EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA

Sylvi Harmiardillah, Muhammad Akbar Iyyudin Firdaus, Alfi Rahmadani

Abstract


Abstrak: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan penurunan kecepatan pertumbuhan dan merupakan dampak dari ketidakseimbangan gizi. Stunting merupakan satu masalah gizi di Indonesia yang belum terselesaikan. Stunting akan menyebabkan dampak jangka panjang yaitu terganggunya perkembangan fisik, mental, intelektual, serta kognitif. Penyuluhan kesehatan dan identifikasi sejak dini penting untuk dilakukan guna menekan angka kejadian stunting pada anak usia pra sekolah yaitu usia 3-6 tahun. Telah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Jagran Kecamatan Karanggeneng Labupaten Lamongan. Metode kegiatan ini dilakukan melalui kegiatan edukasi kesehatan menggunakan pendekatan peer group dengan sasarannya adalah orang tua, guru dan murid Sekolah Taman Posyandu. Kegiatan dilakukan secara bertahap diawali dengan proses pendekatan, identifikasi faktor resiko stunting dan pemberian edukasi pencegahan stunting sejak dini. Hasil identifikasi faktor resiko stunting menunjukkan ibu belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan gizi anak secara lengkap untuk pencegahan stunting, namun melalui proses edukasi diharapkan adanya pemahaman tentang pencegahan dan faktor resiko terjadinya stunting.

Abstract:  Stunting is a physical growth disorder characterized by a decrease in growth speed and is the impact of nutritional imbalances. Stunting is an unresolved nutritional problem in Indonesia. Stunting will cause long-term impacts, namely disruption of physical, mental, intellectual, and cognitive development. Health education and education from an early age are important to do in order to reduce the incidence of stunting in pre-school children aged 3-6 years. Community service activities have been carried out in Jagran Village, Karanggeneng District, Kabupaten Lamongan. This activity method is carried out through health education activities using a peer group approach with the target being parents, teachers and students of the Taman Posyandu School. The activity is carried out in stages starting with the approach process, stunting risk factors and the provision of stunting prevention education from an early age. The final result of stunting shows that mothers have not fully met the nutritional needs of children for stunting prevention, but through the process it is hoped that there will be an understanding of prevention and risk factors for stunting.


Keywords


Stunting; Balita; Edukasi.

Full Text:

PDF

References


Abdullah, R.P.I, Ismail, M.W., Mutmainnah, I. (2021). Pengenalan dan Deteksi Dini Stunting Dalam Tumbuh Kembang Anak di Panti Asuhan Nurul Akbar. 2(1), 9–14. Irmayanti%0A1*%0A, Nurfachanti Fattah%0A2%0A, Nadila Raudhani

Astuti, S. (2018). Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Dharmakarya, 7(3), 185–188. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v7i3.20034

Damayanti, Didit, P. N. (2017). Bahan Ajar Gizi, Gizi Dalam Daur Kehidupan. In Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Ezalina, Malfasari, E., & Hasanah, U. (2022). Edukasi Sosialisasi Pencegahan Stunting di Masa Pandemi Covid 19 pada Ibu Balita di Posyandu. Journal of Character Education Society, 5(1), 106–114.

Fikawati, G. A. dan S. (2017). Analisis Faktor-Faktor Risiko terhadap Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masarakat, Vol. 28 No, 247–256.

Holmes, Rebecca; Febriany, Vita; Yumna, Athia; Syukri, M. (2015). Peran Perlindungan Sosial dalam Menangani Masalah Kerawanan Pangan dan Gizi-Kurang di Indonesia: Sebuah Pendekatan Gender - socialprotectionodi_ind.pdf. http://smeru.or.id/sites/default/files/publication/socialprotectionodi_ind.pdf

Illahi, R. K., & Muniroh, L. (2018). Gambaran Sosio Budaya Gizi Etnik Madura Dan Kejadian Stunting Balita Usia 24–59 Bulan Di Bangkalan. Media Gizi Indonesia, 11(2), 135. https://doi.org/10.20473/mgi.v11i2.135-143

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Cegah Stunting, itu Penting. Pusat Data Dan Informasi, Kementerian Kesehatan RI, 1–27. https://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin/Buletin-Stunting-2018.pdf

Laili, U., & Andriani, R. A. D. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 5(1), 8. https://doi.org/10.32528/pengabdian_iptek.v5i1.2154

Meilyasari, F., & Isnawati, M. (2014). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12 Bulan Di Desa Purwokerto Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal. Journal of Nutrition College, 3(2), 303–309. https://doi.org/10.14710/jnc.v3i2.5437

Nur, Z. T., Yunianto, A. E., & Balita, S. G. (2021). Hubungan Riwayat Penyakit Dengan Status Gizi : Studi Cross Sectional Relationship Between Disease History With Nutritional Status: A Cross Sectional Study. Jurnal Riset Gizi, 9(1), 16–21.

Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 225–229. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.253

Rif’ah, E. N. (2019). Pemberdayaan Pusat Kesehatan Pesantren (Poskestren) Untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Warta Pengabdian, 13(3), 96–105. https://doi.org/10.19184/wrtp.v13i3.11862

Rosha, B. C., Hardinsyah, & Baliwati, Y. F. (2012). Analisis Determinan Stunting Anak 0-23 Bulan pada Daerah Miskin di Jawa Tengah dan Jawa Timur. The Journal of Nutrition and Food Research, 35(1), 34–41.

Wardita, Y., Suprayitno, E., & Kurniyati, E. M. (2021). Determinan Kejadian Stunting pada Balita. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 6(1), 7–12. https://doi.org/10.24929/jik.v6i1.1347




DOI: https://doi.org/10.31764/jces.v6i1.11227

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


=======================

JCES (Journal of Character Education Society)
Universitas Muhammadiyah Mataram

Contact Admin: 
Email: [email protected]
WhatsApp: +62 852-3764-1341

=======================

======================= 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

JCES (Journal of Character Education Society) already indexed:

            

  

EDITORIAL OFFICE: