PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI NELAYAN DI TAMPUNA BUNGI KOTA BAUBAU

Nining Asniar Ridzal

Abstract


Abstrak: Kelurahan Tampuna terletak di Kecamatan Bungi dengan jarak ±22 km dari kota Baubau. Kelurahan Tampuna terbagi atas tiga desa yaitu Desa KB, Desa Wanajati, Desa Watabea yang sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani. Kelurahan tampuna secara geografis terletak di bagian selatan garis khatulistiwa di antara 05o18’ - 05o22’ Lintang Selatan dan Diantara 122o36’- 122o44’ Bujur Timur dan mempunyai luas wilayah 6,74 km2. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pelatihan ini adalah  dicapai dari dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan khususnya bagi Nelayan Masyarakat Kelurahan Tampuna agar apa yang dihasilkan tidak hanya terbatas untuk dikonsumsi sendiri dan dijual sebelum diolah. Masyarakat diharapkan meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya serta inovasi  dan variasi di dalam pengelolaam hasil yang diperoleh Nelayan sehingga dapat menghasilkan produk iklan yang bertahan lama, agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat . Dalam usaha menumbuhkan mental wirausaha itu sendiri diperlukan pribadi yang mau belajar, berlatih,bertindak untuk sukses yang berkelanjutan. Jika hal ini dapat dilakukan akan meningkatkan pengetahuan dan kretaivitas masyarakat dan diharapkan dapat disebarluaskan kepada seluruh masyarakat yang ada di sekitarnya.

Abstract: Tampuna Village is located in the Bungi district, ± 22 km from the city of Baubau. The Tampuna Urban Village is divided into three villages: KB Village, Wanajati Village and Watabea Village, where the majority of the population works as fishermen and farmers. Tampung Village is geographically located in the southern part of the equator between 05018 ’- 05022’ South Latitude and between 122036 ’- 122044’ East Longitude and has an area of 6.74 km2. The aim of this training measure is to promote entrepreneurship through this training measure, especially for the fishermen of the Tampuna Village Community, so that what is produced is not limited to self-consumption and is sold before processing. The community is expected to improve its skills and knowledge, as well as innovations and differences in the management of the results achieved by fishermen, in order to produce long-lasting advertising products and thus increase people's income. To develop an entrepreneurial mentality, you need a person who is willing to learn, practice and act for sustainable success. If this can be done, the knowledge and creativity of the community will be increased and it is expected that this will be passed on to all surrounding communities.


Keywords


Pelatihan, Kewirausahaan, Nelayan.

Full Text:

PDF

References


Akbarini, T. U., Gumilar, I., & Grandiosa, R. (2012). Kontribusi Ekonomi Produktif Wanita Nelayan Terhadap Pendapatan Keluarga Nelayan di Pangandaran, Kabupaten Ciamis. Jurnal Perikanan Kelautan, 3(3).

Badan Pusat Statistik Kota Baubau. (2019). Kota Baubau Dalam Angka. Retrieved from Katalog/Catalog : 1102001.7472 website: https://baubaukota.bps.go.id/

Nzmar, E. (2018). Model Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Skala Kecil dengan Pengembangan Off Fhising di Kota Padang Sumatera Barat. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Akuntansi, 18(1).

Oladimeji, Y. U., Abdulsalam, Z., Damisa, M. A., & Omokore, D. F. (2014). Determinants of poverty among rural artisanal fishery households in Kwara State, Nigeria. Journal of Sustainable Development in Africa, 16(3), 13–26.

Republika. (2019). Enggartiasto: Tingkat Kewirausahaan di Indonesia Rendah. Retrieved from https://www.republika.co.id/berita/ ekonomi/korporasi/18/10/18/pgsax3383enggartiasto-tingkat-kewirausahaan-diindonesia-rendah

Suhermini, S., & Safitri, T. A. (2010). Menumbuhkan Minat Kewirausahaan Melalui Pembuatan Business Plan. Dinamika Pendidikan, 5(2).

Suparyanto, R. W. (2012). Kewirausahaan: Konsep dan Realita pada Usaha Kecil.

Susita, D., Mardiyati, U., & Aminah, H. (2017). Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku Usaha Kecil Dan Binaan Koperasi Di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Cipinang Besar Selatan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 1(1), 58–72.

Zein, A. (1998). The Influence of Technological Change on Income and Social Structure in Artisinal Fisheries in Padang. Indonesia. Disertation. Centre for Tropical Marine Ecology, University of Bremen, Germany.

Zimmerer, T. W., Scarborough, N. M., & Wilson, D. (2008). Kewirausahaan dan manajemen usaha kecil. Jakarta: Salemba Empat, 85.




DOI: https://doi.org/10.31764/jces.v2i2.1620

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

JCES is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

EDITORIAL OFFICE: