PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI PERSEBARAN WILAYAH RAWAN BENCANA ALAM DI INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL PESERTA DIDIK

Faizah Syafitri, Aris Munandar, Rayuna Handawati

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir spasial peserta didik SMA pada materi persebaran wilayah rawan bencana alam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes kemampuan berpikir spasial berdasarkan indikator AAG, 2008. Teknik yang digunakan untuk menganalisis yaitu uji instrumen, uji persyaratan analisis data, dan uji analisis data menggunakan uji persamaan dua rata-rata menggunakan independent sample T-test. Berdasarkan hasil pengujian terdapat pengaruh yang signifikan pada nilai kemampuan berpikir spasial peserta didik kelas eksperimen. Kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai kemampuan berpikir spasial sebesar 12,65 menjadi 80,59, kelas kontrol mengalami peningkatan nilai sebesar 6,03 menjadi 74,12. Kesimpulan ini juga diambil dari nilai Sig. pada independent sample T-test sebesar 0,00<0,05 (0,05=nilai rujukan), yang artinya terdapat pengaruh signifikan dalam penggunaan model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir spasial peserta didik. Peningkatan terjadi terutama pada indikator berpikir spasial aura yang mengalami peningkatan 51% yaitu peserta didik dapat menjelaskan dampak dari keberadaan suatu wilayah bersamaan dengan faktor terjadinya bencana di lokasi yang berdekatan dan paling rendah terjadi pada indikator region sebesar 5% yaitu peserta didik dapat mendelineasi wilayah yang memiliki kesamaan jenis atau karakteristik kerawanan bencana alam di Indonesia.



Abstract:  This study aims to determine the effect of using the discovery learning model on the spatial thinking ability of high school students on the material of the distribution of natural disaster-prone areas in Indonesia. This research uses quantitative methods with a quasi-experimental approach. Data collection in this study used observation and spatial thinking ability tests based on AAG indicators, 2008. The techniques used to analyze are instrument test, data analysis requirement test, and data analysis test using the two average equality test using the independent sample T-test. Based on the test results, there is a significant effect on the value of the spatial thinking ability of experimental class students. The experimental class experienced an increase in the value of spatial thinking ability by 12.65 to 80.59, the control class experienced an increase in value by 6.03 to 74.12. This conclusion is also taken from the Sig. value on the independent sample T-test of 0.00 <0.05 (0.05 = reference value), which means that there is a significant influence in the use of the discovery learning model on the spatial thinking ability of students. The increase occurred mainly in the aura spatial thinking indicator which experienced an increase of 51%, namely students can explain the impact of the existence of an area together with the factors of disaster occurrence in adjacent locations and the lowest occurred in the region indicator by 5%, namely students can delineate areas that have similar types or characteristics of natural disaster vulnerability in Indonesia.

Keywords


Discovery learning; Spatial thinking; Distribution of natural disaster

Full Text:

PDF

References


Aliman, M., Mutia, T., Halek, D. H., Hasanah, R., & Muhammad, H. H. (2020). Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Spasial bagi Siswa SMA. Geodika Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 4, 1–10. https://doi.org/10.29408/geodika.v4i1.1823

Aliman, M., Ulfi, T., Lukman, S., & Muhammad, H. H. (2019). Konstruksi Tes Kemampuan Berpikir Spasial Model Sharpe-Huynh. Jurnal Georafflesia, 4(1), 1–11. https://journals.unihaz.ac.id/index.php/georafflesia

Association of American Geographers. (2008). Introducing Spatial Thinking Skills Across The Curriculum (online). Spatial Thinking Ability Test. www.AAG.org

Darmawan, D., & Wahyudin, D. (2018). Model Pembelajaran di Sekolah. PT Remeja Rosdakarya.

Febrianto, A. D., & Irawan, L. Y. (2021). Pengaruh penggunaan media Webgis Inarisk terhadap kemampuan berpikir spasial siswa pada materi mitigasi dan adaptasi bencana. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, Dan Praktek Dalam Bidang Pendidikan Dan Ilmu Geografi, 26(2), 73–84. http://journal2.um.ac.id/index.php/jpg/

Flynn, K. C. (2018). Improving Spatial Thinking Through Experiential-Based Learning Across International Higher Education Settings. International Journal of Geospatial and Environmental Research, 5(3), 4–16.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Ghalia Indonesia.

Istifarida, B., Santoso, S., & Yusup, Y. (2017). Pengembangan E-Book berbasis Problem Based Learning-GIS untuk Meningkatkan Kecakapan Berfikir Keruang pada Siswa Kelas X SMA N 1 Sragen 2016/2017 (Vol. 3, Issue 2).

Lee, J., & Bednarz, R. (2012). Components of Spatial Thingking: Evidence from a Spatial Thingking Ability Test. Journal of Geography, 111, 15–26.

Mohan, A., & Mohan, L. (2013). Grades Pre-K through 1 (Ages 3 to 6).

National Research Council. (2006). Learning to Think Spatially: GIS as a Support System in the K-12 Curriculum. National Academies Press.

Nisa, K., Soekamto, H., Wagistina, S., Suharto, Y., & Geografi, J. P. (2021). Model Pembelajaran EarthComm pada Mata Pelajaran Geografi: Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 4(3). https://doi.org/10.23887/jippg.v4i3

Oktavianto. (2017). Pengaruh Project-Based Learning dan Gaya Belajar Terhadap Keterampilan Berpikir Spasial Siswa SMA. Universitas Negeri Malang.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (19th ed.). Alfabeta.

Sunarhadi, M. A., Rohsulina, P., Rifai, H., Wijayanti, A., Rahman, K., & Rahmawati, T. (2019). Pengembangan Kemampuan Berpikir Spasial untuk Mitigasi Bencana Banjir dan Gempa Melalui Aplikasi Generasi Tangguh Bencana Berbasis Online Story Map. Seminar Nasional Pendidikan Geografi Sekolah Pascasarjana UPI 2019: : Kontribusi Pendidikan Geografi Di Era Revolusi 4.0.

UNISDR. (2007). International Strategy for Disaster Reduction (ISDR). Https://Www.Unisdr.Org/2007/Campaign/Wdrc-2006-2007.Htm.

Wandra, P. (2022). Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Spatial Thinking Peserta Didik (Studi Kuasi-Eksperimen, Di Kelas XI IPS SMAN 1 Lunang, Kab. Pesisir Selatan). Universitas Pendidikan Indonesia.

Wijayanto, B., Sutriani, W., & Luthfi, F. (2020). Kemampuan Berpikir Spasial Dalam Pembelajaran Abad Ke-21. Jurnal Samudra Geografi, 03(02). https://ejurnalunsam.id/index.php/jsg/article/view/2495

Wulandari, D. A. (2019). Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa MAN 13 Jakarta. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Yulia Prasetiyowati, B. (n.d.). The Use of a Model Discovery Learning to Improve the Understanding of Spatial Pattern in Geography.




DOI: https://doi.org/10.31764/geography.v11i2.15748

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

GEOGRAPHY : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan
Email: [email protected] | p-ISSN 2339-2835 | e-ISSN 2614-5529

 EDITORIAL OFFICE: