Penguatan Literasi Kesehatan Masyarakat tentang Bahaya Merokok melalui Edukasi dan Media Kawasan Tanpa Rokok di Desa Manunggal Jaya, Kec. Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara
Abstract
Abstract: Smoking behavior remains a public health concern in Manunggal Jaya Village, Tenggarong Seberang Subdistrict, Kutai Kartanegara Regency, with 48% of respondents reporting family members who smoked. This activity aimed to improve community knowledge and awareness of the health risks of smoking and to encourage a smoke-free environment. It was conducted through health education, interactive discussion, pre-tests and post-tests, and the installation of No-Smoking Area (Kawasan Tanpa Rokok/KTR) educational media, involving the community, the Village Government, and the Youth Organization (Karang Taruna). Evaluation combined observation with a comparison of pre-test and post-test scores using the Wilcoxon Signed Rank Test. Participants' average knowledge score increased from 73.83 to 81.91, a rise of 10.95% (p=0.008), and KTR media were installed at two sports facilities as sustainable educational media. Health education combined with KTR media installation effectively raised community knowledge and awareness of smoking hazards; program continuity is recommended through periodic monitoring of the KTR media and strengthened involvement of the Youth Organization and Village Government.
Abstrak: Perilaku merokok masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang ditemukan di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan 48% responden memiliki anggota keluarga yang merokok. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok serta mendorong terciptanya lingkungan bebas asap rokok Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kesehatan, diskusi interaktif, pre-test dan post-test, serta pemasangan media edukasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dengan melibatkan masyarakat, Pemerintah Desa, dan Karang Taruna. Evaluasi dilakukan melalui observasi serta perbandingan hasil pre-test dan post-test menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 73,83 menjadi 81,91 atau sebesar 10,95% (p=0,008). Media KTR berhasil dipasang di dua lokasi fasilitas olahraga sebagai media edukasi berkelanjutan untuk mendukung kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2026). Perokok dewasa di Indonesia meningkat dalam sepuluh tahun terakhir (Hasil Global Adult Tobacco Survey/GATS 2021). BKPK Kemenkes RI.
Harahap, S., Lubis, N. L., & Nurmaini. (2024). Hubungan faktor personal dan lingkungan dengan perilaku merokok di dalam rumah pada kepala keluarga yang memiliki balita di Kota Padangsidimpuan. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 4(10), 4485–4498. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i10.1570
Haristia, W., & Sjaaf, A. C. (2023). Analisis model logika dalam implementasi Kawasan Tanpa Rokok pada tataran kota/kabupaten di Indonesia. Jurnal Cahaya Mandalika (JCM), 1295–1307.
Hasnah, F., & Yulia. (2025). Edukasi bahaya merokok di dalam rumah di Jorong Koto Gaek, Kabupaten Solok. Jurnal Abdidas, 6(4), 432–436. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i4.1191
Jannah, M., & Hertiana. (2022). Pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja tentang rokok di SMA Negeri 2 Palopo. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 8–13. https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/5840
Jihan, Maulana, R., Intanis, N., Sinarmas, P., Latifah, & Salsabila. (2026). Edukasi bahaya rokok sebagai upaya peningkatan literasi kesehatan remaja di SMA Negeri 2 Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 462–468.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Perokok aktif di Indonesia tembus 70 juta orang, mayoritas anak muda. Kemenkes RI.
Luthfia, A., & Siswantara, P. (2018). Efektifitas hand lettering sebagai media promosi kesehatan remaja mengenai bahaya rokok (Studi di SMK PGRI 4 Surabaya). The Indonesian Journal Public Health, 13(1), 25–36. https://doi.org/10.20473/ijph.vl13il.2018.25-36
Primasari, S. I., & Listina, F. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam penerapan Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan Puskesmas Candipuro Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 2(2), 87–97.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Republik Indonesia.
Rosidin, U., Sumarna, U., & Sholahhudin, I. (2023). Peningkatan wawasan dengan edukasi tentang bahaya asap rokok pada remaja di RW 03 Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(7), 2782–2793. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i7.10039
Saifuddin, A. (2020). Apakah desain eksperimen satu kelompok layak digunakan? Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif, 1(1), 1–22.
Stefani, M., & Setiawan, A. (2021). Hubungan asap rokok terhadap derajat keparahan pneumonia anak usia di bawah 5 tahun. Sari Pediatri, 23(4).
Suprayoga, Mardiana, F., & Sugiharto, M. (2023). Karang Taruna: Pemberdayaan, penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas SDM. Semanggi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(01). https://doi.org/10.38156/sjpm.v2i01.238
Susanto, A., Mahardika, M. P., & Purwantiningrum, H. (2023). Pemberdayaan kesehatan remaja: Edukasi bahaya rokok elektrik bagi siswa SMA Negeri 2 Tegal. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 4(3), 634. https://doi.org/10.33394/jpu.v4i3.8178
Takaeb, A. E. L. (2019). Gambaran efektivitas spanduk sebagai media komunikasi kesehatan di Desa Oemasi. Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 8(1).
DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.42155
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE:



