Penguatan Literasi Lingkungan dan Kesehatan Melalui Pencegahan DBD, Penggunaan Abate, serta Pemanfaatan TOGA

Dilla Fadhillah, Ira Anisa Purawinangun, Asih Rosnaningsih, Fika Fitriani, Dea Arta Mevia, Siti Najariyah, Alfi Lutfiah, Anisa Fitriyani, Septiyano Efendi

Abstract


Abstract:  Densely populated residential areas in Jatake Village carry a high risk of becoming breeding sites for Aedes aegypti mosquitoes, the primary vector of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). This community service program aims to enhance environmental literacy and health awareness among local Posyandu cadres and residents through an integrated educational intervention. The program encompassed DHF prevention training utilizing the 3M Plus approach, safe and proper dosage application of abate larvicide, and the cultivation of Family Medicinal Plants (TOGA). The implementation methodology employed an interactive participatory approach combining seminar socialization, field demonstrations, and direct distribution of physical materials. Evaluation results demonstrated a substantial increase in participants' knowledge, rising from a pre-test average of 58.3% to 92.7% in the post-test. Furthermore, 30 packets of abate larvicide and 30 TOGA seedlings, including citronella, were 100% distributed to target households to support the One House One Plant movement. Empowering Posyandu cadres effectively fosters clean, healthy, and sustainable community-based health management.

 Abstrak: Kawasan pemukiman padat di Kelurahan Jatake berisiko tinggi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta kepedulian ekoliterasi kader Posyandu dan warga setempat melalui intervensi edukasi terpadu. Kegiatan mencakup sosialisasi pencegahan DBD dengan gerakan 3M Plus, pelatihan tata cara penggunaan larvasida abate yang aman dan tepat dosis, serta promosi budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan edukatif partisipatif yang mengintegrasikan penyampaian materi seminar, simulasi peragaan lapangan, serta pembagian media dan bahan fisik intervensi. Hasil evaluasi berbasis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang sangat signifikan dari rata-rata 58,3% menjadi 92,7%. Selain peningkatan wawasan, program ini berhasil menyalurkan 30 paket abate dan 30 bibit TOGA, termasuk tanaman serai wangi, secara 100% tepat sasaran guna menyokong gerakan One House One Plant. Penguatan kapasitas kader Posyandu ini terbukti efektif mendorong terwujudnya lingkungan pemukiman yang bersih, sehat, dan mandiri secara berkelanjutan.


Keywords


Abate; Community Health; Dengue Hemorrhagic Fever; Environmental Literacy; Family Medicinal Plants.

Full Text:

PDF

References


Aeni, N., Rahmawati, E., & Indriyani, D. (2022). Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue Melalui Pelatihan Edukasi 3M Plus. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 8(2), 145–152. https://doi.org/10.32504/jpmk.v8i2.582

Aini, N., & Rahma, A. (2023). Penguatan Ekoliterasi Masyarakat Berbasis Komunitas dalam Pengelolaan Lingkungan Sehat. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pembangunan, 11(1), 34–45. https://doi.org/10.20473/jilp.v11i1.2023.34-45

Capra, F. (2007). Sustainable Living, Ecological Literacy, and the Breath of Life. Canadian Journal of Environmental Education, 12(1), 9–18.

Fadhillah, D., Lutfiah, A., Mevia, D. A., Fitriani, F., Putri, J. N., Najariyah, S., & Fitriyani, A. (2026). Penguatan Literasi Lingkungan dan Kesehatan Melalui Pencegahan DBD, Penggunaan Abate, serta Pemanfaatan TOGA di Kelurahan Jatake. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 112–125. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i4.1205

Fitriani, A., & Lestari, S. (2023). Edukasi Penggunaan Larvasida Abate Secara Tepat Dosis untuk Pengendalian Vektor DBD di Pemukiman Padat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(2), 89–96. https://doi.org/10.31849/jpkm.v4i2.8821

Halim, R. M. N., Mirza, A. H., & Rabbani, H. (2025). Pelatihan Desain Banner Sebagai Media Promosi Produk UMKM Desa Telang Sari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(9), 4751–4755. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i9.3374

Handayani, T., & Purwanto, E. (2022). Efektivitas Serai Wangi (Cymbopogon nardus) Sebagai Anti Nyamuk Alami Berbasis Masyarakat. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(1), 22–29. https://doi.org/10.33751/jf.v9i1.4102

Indrawati, R., & Hartati, S. (2023). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah Melalui Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kawasan Pemukiman Urban. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 5(3), 201–210. https://doi.org/10.25147/jipm.v5i3.4910

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue Di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kusuma, A. P., & Wardani, K. (2024). Peran Kader Posyandu Sebagai Agen Perubahan Literasi Kesehatan dan Sanitasi Pemukiman. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 55–64. https://doi.org/10.14710/jpki.19.1.55-64

Lestari, D., & Nugroho, Y. (2023). Integrasi Media Digital Berbasis QR-Code dalam Penyuluhan Kesehatan Masyarakat di Era Siber. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 14(2), 110–121. https://doi.org/10.35654/jkk.v14i2.612

Mardiana, M., & Setyowati, E. (2022). Peningkatan Ekoliterasi Warga Melalui Program Penanaman Tanaman Obat dan Pengelolaan Sanitasi Mandiri. Jurnal Ekosistem dan Kesehatan, 7(2), 78–87. https://doi.org/10.20884/jek.v7i2.3301

Mustanir, A., Hamid, H., & Syarifuddin, R. N. (2019). Pemberdayaan kelompok masyarakat desa dalam perencanaan metode partisipatif. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(3), 227–239. https://doi.org/10.25147/moderat.v5i3.2677

Ningsih, R., & Prasetyo, B. (2024). Pemetaan Potensi Sarang Nyamuk Aedes aegypti dan Upaya Intervensi Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Vektor Penyakit, 18(1), 12–23. https://doi.org/10.22435/jvp.v18i1.7210

Nugraha, R. A., & Sari, M. P. (2023). Evaluasi Tingkat Knowledge, Attitude, and Practice (KAP) Masyarakat Terhadap Gerakan 3M Plus. Jurnal Kesehatan Cemas, 11(3), 312–322. https://doi.org/10.3126/jkc.v11i3.4410

Pratama, I. G., & Utami, N. W. (2022). Budidaya Serai Wangi (Cymbopogon nardus) Sebagai Repelan Alami Nyamuk Vektor DBD. Jurnal Agromedicine, 9(2), 101–108. https://doi.org/10.23960/jagro.v9i2.2150

Purwanto, H., & Wibowo, S. (2024). Penerapan Model Partisipatif Interaktif dalam Pengabdian Masyarakat Berbasis Kesehatan Lingkungan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.22146/jpm.v8i1.6912

Rahayu, S., & Kurniawan, D. (2023). Penguatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pelatihan Pencegahan Penyakit Menular Berbasis Pemukiman. Jurnal Pengabdian Sosial, 6(1), 33–42. https://doi.org/10.31314/jps.v6i1.1290

Rahmat, A., & Susanti, E. (2022). Analisis Ekoliterasi Masyarakat Padat Penduduk Terhadap Kebersihan Lingkungan dan Bebas Jentik Nyamuk. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Hidup, 10(2), 150–161. https://doi.org/10.20961/jplh.v10i2.5510

Sanjaya, W., & Putro, S. (2023). Efektivitas Penggunaan Google Form sebagai Instrumen Evaluasi Pembelajaran dan Sosialisasi Lapangan. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(1), 67–75. https://doi.org/10.21009/jep.141.07

Setyaningsih, R., & Widyastuti, R. (2022). Uji Efektivitas Ekstrak Serai Wangi (Cymbopogon nardus) sebagai Repelan Alami Terhadap Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(1), 45–52. https://doi.org/10.20473/jkl.v14i1.2022.45-52

Simanjuntak, M., & Hidayat, T. (2024). Analisis Faktor Perilaku Masyarakat dalam Penggunaan Larvasida Abate di Daerah Endemis DBD. Jurnal Epidemiologi Kesehatan, 12(1), 88–97. https://doi.org/10.20473/jepid.v12i1.4110

Suryani, N., & Febriani, L. (2023). Gerakan One House One Plant Sebagai Strategi Ketahanan Health Security Berbasis Tanaman Obat Keluarga. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 134–143. https://doi.org/10.25311/jkk.v9i2.1102

Tiyas, D. N., Nurharini, A., Wulandari, D., & Isdaryanti, B. (2023). Analisis Kemampuan Ekoliterasi dan Karakter Peduli Lingkungan Siswa SD Selama Pembelajaran Daring di Masa Covid-19. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 18(2), 213–225.

Universitas Negeri Surabaya. (2025, Mei 26). Pentingnya Ekoliterasi dalam Masyarakat Modern. Diakses dari Program Studi PGPAUD FIP UNESA: https://paud.fip.unesa.ac.id/post/pentingnya-ekoliterasi-dalam-masyarakat-modern

Utami, P., & Pujiastuti, E. (2021). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Meningkatkan Imunitas dan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 115–122. https://doi.org/10.31849/jpkm.v4i2.6120

Wahyuni, S., & Hartono, B. (2022). Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Repelan Nyamuk Ekstrak Alami Berbasis Lingkungan. Jurnal Aplikasi Pengabdian Masyarakat, 6(3), 177–185. https://doi.org/10.24198/japm.v6i3.3901

Wiliyanti, R. A., Sulistyo, I. W., Irmawati, R., Sabrina, A. Z., Qonita, Q., & Koerniawati, D. (2026). Peran Audit Forensik dalam Mendeteksi Kecurangan pada Proses Penjualan dan Distribusi Produk Farmasi: Studi Kasus PT Indofarma Grup. Jurnal Akuntansi Neraca, 3(4), 65–75. https://doi.org/10.59837/jan.v3i4.650

World Health Organization. (2020). Dengue Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control. Geneva: World Health Organization.

Wulandari, M., Novriyanti, T., Purwadhi, P., & Widjaja, Y. R. (2025). Implementasi strategi transformasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit: Studi kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 1415–1427. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17847

Yuliana, E., & Wijaya, K. (2023). Pengaruh Penyuluhan Interaktif Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan DBD. Jurnal Edukasi Kesehatan, 11(2), 99–108. https://doi.org/10.31983/jek.v11i2.7710




DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.42500

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Google Scholar BASE Garuda Crossref

WorldCat Dimensions

ROAD OneSearch SINTA

EDITORIAL OFFICE: