Keragaman Spesies Hama Penggerek Batang Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Pada Berbagai Jenis Mulsa

Shelvya Aprya Lingga, Bambang Supeno, Ruth Stella Petrunella Thei

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, tingkat keragaman, dan perbedaan spesies hama penggerek batang pada tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas L.) di berbagai jenis mulsa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan percobaan lapangan. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal, berupa jenis mulsa (JM). Perlakuan tersebut adalah JM0 (kontrol), JM1 (plastik), JM2 ( jerami). Hasil penelitian Diperoleh tiga spesies hama penggerek batang yaitu Omphisa anastomosalis.,Cylas sp., dan Oberea sp., dengan jumlah individu yang bervariasi pada masing-masing perlakuan. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi diperoleh pada perlakuan kontrol (JM0) sebesar (0,67) yang termasuk kategori sedang, sedangkan perlakuan (JM2) mulsa jerami (0,59) dan (JM1) mulsa plastik (0,47) tergolong kategori rendah. Indeks dominansi tertinggi terdapat pada perlakuan mulsa plastik sebesar 0,71, sementara perlakuan mulsa jerami dan kontrol masing-masing sebesar (0,59) dan (0,63). Nilai indeks kemerataan tertinggi diperoleh pada perlakuan kontrol sebesar (0,77), diikuti mulsa jerami sebesar (0,69), sedangkan mulsa plastik menunjukkan nilai terendah sebesar (0,62).

Keywords


Keanekaragaman hama; Mulsa; Ubi jalar;

References


Aditya, Arif, Kus Hendarto, Darwin Pangaribuan, and Kuswanta Futas Hidayat. 2013. “PENGARUH PENGGUNAAN MULSA PLASTIK HITAM PERAK DAN JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum Annum L.) DI DATARAN TINGGI.” Jurnal Agrotek Tropika 1(2):147–52. doi:10.23960/jat.v1i2.1986.

Amiruddin, Muhammad, Nuranisa Nuranisa, Jeki Jeki, Rosida P. Adam, and Diky Dwiyanto. 2023. “Keanekaragaman Dan Komposisi Serangga Pada Tanaman Jagung Di Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Indonesia.” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 28(3):472–81.

Azizah, A., Supeno, B., & Haryanto, H. (2025). Tingkat kerusakan Hama Boleng (Cylas sp.) pada Enam Kultivar Ubi Jalar asal Kabupaten Lombok Barat. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(8), 1228–1239.

Beyene, Kibrom. 2015. “Destitution, Biology, Yield Loss and Management of Sweet Potato Weevils (Cylas Formicaries (Fabrcius) Insecta:Coleoptera ) in Ethiopia.” Journal of Biology, Agriculture and Healthcare ISSN 5(22):65–72.

Cabral, M. J. S., Haseeb, M., & Soares, M. A. (2024). Major insect pests of sweet potatoes. With information on crop production and regulatory pest management. Insects, 15(823).

Grobbelaar, E., D. Visser, and K. Adlbauer. 2010. “A Stem Borer of Egg-Plant, Oberea Trigonalis Breuning, 1950 (Cerambycidae: Lamiinae): Biological Notes and Host Plant Records.” African Entomology 18(1):210–12. doi:10.4001/003.018.0119.

Iqbal, Rashid, Muhammad Aown Sammar Raza, Mohammad Valipour, Muhammad Farrukh Saleem, Muhammad Saqlain Zaheer, Salman Ahmad, Monika Toleikiene, Imran Haider, Muhammad Usman Aslam, and Muhammad Adnan Nazar. 2020. “Potential Agricultural and Environmental Benefits of Mulches—a Review.” Bulletin of the National Research Centre 44(1). doi:10.1186/s42269-020-00290-3.

Mantzoukas, Spiridon, Ioannis Lagogiannis, Foteini Kitsiou, Panagiotis A. Eliopoulos, and Panagiotis Petrakis. 2024. “Virulence of Different Entomopathogenic Fungi Species and Strains against the Hazel Longhorn Beetle Oberea Linearis (Coleoptera: Cerambycidae).” Applied Sciences (Switzerland) 14(11). doi:10.3390/app14114761.

Odum. (1996). Dasar-Dasar Ekologi. Penterjemah Tjahyono Samingan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Odum, E.P. dan Barrett, G.W. 2005. Fundamentals of Ecology, Edisi ke-5. Belmont: Thomson Brooks/Cole, hlm. 178–181.

Prayogo, Y., Setyanignsih, N., Hariyono, D., dan Suminarti, N.E. 2022. Integrasi komponen pengendalian hama penggerek ubi jalar (Cylas formicarius Fab.) (Coleoptera: Curculionidae). Jurnal Entomologi Indonesia 19(1): 42–54.

Rehman, Mudassir, Jian Liu, Anne C. Johnson, Taiwo Esther Dada, and Geoff M. Gurr. 2019. “Organic Mulches Reduce Crop Attack by Sweetpotato Weevil (Cylas Formicarius).” Scientific Reports 9(1):1–9. doi:10.1038/s41598-019-50521-5.

Retno Muninggar, B. Supeno, & H. Haryanto. (2025). Tingkat Kerusakan Hama

Penggerek Batang (Omphisa anastomasalis) pada Enam Kultivar Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 4(2), 529– 534.

Subiyakto, and I. G. A. A. Indrayani. 2008. “Pengendalian Hama Kapas Menggunakan Mulsa Jerami Padi.” Perspektif 7(2):55–64.

Supeno, Bambang, Hery Haryanto, M. Sarjan, I. Ketut Ngawit, and Amrul Jihadi. 2024. “Studi Dua Cara Tanam Ubi Jalar Terhadap Tingkat Serangan Hama Penggerek Batang (Stem Borer).” Proceedings Series on Physical & Formal Sciences 7:21–24. doi:10.30595/pspfs.v7i.1194.

Supriadi, Romadhon. A., Farid, A. (2015). Struktur Komunitas Mangrove di Desa Martajasah Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan. 8(1).

Usyati, N., Nia Kurniawati, Ade Ruskandar, and Oco Rumasa. 2018. “Populasi Hama Dan Musuh Alami Pada Tiga Cara Budidaya Padi Sawah Di Sukamandi.”Agrikultura 29 (1): 35. doi: 10. 24198 / agrikultura. v29i1.16924.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_______________________________________________

 

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Pertanian
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

______________________________________________

PROSIDING TERINDEKS:

 

SEKRETARIAT PANITIA: