Pendampingan Cepu Fashion Designer Community melalui Pelatihan Fashion illustration Digital dan Penguatan Komunitas

M Rudianto, Sarwono Sarwono, Sujadi Rahmat Hidayat, Ratna Endah Santoso, Nisaul Hasanah A Rosyad, Hanisa Hassan

Abstract


Abstract: The Cepu Fashion Designer Community (Cepu FDC) is a creative community in Blora Regency, Central Java, focused on fashion product development. The community faces limitations in fashion illustration skills and production technology, which remain rudimentary, as well as weak community governance and a lack of a collective branding strategy. This community service project aims to enhance members’ design and management capacities through an international partnership between Sebelas Maret University and Universiti Malaysia Kelantan. The methods employed include participatory capacity building through outreach sessions, batik pattern workshops, training in manual and digital fashion illustration, the application of appropriate technology, and guidance on management and branding—all evaluated using paired pre-test and post-test instruments on a five-point scale. The average paired score of the 12 participants increased from 2.64 to 4.20 (a 59.00% increase), with the highest improvement observed in the area of digital fashion illustration (112.71%). This program resulted in new variations of Blora batik motifs, copper-stamped batik, ready-to-wear collection designs, and institutional capacity building for Cepu FDC, which supports the achievement of SDG 4 and SDG 17.

Abstrak: Cepu Fashion Designer Community (Cepu FDC) merupakan komunitas kreatif di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang bergerak dalam pengembangan produk fesyen. Mitra menghadapi keterbatasan keterampilan fashion illustration dan teknologi produksi yang masih sederhana, serta lemahnya tata kelola komunitas dan strategi branding kolektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas desain dan manajemen anggota melalui kemitraan internasional antara Universitas Sebelas Maret dan Universiti Malaysia Kelantan. Metode yang digunakan adalah participatory capacity building melalui sosialisasi, workshop pattern batik, pelatihan fashion illustration manual dan digital, penerapan teknologi tepat guna, serta pendampingan manajemen dan branding, yang dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test berpasangan berskala lima. Rata-rata skor 12 peserta yang datanya berpasangan meningkat dari 2,64 menjadi 4,20 (naik 59,00%), dengan peningkatan tertinggi pada aspek fashion illustration digital (112,71%). Program ini menghasilkan variasi motif baru Batik Blora, cap batik tembaga, rancangan koleksi ready-to-wear, serta penguatan kapasitas kelembagaan Cepu FDC yang mendukung pencapaian SDG 4 dan SDG 17.

Keywords


Batik Blora; Fashion Illustration Digital; Pemberdayaan Komunitas; Kolaborasi Internasional; Manajemen Komunitas.

Full Text:

PDF

References


Afiyanti, Y. (2008). Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) sebagai Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 58–62.

Ashshofi, M. W. B. dan Setianingrum, V. M. (2025). Peran Brand Strategist Dalam Membangun Brand Image Untuk Meningkatkan Engagement Audiens (Studi Kasus pada Narasi sebagai Media Alternatif). The Commercium, 9(3), 392–401.

Bintarto, J., Jl, A., Yos, K. L., Km, S., Mulia, T., Mulia, T., Deli, K. M., & Utara, S. (2025). Pelatihan Fashion Design Digital sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Siswa SMKS Pangeran Antasari Deli Serdang Digital Fashion Design Training as an Effort to Improve the Competence of Students of SMKS Prince Antasari Deli Serdang Universitas Potensi Uta. Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 25–34.

Chafidz, A., & Lestari, A. Y. D. (2021). Pengenalan Teknologi Ekstraksi Zat Warna Alam Untuk Pewarna Alami Batik Di Ukm Batik Tulis “Kebon Indah”, Bayat, Klaten. Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 101–108. https://doi.org/10.31334/jks.v3i2.1271

Kadek, N., & Diantari, Y. (2022). Pembelajaran Ilustrasi Fashion Digital Berbasis Kearifan Lokal di Program Studi Desain Mode Institut Seni Indonesia Denpasar. SEGARA WIDYA Jurnal Penelitian Seni, 10(1), 57–64.

Madudová, E. (2017). Creative Industries Value Chain: The Value Chain Logic in Supply Chain Relationships. Marketing and Branding Research, 4, 227–235.

Napitupulu, B. B. J., Goestjahjanti, F. S., Cahya, D. F., Kulla, I., Azz, H., Suwita, J., & Basuki, S. (2025). Pemanfaatan Perangkat Tepat Guna Bantuan Bank Indonesia di Kampung Tematik “Brilliant” Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang. Jurnal Abdi Inovatif: Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 44–57.

Nisah, K., Meutia, M., Aini, Z., Kimia, P. S., Sains, F., Ar-raniry, U. I. N., & Aceh, B. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Metode Asset-Based Community-Driven Development (ABCD) dengan Memanfaatkan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Biogas di Aceh Besar. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 372–381.

Qurrata, V. A., Yusida, E., Sudjatmiko, S., & Prastiwi, L. F. (2021). Pengembangan Industri UMKM Batik Khas Kabupaten Malang melalui Digitalisasi Marketing Mix dan Teknologi. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 6(August), 347–357.

Rahman, I., & Hakim, L. M. (2024). Development of a Creative Economy Based on Local Wisdom in the Era of Digital Transformation Through Inclusive Education and Village Community Empowerment in Bantul Regency , Yogyakarta. Baskara: Journal of Business and Entrepreneurship, 6(2), 213–224.

Rahmawati, Edi Kurniadi, Rikah, Siti Nurlaela, M. Rudianto, Sarah Rum Handayani, S. A. (2023). Creativepreneurship UMKM Batik Lasem Rembang, Peningkatan Kapasitas Usaha Melalui Kualitas Produksi dan Pemasaran Digital Rahmawati,. Jurnal BUDIMAS, 05(02), 1–23.

Raya, A. B., Andiani, R., Siregar, A. P., Prasada, I. Y., Indana, F., Simbolon, T. G. Y., Kinasih, A. T., & Nugroho, A. D. (2021). Challenges, open innovation, and engagement theory at craft smes: Evidence from Indonesian batik. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 7(2). https://doi.org/10.3390/joitmc7020121

Rudianto, M., Amperawati, E. D., Hartoko, S., Noviani, R., Malinda, C., Setiany, E., Mulyani, S., Maret, U. S., Primagraha, U., Riyadi, U. S., Buana, U. M., & Kudus, U. M. (2024). Penciptaan Identitas Batik Sedulur Sikep dengan Pemberdayaan Kelompok Batik Desa Sumber di Kabupaten Blora. Jurnal BUDIMAS (, 06(01), 1–14.

Rudianto, M., Ismawati, N., Jaafar, B., Hidayat, S. R., Rosyad, N. H. A., Purnomo, R. A., & Santoso, R. E. (2025). Fashion Product Design Innovation and Digital Marketing on Ikat Weaving Artisans in Grobogan. Studi Kasus Inovasi Ekonomi, 9(02), 181–194.




DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.42748

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Google Scholar BASE Garuda Crossref

WorldCat Dimensions

ROAD OneSearch SINTA

EDITORIAL OFFICE: