OPTIMIZATION OF SUSTAINABLE CAPTURE FISHERIES IN FAD FOR FISHERMAN

Mustasim Mustasim, Misbah Sururi, Abudarda Razak, Ismail Ismail, Muhammad Ali Ulat, Amir Machmud Suruwaky, Handayani Handayani, Endang Gunaisah, Vicky Rizky Affandy Katili, Hendra Poltak

Abstract


Abstrak: Keberadaan rumpon sebagai alat bantu penangkap ikan dapat meningkatkan produksi dan keberlanjutan lingkungan perlu didukung dengan alat tangkap yang ramah lingkungan. sesuai dengan jenis ikan pada rumpon. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada nelayan untuk dapat membuat alat tangkap ramah lingkungan. Metode pelaksanaan yaitu memberikan ceramah dan praktik dilakukan dengan panduan instruktur memperagakan cara kerja untuk menghasilkan output kegiatan. Harapannya nelayan mandiri dan dapat meningkatkan kesejahteraanya. Kegiatan diikuti oleh kelompok nelayan kelurahan Saoka yang mendapat bantuna rumpon sebanyak 10 orang. Hasil pengabdian masyarakat nelayan mampu membuat alat tangkap ramah lingkungan berupa jaring insang hanyut pelagis kecil, rawai vertikal pelagis kecil, dan handline pelagis besar.  Evaluasi terhadap dampak rumpon dan alat tangkap ramah lingkungan terhadap pendapatan diperoleh hasil 2 orang nelayan mengalami kenaikan pendapatan sampai 10%, 5 orang nelayan mengalami kenaikan pendapatan 11-25%, 3 orang nelayan mengalami kenaikan pendapatan sebesar 26-100%.

Abstract: The existence of FADs as a tool for fishing can increase production and environmental sustainability needs to be supported by environmentally friendly fishing gear. according to the type of fish on the FAD. Community service aims to provide skills to fishermen to be able to make environmentally friendly fishing gear. The method of implementation is to give lectures and practices conducted with the instructor's guide demonstrating how it works to produce the output of the activity. The hope is that fishermen are independent and can improve their welfare. The activity was followed by a group of fishermen from Saoka Village who received 10 people of FADs. The results of the community service of fishermen are able to make environmentally friendly fishing gear in the form of small pelagic gill nets, small pelagic vertical longlines, and large pelagic handlines. Evaluation of the impact of FADs and environmentally friendly fishing gear on income resulted in 2 fishermen experiencing an increase in income of up to 10%, 5 fishermen experiencing an income increase of 11-25%, 3 fishermen experiencing an income increase of 26-100%.


Keywords


FADs; Optimization of Fishing Gear; Environmentally Friendly; Community Service.

Full Text:

PDF

References


Baskoro, M. S., Taurusman, A. A., & Sudirman, H. (2011). Tingkah laku ikan hubungannya dengan ilmu dan teknologi perikanan tangkap. Bandung (ID): CV Lubuk Agung.

Gerba, S. V., Agustriani, F., & Isnaini, I. (n.d.). Analisis Finansial Penangkapan Ikan Dengan Alat Tangkap Drift Gillnet Di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan Bangka Belitung. Maspari Journal, 7(2), 19–24.

Khairah, M. (2017). Pengembangan Kawasan Pesisir Sebagai Pusat Budaya Mandar Berbasis Kearifan Lokal di Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Montes, N., Sidman, C., Lorenzen, K., Tamura, M., & Ishida, M. (2019). Influence of fish aggregating devices on the livelihood assets of artisanal fishers in the Caribbean. Ocean and Coastal Management, 179. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2019.104823

Nanlohy, A. C. H. (2013). Evaluasi alat tangkap ikan pelagis yang ramah lingkungan di Perairan Maluku dengan menggunakan prinsip CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries). Jurnal Ilmu Hewani Tropika (Journal Of Tropical Animal Science), 2(1), 1–11.

Nelwan, A. F. P., Zainuddin, M., & Kurnia, M. (2015). Produktivitas Penangkapan Ikan Pelagis Besar Menggunakan Pancing Ulur Yang Berpangkalan Di Kabupaten Majene (Large Pelagic Fisheries Productivity by Using Handline Based in Majene District). Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management, 6(2), 129–142.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 200, 26–35.

Nurani, T. W., Wisudo, S. H., Wahyuningrum, P. I., & Arhatin, R. E. (2014). Model pengembangan rumpon sebagai alat bantu dalam pemanfaatan sumber daya ikan tuna secara berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 19(1), 57–65.

Pradipta, G. Y. (2014). Sistem Pengambilan Keputusan Penempatan Rumpon Laut. Teknologi Perikanan, 1–17.

Rachman, S., Purwanti, P., & Primyastanto, M. (2014). Analisis faktor produksi dan kelayakan usaha alat tangkap payang di Gili Ketapang Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal), 1(1).

Sardian, S. (n.d.). Perilaku Nelayan Tradisional Dalam Penggunaan Rumpon di Desa Bayat Kabupaten Kepulauan Anambas. Perilaku Nelayan Tradisional Dalam Penggunaan Rumpon di Desa Bayat Kabupaten Kepulauan Anambas.

Setiawati, B., & Wijayanto, D. (2015). Analisis Faktor Produksi Hasil Tangkapan Ikan Kembung (Rastrelliger SP) Pada Alat Tangkap Drift Gill Net Di Kab. Ketapang, Kalimantan Barat. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 4(2), 40–48.

Statistik, B. P. (2019). Kecamatan Maladum Mes dalam Angka.

Sudirman and Mallawa. (2012). Teknik Penangkapan Ikan. Rineka cipta.

Triana, D., Fauziyah, F., & Isnaini, I. (2018). Pemilihan Unit Usaha Perikanan Tangkap Ramah Lingkungan Di Muara Sungai Lumpur Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir. Journal of Tropical Marine Science, 1(1), 33–41.

Yulinda, A., & Fitriyah, N. (2018). Efektivitas Penyuluhan Metode Ceramah Dan Audiovisual Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Sadari Di SMKN 5 Surabaya. Jurnal Promkes, 6(2), 116–128.




DOI: https://doi.org/10.31764/jces.v4i2.4011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

JCES is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

EDITORIAL OFFICE: