OPTIMALISASI SUMBERDAYA DESA MENUJU DESA SEHAT DAN MANDIRI PANGAN

Devi Ristian Octavia, Suryani Yuli Astuti, Lilin Turlina, Abdul Majid, Erna Nur Faizah

Abstract


Abstrak: Pandemi Covid-19, tidak hanya berdampak pada Kesehatan, namun juga pada perekonomian masyarakat. Desa Kuluran memiliki potensi sumber daya alam yang sangat baik, terlihat dari tanah yang subur sehingga tumbuhan dapat hidup dengan baik di lingkungan tersebut, termasuk tanaman obat keluarga (TOGA). Dengan adanya potensi tersebut, yang menjadi permasalahan adalah masyarakat kurang mengetahui bahwa sumber daya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber gizi dan apotek hidup untuk meningkatkan imunitas di masa pandemic Covid-19. Pengelolaan sumber daya alam dapat dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat desa. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan September – November 2021 dalam lima tahapan mulai dari identifikasi potensi dan masalah desa, sosialisasi kegiatan, FGD Kebun Gizi dan Apotek Hidup, Pembuatan Rumah Toga dan monitoring dan Evaluasi. Pemberdayaan masyarakat dalam upaya mewujudkan desa sehat dan madiri mampu meningkatkan pamahaman masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya desa sebagai apotek hidup dan sumber gizi dengan ketercapaian pemahaman 6 indikator sebesar >75%.

Abstract:  The Covid-19 pandemic, not only has an impact on health, but also on the community's economy. Kuluran Village has excellent natural resource potential, as can be seen from the fertile soil so that plants can live well in the environment, including family medicinal plants (TOGA). With this potential, the problem is that people don't know that these resources can be used as a source of nutrition and live pharmacies to increase immunity during the Covid-19 pandemic. Natural resource management can be carried out in a participatory manner by involving all components of the village community. This community service will be carried out in September – November 2021 in five stages starting from identifying village potentials and problems, socializing activities, FGD of Nutrition Gardens and Living Pharmacies, Making Toga Houses and monitoring and evaluation. Community empowerment in an effort to create a healthy and independent village is able to increase community understanding in the use of village resources as a living pharmacy and source of nutrition with the achievement of understanding 6 indicators of >75%.


Keywords


desa sehat; mandiri pangan; toga.

Full Text:

PDF

References


Endah, K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat : Menggali Potensi Lokal Desa. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135–143.

Jannah, M., Ratri, R., Kurniawati, L., Kesehatan, J., & Jember, P. N. (2021). Pelatihan Pembuatan Kebun Gizi Dan Kebun Toga Pada Kader Dan Ibu Balita Posyandu Kartini Ii, Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang. 4, 1049–1054.

Kurniasih, E. D., & Adianto, J. (2018). Kebun gizi sebagai strategi berbasis masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Berita Kedokteran Masyarakat , 34(2), 93–97.

Kusrini, N., Sulistiawati, R., Imelda, & Hurriyani, Y. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal di Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 139–150. http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/jpm

Lesser, I. A., & Nienhuis, C. P. (2020). The Impact of COVID-19 on Physical Activity Behavior and Well-Being of Canadians. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(11). https://doi.org/10.3390/ijerph17113899

Octavia, D R, Khotimah, K., Fistalia, D., & ... (2021). The Effect Of Education And Training Of Toga Processing On The Level Of Community Knowledge About The Processing Of Toga Into Traditional Medicine. Jurnal …, 13(02), 154–160. http://www.jurnalkesehatan.unisla.ac.id/index.php/midpro/article/view/315

Octavia, Devi Ristian;, Nurafifah, D., Utami, P. R., & Pangestu, D. P. (2021). The Effect of Counseling an d Training on Public Knowledge a bout Making Handsanitizer from Betel Extract. Journal of Asian Multicultural Research for Medical and Health Science Study, 2(2), 8–16. https://doi.org/https://doi.org/10.47616/jamrmhss.v2i2.93

Octavia, Devi Ristian, Lestari, T. P., Qowi, N. H., & Harmiardillah, S. (2021). PENINGKATAN SKILL ROJULU A ’ MAALIN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MASKER 3A SELAMA PANDEMI COVID19. 5(1), 170–178.

PH, L., Suwoso, R. H., Febrianto, T., Kushindarto, D., & Aziz, F. (2020). Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 1(1), 37–48.

Putra, D. A., Utama, S. P., & Mersyah, R. (2019). Pengelolaan sumber daya alam dapat dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat desa. Natural, Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 8(2), 77–86.

Rasheed, R., Rizwan, A., Javed, H., Sharif, F., & Zaidi, A. (2021). Socio-economic and environmental impacts of COVID-19 pandemic in Pakistan-an integrated analysis. Environmental Science and Pollution Research International, 28(16), 19926–19943. https://doi.org/10.1007/s11356-020-12070-7

Sumayyah, S., & Nada Salsabila. (2017). Obat Tradisional : Antara Khasiat dan Efek Sampingnya. Majalah Farmasetika, 2(5), 2003–2006.

Yanuarti, T., Idealistiana, L., & Anggraeni, N. (2020). PENYULUHAN SWAMEDIKASI OBAT HERBAL DI PKK KECAMATAN PONDOKGEDE KOTA BEKASI. Jurnal Antara Pengmas, 3(2), 41–47. https://doi.org/10.31219/osf.io/ztn7j

Yassir, M., & Asnah, A. (2019). Pemanfaatan Jenis Tumbuhan Obat Tradisional Di Desa Batu Hamparan Kabupaten Aceh Tenggara. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 6(1), 17. https://doi.org/10.22373/biotik.v6i1.4039

Yulianto, S. (2017). Penggunaan Tanaman Herbal Untuk Kesehatan. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.37341/jkkt.v2i1.37




DOI: https://doi.org/10.31764/jces.v5i3.9869

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

JCES is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

EDITORIAL OFFICE: