ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGGINYA ANGKA KEJADIAN PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA DI WILAYAH KECAMATAN WANAREJAKABUPATEN CILACAP
Sari
Abstract: Early marriage is still a health and social problem in Indonesia because it has an impact on education, the economy, and family welfare. In Wanareja District, Cilacap Regency, the rate of early marriage is still quite high , namely for women at 89.7% and men at 10.3%. Factors of knowledge, economy, and association of adolescents are suspected to play an important role in influencing the occurrence of early marriage. The purpose of this study aims to determine the influence of knowledge, economic factors, and promiscuity on the incidence of early marriage in adolescents in Wanareja District, Cilacap Regency. Methods: The study used an analytical design with a cross sectional approach. The research sample was adolescents in Wanareja District who were selected using the total sampling technique. Data was collected through a structured questionnaire. Data analysis used the Chi-Square test with a significance level of 0.05. The results of the study showed that adolescents' knowledge of early marriage was in the good category by 54.3%. Socioeconomic factors are in the low category at 94.3%, while promiscuity in the low category is 94.3%. The results of the statistical test showed that there was a significant influence of the knowledge factor on the incidence of early marriage (p = 0.020), there was a significant influence of economic factors on the incidence of early marriage (p = 0.000), and there was no significant influence of the promiscuity factor on the incidence of early marriage (p = 0.174). Conclusion: Knowledge and economic conditions have a significant influence on the incidence of early marriage, while promiscuity has no significant effect. Efforts to prevent early marriage need to be focused on increasing adolescent knowledge and improving family economic conditions through education and community empowerment.
Abstrak: Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial di Indonesia karena berdampak pada pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan keluarga. Di Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap, angka pernikahan dini masih cukup tinggi yaitu pada perempuan sebesar 89.7% dan laki-laki sebesar 10.3%. Faktor pengetahuan, ekonomi, dan pergaulan remaja diduga berperan penting dalam memengaruhi terjadinya pernikahan dini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, faktor ekonomi, dan pergaulan bebas terhadap kejadian pernikahan dini pada remaja di Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah remaja di Kecamatan Wanareja yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dalam kategori baik sebesar 54,3%. Faktor sosial ekonomi dalam kategori rendah sebesar 94,3%, sedangkan pergaulan bebas dalam kategori rendah sebesar 94,3%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan faktor pengetahuan terhadap kejadian pernikahan dini (p = 0,020), terdapat pengaruh signifikan faktor ekonomi terhadap kejadian pernikahan dini (p = 0,000), dan tidak terdapat pengaruh signifikan faktor pergaulan bebas terhadap kejadian pernikahan dini (p = 0,174). Kesimpulan: Pengetahuan dan kondisi ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian pernikahan dini, sedangkan pergaulan bebas tidak berpengaruh signifikan. Upaya pencegahan pernikahan dini perlu difokuskan pada peningkatan pengetahuan remaja dan perbaikan kondisi ekonomi keluarga melalui pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
DOWNLOAD [PDF]Referensi
Adinda. (2024). Dampak Pergaulan Bebas. Gramedia Pustaka Utama.
Agung Indra Wijaya, & Sam’un Mukramin. (2023). Peran Orang Tua dalam Mencegah Pergaulan Bebas di Kalangan Pelajar. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(3), 01–14. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i3.343
Atmoko. (2022). Hukum Perkawinan dan Keluarga (Vol. 16, Issue 2). CV. Literasi Nusantara Abadi.
Barokah, L., & Zolekhah, D. (2021). Hubungan Penggunaan Media Massa Dengan Tingkat Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi. Jurnal Kebidanan, 11(01), 44. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v11i01.329
BKKBN. (2021). Pendampingan Keluarga Ibu Hamil dan Pasca Persalinan. 54.
BPS. (2024). Profil Kesehatan Ibu dan Anak 2024. 10.
Bronfenbrenner. (2020). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Conner, M. (2021). Health Behaviors. In N. J. Smelser & P. B. Baltes (Eds.), International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences (pp. 6506–6512). Pergamon. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B0-08-043076-7/03871-7
Dewi M. (2021). Teori Dan Pengukuran Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Manusia. Nuha Medika.
Dinas Perempuan dan Anak Provinisi Jawa Tengah. (2021). Data perkawinan usia anak provinsi jawa tengah. 6–26.
Dinkes Cilacap. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Cilacap. Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, September 2023, 1–23.
Dinkes Jateng. (2023). Profil Dinas Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2023. Dinas Kesehatan Provinsi.
Ernawati, H. (2022). Pernikahan dini-culture serta dampaknya. In CV. Amerta Media.
Fatimah, H., Syahadatina N, M., Rahman, F., Ardani, M., Yulidasari, F., Laily, N., Octaviana Putri, A., Zaliha, Karimah, S., Nu’man Akmal, M., & Riana. (2021). Pernikahan dini & upaya pencegahannya. In Cv. Mine. CV. Mine.
Fitriyani, D. (2021). Faktor Ekonomi Memengaruhi Pernikahan Remaja Perempuan. Jurnal Kebidanan Malakbi, 2, 40. https://doi.org/10.33490/b.v2i2.371
Ghoroghchiyan, Z., Askari-Nodoushan, A., & Ruhani, A. (2024). Marriage, poverty and inferiority: A qualitative study of the causes and consequences of early marriage among Afghan migrant women in Yazd, Iran. International Journal of Intercultural Relations, 102, 102047. https://doi.org/10.1016/J.IJINTREL.2024.102047
Girls Not Brides. (2023). Impacts of child marriage on girls’ health.
Kementrian Kesehatan. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI.
KUA Kecamatan Wanareja. (2025). Data Usia Nikah Periode 2023-2025. KUA.
Naghizadeh. (2021). Knowledge and viewpoint of adolescent girls regarding child marriage: causes and consequences (study in Tabriz). BMC Women Helath.
Ninda Kharunia. (2024). Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Pernikahan Dini di SMKN 1 Pengasih.
Padlah, N. N. (2022). Faktor Ekonomi Terhadap Pernikahan Dini. Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming, 16(2), 99–104. https://doi.org/10.20414/qawwam.v16i2.5205
Puskesmas Wanareja. (2025). Laporan Puskesmas Wanareja tahun periode tahun 2024 sampai bulan juli 2025.
Putri, W., Yusran, M., Nurlaely, & Arami, N. (2024). Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Tingginya Kasus Pernikahan Dini Terhadap Pergaulan Bebas Pada Remaja Di Kecamatan Bandar Kabupaten Benermeriah Tahun 2024. Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, 6(1), 1–8.
Ragelienė, T., & Grønhøj, A. (2020). The influence of peers′ and siblings′ on children’s and adolescents′ healthy eating behavior. A systematic literature review. Appetite, 148, 104592. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.appet.2020.104592
Rumapea. (2023). Child marriage and the perpetuation of poverty.
Salman Al Farisi. (2021). Pegaulan Bebas. Istana Kebangsaan.
Satriyandari dan Utami. (2022). Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Nikah Dini??? Mau Atau Malu?? Unisa.
Setyawan, A. H. (2024). Buku Saku Pencegahan Pernikahan Dini. DP2KBP2PA.
Setyo Nugroho. (2020). Pengaruh tingkat pendidikan formal terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di desa Nangsri Kebakkramat Karanganyar.
Siska, S. (2021). Dampak Negatif Pergaulan Bebas Pada Remaja Menurut Survei Pendidikan Islam Di Desa Sirandorung Tengah Kecamatan Rantau Utara. Disertasi Doktor, IAIN Padangsidimpuan.
Sumarna. (2021). Pernikahan usia anak. MEdia Kalam.
WHO. (2022). A Conceptual Framework for Action on the Social Determinants of Health.
WHO. (2024). Adolescent pregnancy.
Winda Ratna Dewi, Idawati, I., Nur Hidayat, Risna Susanti, & Nur Azmi. (2023). Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(3), 682–691. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i3.2130
Yuliani, D. A., & Alodia, A. M. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Pernikahan pada Usia Remaja dengan Kejadian Pernikahan Remaja saat Pandemi Covid-19 di Kecamatan Kedungbanteng. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 10(1), 33–38. https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol10.iss1.234
DOI: https://doi.org/10.31764/mj.v11i1.36986
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##
_________________________________________________________
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram
ISSN 2503-4340 (Print) | ISSN 2614-3364 (Online)
Email: [email protected] | Kontak: 081329321276
Tel/fax: (0370)-633723 / (0370)-641906
_________________________________________________________

MIDWIFERY JOURNAL is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Midwifery Journal terindeks di:

.jpg)















