa Loa Majalaya. Abdi Wiralodra, 5(2), 255–269.




DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.41959

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Google Scholar BASE Garuda Crossref

WorldCat Dimensions

ROAD OneSearch SINTA

EDITORIAL OFFICE: