THE GUIDANCE OF TOURISM MARKET PARTICIPATIVE PLANNING

Gunawan Prayitno, Aris Subagiyo, Nindya Sari, Dian Dinanti, Nurkholis Hamidi, Sugiarto Sugiarto, Suluh Elman Swara, Muhammad Satya Adhitama

Abstract


Abstrak: Desa Sumbersekar merupakan desa yang dikenal dengan istilah Kampung Dokar dengan beragam tawaran tatanan nuansa kampung tempo dulu. Setiap tahunnya, warga desa Sumbersekar menggelar festival Kampoeng Dokar dengan berbagai kegiatan. Konsep ini mendapat dukungan penuh dari warga lokal dengan kerja sama warga dalam menata kampung yang bertemakan tempo dulu dengan berbagai desain anyaman bambu di lingkungan desa. Pendampingan perencanaan Kawasan Wisata Sumbersekar dilakukan oleh BPPM Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, terkait dengan solusi pengembangan yang harus dilakukan yaitu peningkatan identitas produk lokal, penyusunan grand desain Kawasan, serta DED Kawasan wisata Sumbersekar yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu dengan adanya pembangunan tersebut maka akan dapat mendorong bergeraknya sektor lain di Desa Sumbersekar baik dari sosial, ekonomi, budaya maupun yang lainnya.

Abstract: Sumbersekar Village is a village known as Kampung Dokar with a variety of offers of old village nuances. Every year, residents of Sumbersekar village hold the Kampoeng Dokar festival with various activities. This concept has received full support from residents with residents' cooperation in arranging old-themed villages with various woven bamboo designs in the village environment. BPPM (Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya assists in planning the Sumbersekar Tourism Area by developing necessary solutions, including enhancing local products' identity, developing the Area's grand design, and developing the Area's detail engineering design. Also, this development will encourage the movement of other sectors in Sumbersekar Village from social, economic, cultural, and other aspects.


Keywords


Village Nuances; Detail Engineering Design; Local Products.

Full Text:

PDF

References


Addinsall, C., Scherrer, P., Weiler, B., & Glencross, K. (2017). An ecologically and socially inclusive model of agritourism to support smallholder livelihoods in the South Pacific. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 22(3), 301–315. https://doi.org/10.1080/10941665.2016.1250793

Amanda, A. (2016). Peran Agensi Budaya dan Praktik Multikulturalisme Di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan. Jurnal Pemikiran Sosiologi. https://doi.org/10.22146/jps.v3i2.23535

Antara, M., Satriawan, I. K., & Ariada, I. N. S. (2016). Panduan Tata Kelola Wisata Kenderan (I). Pelawa Sari.

Barliana, M. S., & Cahyani, D. (2015). Arsitektur, Urbanitas, dan Pendidikan Budaya Berkota. Deepublish.

Ernawati, J. (2014). Hubungan Aspek Residensial Dengan Place Identity Dalam Skala Urban. Journal of Enviromental Engineering and Sustainable Technology, 1(1), 21–32. https://doi.org/10.21776/ub.jeest.2014.001.01.4

Hajaroh, L., & Mulyono, S. E. (2012). Partisipasi Anggota Kelompok Swadaya Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Melalui Badan Keswadayaan Masyarakat Di Kelurahan Kandri Kota Semarang. Journal of Non Formal Education and Community Empowerment, 1(2), 17–24.

Hidayat, A. R. T., Dito, M., & Prayitno, G. (2019). Hubungan Spasial dalam Ketahanan Pangan tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 14(2), 188–204. https://doi.org/10.20961/REGION.V14I2.29346

Ira, W. S., & Muhamad, M. (2020). Partisipasi Masyarakat pada Penerapan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan (Studi Kasus Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Magelang). Jurnal Pariwisata Terapan, 3(2), 124. https://doi.org/10.22146/jpt.43802

Joyce M.Laurens. (2006). Pendekatan Perilaku-Lingkungan Dalam Perancangan Pemukiman Kota Panduan desain bagi pencegahan tindak kriminal . DIMENSI (Jurnal Teknik Arsitektur).

Khamdevi, M. (2018). Studio Perancangan Arsitektur Tapak: Penataan Kawasan Seni Dan Budaya Hutan Kota Sanggabuana - Jakarta Selatan. International Journal of Community Service Learning, 2(2). https://doi.org/10.23887/ijcsl.v2i2.13936

Kim, S., Lee, S. K., Lee, D., Jeong, J., & Moon, J. (2019). The effect of agritourism experience on consumers’ future food purchase patterns. Tourism Management, 70, 144–152. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2018.08.003

Muljadi, A. J., & Warman, A. (2009). Kepariwisataan dan Perjalanan. Rajawali Pers.

Nugraha, A. T., Prayitno, G., & Wardana, N. (2019). Analysis of land carrying capacity for the development of leading commodities in Kulon Progo Regency, Indonesia. International Journal of GEOMATE, 16(53), 171–176. https://doi.org/10.21660/2019.53.37276

Prayitno, G., Subagiyo, A., Rusmi, S., & Evelina. (2019). Perencanaan Desa Terpadu: Modal Sosial dan Perubahan Lahan (1st ed.). AE Medika Grafika.

Prayitno, G., Surjono, Hidayat, A. R. T., Subagiyo, A., & Paramasasi, N. K. (2018). Factors that effect to land use change in Pandaan District. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 202(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/202/1/012006

Prayitno, Gunawan, & Subagiyo, A. (2018). Membangun Desa. UB Press.

Syah, F. (2017). Strategi mengembangkan desa wisata. Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu Ke-3(Sendi_U 3) 2017. https://doi.org/10.1353/etc.2014.0034

Tjokroamidjojo, B. (1990). Pengantar Administrasi Pembangunan. Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial.

Tseng, M. L., Chang, C. H., Wu, K. J., Lin, C. W. R., Kalnaovkul, B., & Tan, R. R. (2019). Sustainable agritourism in Thailand: Modeling business performance and environmental sustainability under uncertainty. Sustainability (Switzerland), 11(15). https://doi.org/10.3390/su11154087

Undang-Undang Republik Indonesia, N. 10 T. 2009. (2009). Undang-undang No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Bifurcations. https://doi.org/10.7202/1016404ar




DOI: https://doi.org/10.31764/jces.v4i2.4029

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

JCES is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

EDITORIAL OFFICE: