APPLICATION OF BIOGAS DIGESTER TECHNOLOGY UTILIZES ANIMAL WASTE

Moh. Ahsan S. Mandra, Sunardi Sunardi, Andi Muhammad Taufik Ali

Abstract


Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, masalah yang dihadapi masyarakat di Desa Massamaturu Kabupaten Takalar adalah kurangnya informasi tentang pemanfaatan limbah ternak dan penerapan teknologi pengolahan limbah ternak menjadi energi terbarukan. Sehingga tujuan pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk: 1) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah ternak, 2) mengkaji pemanfaatan teknologi biogas sebagai penerapan teknologi pengolahan limbah ternak menjadi energi terbarukan, dan 3) mengkaji kondisi masyarakat setelah kegiatan PKM dilaksanakan. Metode pengumpulan data selama pelaksanaan yaitu melakukan wawancara langsung pada kelompok masyarakat penerima manfaat. Analisis data penelitian menggunakan metode  deskriptif kualitatif. Kesimpulan yang diperoleh dari pemberdayaan ini  adalah program biogas skala rumah tangga dengan kapasitas digester 2 m3 sangat berguna untuk dimanfaatkan masyarakat, terutama bagi kelompok peternak. Terdapat tiga manfaat utamanya, antara lain: (1) Masyarakat mendapatkan bahan bakar alternatif pengganti LPG yaitu Biogas, (2) Masyarakat dapat memanfaatkan luaran olahan biogas menjadi pupuk organik untuk pertanian, (3) Masyarakat teredukasi melalui program ini karena limbah kotoran ternak dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu penerapan teknologi biogas dapat menghasilkan pupuk organik padat dan cair guna kesuburan tanaman akibat meningkatnya unsur hara tanah dari pemberian pupuk organik tersebut, sehingga dapat meningkatkan pendapat masyarakat karena biaya pembelian pupuk tidak diperlukan lagi.

Based on the results of the needs analysis, the problem faced by the community in Massamaturu Village, Takalar Regency is the lack of information on the use of livestock waste and the application of technology for processing livestock waste into renewable energy. So that the objectives of this community empowerment are to 1) increase public knowledge about the use of livestock waste, 2) study the use of biogas technology as an application of technology for processing livestock waste into renewable energy, and 3) assess the condition of the community after PKM activities are carried out. The method of collecting data during the implementation was conducting direct interviews with the beneficiary community groups. Analysis of research data using qualitative descriptive methods. The conclusion obtained from this empowerment is that the household-scale biogas program with a digester capacity of 2 m3 is very useful for the community, especially for farmer groups. There are three main benefits, including: (1) The community gets an alternative fuel to replace LPG, namely Biogas, (2) The community can use the output of processed biogas to become organic fertilizer for agriculture, (3) The community is educated through this program because livestock manure can be used for the benefit of the community's economy and environmental preservation. Also, the application of biogas technology can produce solid and liquid organic fertilizers for plant fertility due to the increase in soil nutrients from the application of organic fertilizers, so that it can increase public opinion because the cost of purchasing fertilizers is no longer needed.


Keywords


Waste Processing; Biogas Technology; Breeders.

Full Text:

PDF

References


Amaranti, R., Satori, M., & Rejeki, Y. S. (2012). Pemanfaatan Kotoran Ternak Menjadi Sumber Energi Alternatif dan Pupuk Organik. Buana Sains. Vol. 12. N.

Amirullah, A., Mandasini, M., & Syahrir, M. (2018). Biogas Kotoran Ternak Sapi di Desa Kampung Beru Dusun Lauwa Kecamatan Polut Kabupaten Takalar. ILTEK JOURNAL, 13(25)(1837–1841), ISSN : 1907-0772.

Bindari, R. (2012). Studi Tekno Ekonomi Pembuatan Biogas di PT. SHGW (Stichting Het Groene Woudt) Bio Tea Indonesia. Jurnal Energi Alternatif., Hal 1-11.

Harahap, F. I. N. (2018). Dampak pemberdayaan masyarakat melalui program biogas dalam mewujudkan kemandirian energi. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(1), 41–50. https://doi.org/10.21831/jppm.v5i1.18634

Irsyad, F., Yanti, D., & Andasuryani, A. (2018). Sosialisasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Biogas Dari Kotoran Ternak Dan Jerami Padi Sebagai Sumber Energi Alternatif Ramah Lingkungan. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 1(03), 15–20. https://doi.org/10.25077/bnm.1.03.15-20.2018

Mara, I. M., Alit,. & Bagus, I. (2011). Analisa Kualitas dan Kuantitas Biogas Dari Kotoran Ternak. Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram. Vol 1. No.(ISSN: 2088-088X).

Mulijanti, S. L., Dianawati, M., & Rismayanti, Y. (2016). Pemanfaatan Limbah Ternak Di Sentra Usahaternak Sapi Perah (Studi Kasus di Kelompok S 28 Desa Pangalengan Kec. Pangalengan Kab. Bandung). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat Buletin Hasil Kajian, Vol. 6, No.

Palallo, F., Ardi, M., & Mandra, M. A. S. (2018). Mal Biodigester Type Fixed Dome Architecture As A Tool To Accelerate Development As A Tool To Accelerate The Livestock Waste Processing Into Renewable Energy (Biogas). Global Science Publications, Sc. Vol. 2(ISSN-0972-3005.).

Palallo, F., Ardi, M., Mandra, M. A. S., & Amir, F. (2018a). Limbah Jadi Energi Berbasis Pelestarian Lingkungan. Badan Penerbit UNM, ISBN: 978-602-5554-52-0.

Palallo, F., Ardi, M., Mandra, M. A. S., & Amir, F. (2018b). Modul Pengolahan Limbah Ternak Menjadi Energi. Program Studi PKLH. Program Pascasarjana. Universitas Negeri Makassar. Badan Penerbit UNM, ISBN: 978-602-5554-53-7.

Prihutama, F. A., Firmansyah, D. N., Siahaan, K. S. H., & Fahmi, B. (2017). Pemanfaatan Biogas Sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan Daerah Desa Monggol Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. SNITT- Politeknik Negeri Balikpapan, ISBN: 978-.

Puspita, D., Rany, & Kholik, M. (2018). Kajian Potensi Pemanfaatan Biogas Sebagai Salah Satu Sumber Energi Alternatif Di Wilayah Magelang. Journal of Mechanical Engineering, Vol. 2, No(p-ISSN: 2598-7380), e-ISSN: 2613-9847.

Syaiful, A. Z., Mandra, M. A. S., & Amir, F. (2018). Perilaku Hemat Energi. Global Research and Consulting Institute. ISBN 978-602-51243-3-4.

Tazi Hnyine, Z., Sagala, S., Lubis, W., & Yamin, D. (2016). Benefits of Rural Biogas Implementation to Economy and Environment: Boyolali Case Study. Forum Geografi, 29(2), 115. https://doi.org/10.23917/forgeo.v29i2.996

Widodo, T. W., Asari, A., Ana, N., & Elita, R. (2006). Rekayasa dan Pengujian Reaktor Biogas Skala Kelompok Tani Ternak (Design and Development of Biogas Reactor for Farmer Group Scale). Jurnal Enjiniring Pertanian. Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Vol. IV, N.




DOI: https://doi.org/10.31764/jces.v4i2.3247

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

JCES is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

EDITORIAL OFFICE: