Pemanfaatan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Menjadi Biopelet untuk Bahan Bakar Terbarukan
Abstract
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
[BSN] Badan Standarisasi Nasional. (2018). Pelet Biomassa Untuk Energi. SNI 8675:2018
Christanty, N.A. (2014). Biopelet Cangkang dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Alternatif Terbarukan. [skripsi]. Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.
Dahlianah. (2015). Pengomposan dan Pembentukan Gas Metana Pada Limbah Organik. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 90–97.
Fajri, R.A., & Hamdi, N. (2023). Optimization of Making Charcoal Briquettes From Rice Husks With Variations in the Composition of Adhesive Materials And Compaction Pressure. Formosa Journal of Applied Sciences. 2(10), 2265–2276. https://doi.org/10.55927/fjas.v2i10.6157.
Hasna A.H., Sutapa J.P.G., & Irawati D. (2019). Pengaruh Ukuran Serbuk dan Penambahan Tempurung Kelapa Terhadap Kualitas Pelet Kayu Sengon. Jurnal Ilmu Kehutanan, 13(2), 170–180. https://doi.org/10.22146/jik.52428
Jannah, R., Sribudiani, E., & Somadona, S. (2022). Biopelet Dari Limbah Biomassa Serbuk Serutan Rotan Dan Serbuk Gergaji Campuran Menggunakan Perekat Sagu Sebagai Sumber Energi Alternatif. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 17(2), 148–161.
Karlina, D., Fatoni, F.C., Hidayatullah, F., Akil, E., Manggala, A., & Ridwan, K. (2022). Biopelet dari Eceng Gondok, Sekam, Dedak, Serbuk Gergaji dan Tongkol Jagung Ditinjau dari Komposisi Terhadap Kualitas Biopelet. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 2(2), 63-67. https://doi.org/10.52436/1.jpti.135
Kasulla, S., Malik, S.J., Kathpal, G., & Yadav, A. (2023). Biogas Production From Water Hyacinth and Cow Dung. International Journal of Trend in Scientific Research and Development (IJTSRD), 7(4), 500–503. https://doi.org/10.5281/zenodo.8213991
Rahman. (2011). Uji Keragaan Biopelet Dari Biomassa Limbah Sekam Padi (Oryza sativa sp.) Sebagai Bahan Bakar Alternatif Terbarukan. [skripsi]. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Rusdianto, A. S., Choiron, M., & Novijanto, N. (2014). Karakterisasi Limbah Industri Tape Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biopelet. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 3(1), 27–32.
Selpiana. (2014). Pengaruh Kerapatan Terhadap Distribusi Biopelet. Jurnal Teknik Industri, 7(1), 44–50.
Winata. (2012). Pengaruh Berat Jenis Bahan Terhadap Kerapatan Biopelet. Jurnal Teknologi Hasil Hutan, 5(2), 15–22.
Yuliza, N., Nazir, N., & Djalal, M. (2013). Pengaruh Komposisi Arang Sekam Padi dan Arang Kulit Biji Jarak Pagar Terhadap Mutu Briket Arang. Jurnal Litbang Industri 3(1), 21–30.
Zulfian, Diba, F., Setyawati, D., Nurhaida, & Roslinda, E. (2015). Kualitas Biopelet Dari Limbah Batang Kelapa Sawit Pada Berbagai Ukuran Serbuk dan Jenis Perekat. Jurnal Hutan Lestari, 3 (2), 208 – 216. https://doi.org/10.26418/jhl.v3i2.10253
Refbacks
- There are currently no refbacks.
_______________________________________________
![]() | Prosiding Seminar Nasional Pertanian |
______________________________________________
PROSIDING TERINDEKS:
SEKRETARIAT PANITIA:


.png)
.png)


