PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SASTRA BERANCANGAN KERANGKA KERJA VIRAL (VALID, INSTITUSIONAL, REFLEKTIF, AKTIF, DAN LITERER ) BERMUATAN KEARIFAN LOKAL SATUA SASAMBO DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA DI SMA
Abstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis naskah drama menuangkan kearifan lokal satua Sasambo dengan kerangka kerja Viral sehingga tidak ada miskonsepsi terhadap aktivitas menulis yang dianggap menjemukan di sekolah, penelitian ini juga dapat membantu peningkatan pemahaman guru terhadap unsur intrinsik drama, serta batasan bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan siswa.Selain itu, dapat membantu melestarikan kearifan lokal seperti sastra tua ( Satua ) Sasambo yang mulai terwujud oleh generasi muda, padahal memiliki nilai pendidikan karakter yang signifikan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini menguraikan masalah mengenai bagaimana rancang bangun pengembangan bahan ajar menulis naskah drama dengan kerangka kerja VIRAL ( Valid, Institusional, Reflektif, Aktif, dan Literer ) menghasilkan kearifan lokal Satua Sasambo di SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan ( Research and Development ) yang mengadaptasi Model 4-D ( Define, Design, Develop, Disseminate ) dari Thiagarajan.Lokasi penelitian akan dilakukan di salah satu sekolah jenjang SMA di Kota Mataram dengan subjek siswa yang mewakili suku Sasak, Samawa, dan Mbojo. Instrumen pengumpulan data meliputi studi dokumentasi, observasi, wawancara, dan tes pemahaman awal. Adapun hasil dari penelitian ini adalah rancang bangun bahan ajar berupa modul penulisan naskah drama yang mengintegrasikan situasi didaktis (aksi, reaksi, validasi, dan institusionalisasi) melalui kerangka kerja VIRAL.Implementasi kearifan lokal Sasambo dalam materi dan evaluasi untuk proses belajar ( Learning Obstacle ), meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), serta membangkitkan budaya pada siswa.Pengembangan ini memberikan kontribusi pada penyediaan media pembelajaran yang efektif, efektif, dan berkelanjutan dalam bahasa Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amara, LA, Nazurty, & Karim, M. (2023). Struktur Naskah Drama Roh Karya Wisran Hadi. Jurnal Metamorfosa , 9 (1), 42.
Aminuddin. (2004). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo. Ampera, Taufik. (2010). Pengajaran Sastra. Bandung: Widya Padjadjaran.
Andayani, R., Pratiwi, Y., & Priyatni, E. T. (2017). Pengembangan Modul Pembelajaran Menulis Cerpen Bermuatan Motivasi Berprestasi Untuk Siswa Kelas Xi Sma. BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya,1(1),103–116. https://doi.org/10.17977/um007v1i12017p103
Andersen, J., Watkins, M., Brown, R., & Quay, J. (2020). Narrative inquiry, pedagogical tact and the gallery educator. International Journal of Education and the Arts, 21(4). https://doi.org/10.26209/ijea21n4
Arsyad, IA (2020). Konflik Batin Psikologis Dalam Naskah Drama Badai Sepanjang Malam Karya Max Arifin. Universitas Jambi.
Berninger, A. (2021). How Empathy With Fictional Characters Undermines Moral Self-Trust. The Journal of Aesthetic and Art Criticism, Oxford, 79(I), 245–250. https://doi.org/10.1093/jaac/kpab018
Budianta, E. (2002). Kesusastraan Indonesia Modern . Jakarta: Gramedia.
Endraswara, S. (2011). Metodologi Penelitian Sastra . Yogyakarta: Media Pressindo.
Grinitha, Virry, Bagas Apriyansyah, dan Rizki Saputra. "Pengembangan Bahan Ajar Menulis Naskah Drama Berbasis Cerita Rakyat Muratara pada Siswa Kelas X SMA Negeri Karang Jaya." Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing 6.2 (2023): 13-25.
Hasanuddin. (1996). Drama: Karya Dalam Dua Dimensi . Bandung: Angkasa.
Herwan FR. (2016). Pengukuran Teori Psikologi Sastra Anak terhadap Kesesuaian antara Karya Sastra Anak dengan Tingkat Psikologi Perkembangan Anak. Membaca, 1(1), 163.
Kosasih, E. (2011). Ketrampilan Menulis . Bandung : Yrama Widya.
mril, K. J., & Thahar, H. E. (2022). Pengembangan Modul Elektronik Menulis Naskah Cerpen Berbasis Project Based Learning bagi Siswa Kelas XI SMA. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(3), 715–730. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i3.489
Muhammad Mulyadi, & Rusma Noortyani. (2022). Cerpen Katastrofa Karya Han Gagas: Analisis Dekonstruksi dan Kohesi Gramatikal Referensi. MABASAN, 16(1), 35–50. https://doi.org/10.26499/mab.v16i1.484
Rokhmansyah, A. (2014). Pengantar Drama . Surakarta: Graha Ilmu.
Saputri, R., Mulyati, Y., Sumiyadi, S., & S. Damaianti, V. (2024). Unlocking Creative Potential: The Impact of Sasambo Wisdom on Narrative Writing Skills. Voices of English Language Education Society, 8(1), 104–113. https://doi.org/10.29408/veles.v8i1.25419
Saputro, A. M., Arifin, M. B., & Hefni, A. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerita Pendek dengan Pendekatan Konnaskahtual Berbasis Kearifan Lokal pada Siswa Kelas XI SMK. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(2),235–246. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i2.98
Slametmuljana dalam Tarigan, HG (1985). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra . Bandung: Angkasa.
Sutopo, B., Hendriyanto, A., & Khalawi, H. (n.d.). Kearifan Lokal dalam Mantra dan Elemen Drama Badut Sinampurna: Kearifan Lokal dalam Mantra dan Elemen Drama Badut Sinampurna: Upacara Tradisi di Ploso Pacitan Jawa Timur.
Yunda, Sefty.Dkk. 2024. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Naskah Drama Menggunakan Media Audiovisual Untuk Siswa Kelas VIII SMPN 1 Sukowono. Volume 8 Nomor 2. Halaman 30514-30525.
DOI: https://doi.org/10.31764/telaah.v11i1.37333
Refbacks
- There are currently no refbacks.
_________________________________________________________
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN (Online) 2620-6226 | ISSN (Print) 2477-2429
Email: [email protected]
Tel / fax : (0370)-633723 / (0370)-641906

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






