Makna Laba Bagi Pengrajin Tenun: Studi Etnometodologi

Lilis Kurniati, Ayudia Sokarina

Abstract


Penelitian ini bertujuan  mengungkap makna laba berdasarkan persepsi pengrajin tenun khas Pringgasela. Penelitian menggunakan pendekatan etnometodologi dan dilakukan melalui observasi partisipan selama tiga bulan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dalam penelitian ada sepuluh informan yang terlibat dari dua lokasi yang berbeda di desa Pringgasela Timur. Teknik analisis yang dilakukan melalui analisis Indeksikalitas, Refleksifitas dan Aksi Kontekstual. Hasil penelitian ini menemukan bahwa laba dimaknai sebagai keberlangsungan tradisi, kecukupan dalam memenuhi kebutuhan dasar, kebanggaan atas pengakuan sosial, stabilitas usaha, serta kontribusi terhadap komunitas sekitar. Pengrajin menempatkan pentingnya warisan budaya dan keberlanjutan produksi di atas akumulasi keuntungan material. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemaknaan laba di Pringgasela sangat kontekstual dan tidak dapat dipahami melalui konsep laba konvensional. Temuan ini merekomendasikan pentingnya pendekatan holistik dalam pengembangan industri tenun tradisional yang menghargai nilai budaya lokal, memperkuat komunitas, dan memfasilitasi pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.


Keywords


Manajemen keuangan, IFRS, lokus kendali, kinerja

Full Text:

PDF

References


Adiananda, I. A. W. M., & Sokarina, A. (2023). Revealing the Profit Meaning of Incense Traders: A Phenomenological Study. Journal of Accounting and Finance in Emerging Economies, 9(3), 405–420. https://doi.org/10.26710/jafee.v9i3.2728

Aguswati. (2018). Eksistensi Usaha Manette’ Lipa sa’be Mandar dalam Pemberdayaan Perempuan di Desa Lero Pinrang. Centeral Library of State Islamic Collage Parepare.

Bahri, M., Waluyo, E., & Halqi, M. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Dalam Kerajinan Tenun Melalui Pembelajaran IPAS Di Sekolah Dasar. Educatio, 19(2), 482–492. https://doi.org/10.29408/edc.v19i2.27970

Chariri, A., & Ghozali, I. (2007). Teori akuntansi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Dear Lova Sukoco, Fahmi Hidayat, & Wisnu Wardhana. (2023). Konstruksi Sosial Pedagang Pasar dalam Strategi Bertahan Hidup pada Masa Pandemi Covid-19. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(2), 229–251. https://doi.org/10.30640/dewantara.v2i2.1047

Frank, E. (2019). Rural Livelihood Diversity in Developing Countries. ODI Natural Resources Perspective, 40, 1–10.

Hidayah, M. I., Juliani, P., Juliani, P., Marini, M., Marini, M., Alamri, A. R., Alamri, A. R., Kolanus, L. E., Kolanus, L. E., Astuti, C. W., & Astuti, C. W. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal Melalui Produksi Kain Tenun di Kampung Tenun Khatulistiwa. Sosietas, 13(2), 163–177. https://doi.org/10.17509/sosietas.v13i2.64983

Iqbal Nafi, M. (2022). Digital Marketing Usaha Fashion Nusantara Dalam Persaingan Global Berbasis Kain Tenun Di Era Industri 4.0. Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Islam Sultan Agung, 1–70.

Jonathan, J., & Machdar, N. M. (2018). Pengaruh Kualitas Laba Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Reaksi Pasar Sebagai Variabel Intervening. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT, 3(1), 67–76. https://doi.org/10.36226/jrmb.v3i1.87

Lubis, S. A. (2023). Perlakuan akuntansi piutang usaha menurut SAK (Standar Akuntansi Keuangan) studi kasus UD. SBHSP Sembako di Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas. In ETHESES Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

M.Si, A. T., M.Pd, D. H., & M.Pd, S. (2023). Pemberdayaan Komunitas Pengrajin Kain TenunBerbasis Aplikasi AgetDi Desa Pringgasela Kec. Pringgasela Lombok Timur (Issue 132).

Mahayani, N. M. A. S., & Sokarina, A. (2024). The Meaning of Profit for Canang Traders : A Phenomenological Study. Asian Journal of Management Entrepreneurship and Social Science, 04(01), 687–706.

Mersyahkia, D. (2024). Komunikasi Masyarakat Suku Sakai DenganMasyarakat Pendatang Di Kota DuriKecamatan Mandau KabupatenBengkalis. 6960.

Natar, A. N. (2023). Tenun sebagai Media Terapi dalam Konseling Pastoral bagi Perempuan Korban Kekerasan di Sumba. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 8(1), 437–457. https://doi.org/10.30648/dun.v8i1.1221

Noor, F. A. (2024). Revitalisasi Kain Tenun Baduy Melalui Adibusana: Peran Inovasi Dalam Melestarikan Warisan Budaya. Journal of Fashion & Textile Design Unesa, 1, 128–137.

Oktaviani.J. (2024). Pengantar Ilmu Sosial. In Sereal Untuk (Vol. 51, Issue 1).

Perubahan, K. (2025). Jurnal Humanitas Sistem Pewarisan Tenun Sasak sebagai Pendidikan Budaya Sasak.

Prasetyo, A. R., Agrina, C. R., Kunci, K., Pelatihan, B., & Pemasaran, S. (2025). Strategi Pemasaran Berbasis Komunitas: Meningkatkan Perekonomian Desa Melalui Gerabah Plumpungrejo. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 5(1). https://doi.org/10.59818/jpm.v5i1.1213

Rohmi, Z., & Mahagangga, I. G. A. O. (2020). Peranan Perempuan Kelompok Sentosa Sasak Tenun di Desa Wisata Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(1), 45. https://doi.org/10.24843/jdepar.2020.v08.i01.p06

Sari, R. A., Handayani, T., & Mawarni, S. . (2024). Analisis Dampak Usaha Tenun Puteri Mas Terhadap Perekonomian MasyarakatDesa Sebauk Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Seminar Nasional Industri Dan Teknologi (SNIT), November, 407–456.

Setyowati, A. (2022). Makna Laba Dalam Sudut Pandang Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm). Solusi, 20(1), 20–26. https://doi.org/10.26623/slsi.v20i1.4512

Sofyani, W. O. W. (2017). Tenun Buton dalam Multikultural Wastra Nusantara. In Seri Studi Kebudayaan I.

Sultan, U., & Syafiuddin, M. (2025). KEBERLANJUTAN BISNIS UMKM TENUN SAMBAS PAUMIATI PASCA. 3(7), 1573–1589.

Tiana, U., & Sokarina, A. (2024). Revealing the meaning of Tobacco farmer ’ s profits : An ethnomethodological study. 7(3), 40–56.

Wasil, M., Cahyono, H., Rachmawati, L., Wajuba, L., Fisabilillah, P., Hutabarat, R. E., & Hamzah, A. (2023). Mendorong Empowerment Perempuan di Desa Sade Lombok Lombok Tengah (Penguatan 5th SDG’s Program Gender). Semanggi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(02), 2023. https://doi.org/10.38156/sjpm.v2i02.336




DOI: https://doi.org/10.31764/jabb.v6i2.36228

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



This publication is indexed by: