Pemanfaatan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Menjadi Biopelet untuk Bahan Bakar Terbarukan

Amalia Kartika, LL Suhirsan Masrilurrahman, Mira Silviana, Baiq Mirawati

Abstract


Pemanfaatan eceng gondok sebagai biopelet merupakan solusi inovatif untuk pengendalian gulma perairan, tetapi juga mendukung transisi energi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tanaman eceng gondok menggunakan metode pengomposan menjadi biopelet sebagai bahan bakar terbarukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Tahapan konversi eceng gondok menjadi biopelet terdiri dari pengumpulan eceng gondok, pengeringan, pengomposan, penghalusan dan pencetakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pengomposan tidak berpengaruh secara nyata pada nilai kadar air, kadar abu dan kerapatan biopelet, namun berpengaruh pada nilai kalor biopelet eceng gondok. Nilai kadar air biopelet berkisar 5,57–6,13%, kadar abu 5,54–6,15%, nilai kalor 2958,26–3136,30 kal/gr, dan kerapatan 0,33–0,34 gr/cm3. Waktu pengomposan  terbaik dihasilkan dengan perlakuan waktu 15 hari.

Keywords


eceng gondok; pengomposan; biopelet; energi;

References


[BSN] Badan Standarisasi Nasional. (2018). Pelet Biomassa Untuk Energi. SNI 8675:2018

Christanty, N.A. (2014). Biopelet Cangkang dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Alternatif Terbarukan. [skripsi]. Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Dahlianah. (2015). Pengomposan dan Pembentukan Gas Metana Pada Limbah Organik. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 90–97.

Fajri, R.A., & Hamdi, N. (2023). Optimization of Making Charcoal Briquettes From Rice Husks With Variations in the Composition of Adhesive Materials And Compaction Pressure. Formosa Journal of Applied Sciences. 2(10), 2265–2276. https://doi.org/10.55927/fjas.v2i10.6157.

Hasna A.H., Sutapa J.P.G., & Irawati D. (2019). Pengaruh Ukuran Serbuk dan Penambahan Tempurung Kelapa Terhadap Kualitas Pelet Kayu Sengon. Jurnal Ilmu Kehutanan, 13(2), 170–180. https://doi.org/10.22146/jik.52428

Jannah, R., Sribudiani, E., & Somadona, S. (2022). Biopelet Dari Limbah Biomassa Serbuk Serutan Rotan Dan Serbuk Gergaji Campuran Menggunakan Perekat Sagu Sebagai Sumber Energi Alternatif. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 17(2), 148–161.

Karlina, D., Fatoni, F.C., Hidayatullah, F., Akil, E., Manggala, A., & Ridwan, K. (2022). Biopelet dari Eceng Gondok, Sekam, Dedak, Serbuk Gergaji dan Tongkol Jagung Ditinjau dari Komposisi Terhadap Kualitas Biopelet. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 2(2), 63-67. https://doi.org/10.52436/1.jpti.135

Kasulla, S., Malik, S.J., Kathpal, G., & Yadav, A. (2023). Biogas Production From Water Hyacinth and Cow Dung. International Journal of Trend in Scientific Research and Development (IJTSRD), 7(4), 500–503. https://doi.org/10.5281/zenodo.8213991

Rahman. (2011). Uji Keragaan Biopelet Dari Biomassa Limbah Sekam Padi (Oryza sativa sp.) Sebagai Bahan Bakar Alternatif Terbarukan. [skripsi]. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Rusdianto, A. S., Choiron, M., & Novijanto, N. (2014). Karakterisasi Limbah Industri Tape Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biopelet. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 3(1), 27–32.

Selpiana. (2014). Pengaruh Kerapatan Terhadap Distribusi Biopelet. Jurnal Teknik Industri, 7(1), 44–50.

Winata. (2012). Pengaruh Berat Jenis Bahan Terhadap Kerapatan Biopelet. Jurnal Teknologi Hasil Hutan, 5(2), 15–22.

Yuliza, N., Nazir, N., & Djalal, M. (2013). Pengaruh Komposisi Arang Sekam Padi dan Arang Kulit Biji Jarak Pagar Terhadap Mutu Briket Arang. Jurnal Litbang Industri 3(1), 21–30.

Zulfian, Diba, F., Setyawati, D., Nurhaida, & Roslinda, E. (2015). Kualitas Biopelet Dari Limbah Batang Kelapa Sawit Pada Berbagai Ukuran Serbuk dan Jenis Perekat. Jurnal Hutan Lestari, 3 (2), 208 – 216. https://doi.org/10.26418/jhl.v3i2.10253


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_______________________________________________

 

Creative Commons License

Prosiding Seminar Nasional Pertanian
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

______________________________________________

PROSIDING TERINDEKS:

 

SEKRETARIAT PANITIA: