Evaluasi Penggunaan Antibiotik Terhadap Outcome Terapi dan Biaya Obat pada Pasien Pneumonia Rawat Inap di RSUD Kabupaten Bekasi
Abstract
Pneumonia merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan dimana terapi yang digunakan salah satunya yaitu antibiotik yang tepat dan rasional. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan peningkatan angka resistensi bakteri, memperpanjang durasi perawatan di rumah sakit, meningkatkan biaya pengobatan, serta menurunkan outcome terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia rawat inap serta mendeskripsikan outcome terapi dan biaya obat berdasarkan ketepatan penggunaan antibiotik. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif terhadap data rekam medis pasien periode Januari–Desember 2024. Evaluasi penggunaan antibiotik dilakukan secara kuantitatif melalui metode ATC/DDD dan DU90%, serta secara kualitatif melalui metode Gyssens. Sampel penelitian sebanyak 173 pasien. Hasil menunjukkan bahwa antibiotik yang paling sering digunakan adalah ceftriaxone, dengan angka penggunaan mencapai 70,43 DDD/100 patient-days dan total penggunaan antibiotik sebesar 97,05 DDD/100 patient-days. Evaluasi Gyssens menunjukkan penggunaan antibiotik rasional sebesar 62,36%. Pasien dengan penggunaan antibiotik rasional memiliki outcome terapi membaik lebih tinggi (70%) dibandingkan penggunaan tidak rasional (39,68%), serta biaya pengobatan yang lebih rendah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan antibiotik yang rasional memberikan gambaran outcome terapi yang lebih baik dan biaya pengobatan yang lebih rendah pada pasien penumonia rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmed, Z., Suji, S., Priya, V. G., Venkata, S. S., Yerikala, R., & Yadala, P. C. (2025). A Comprehensive Overview of Pneumonia: Classification, Etiology, Diagnosis, and Management. Future Journal of Pharmaceuticals and Health Sciences, 5(3), 22–28. https://doi.org/10.26452/fjphs.v5i3.772
Brilyani, A. E. (2024). Hubungan Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Dengan Luaran Klinis Dan Biaya Medis Langsung Pada Pasien Hospital Acquired Pneumonia. Universitas Gajah Mada.
Corica, B., Tartaglia, F., D’Amico, T., Romiti, G. F., & Cangemi, R. (2022). Sex and gender differences in community-acquired pneumonia. Internal and Emergency Medicine, 17(6), 1575–1588. https://doi.org/10.1007/s11739-022-02999-7
Damayanti, M., Olivianto, E., & Yunita, E. P. (2022). Effects of Rational Use of Antibiotics on Clinical Improvement of Pediatric Inpatients with Pneumonia. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 11(2), 129–144. https://doi.org/10.15416/ijcp.2022.11.2.129
Dewi, M. K. P. G., Lely, A. A. O., & Paramasatiari, A. A. A. (2023). Karakteristik Penderita Pneumonia Usia 1-59 Bulan yang Dirawat Inap di Rumah Sakit. Aesculapius Medical Journal, 3(3), 316–322.
Dewi, R., Andriani, M., & Oktaviazmi, S. P. (2021). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Ceftriaxone dan Gentamisin Pada Pasien Pneumonia Anak Rawat Inap Rumah Sakit X di Jambi Tahun 2018. Pharma Xplore Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1), 43–50. https://doi.org/10.36805/farmasi.v6i1.1448
Dosi, Y., Purwanggana, A., Subhan, A., & Latupeirissa, D. (2023). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Anak Rawat InapDi Rsup Fatmawati Jakarta Tahun 2023. Jurnal Farmasi Klinik Best Practice, 4(2).
Gazali, M., Alfian, S. D., Puspitasari, I. M., & Satriasih, T. (2025). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Dengan Metode ATC/DDD dan DU90% Pada Pasien Bedah Obgin Disalah Satu Rumah Sakit Di Bandung . Borneo Journal of Pharmascientech, 9(1), 133–143.
Hanifah, S., Meylani, I., & Madelena, L. (2022). Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode ATC/DDD dan DU 90% pada Pasien Rawat Inap KSM Penyakit Dalam di Salah Satu Rumah Sakit Swasta di Kota Bandung. Farmaka, 20(1).
Irawan, R., Reviono, & Harsini. (2019). Korelasi Kadar Copeptin dan Skor PSI dengan Waktu Terapi Sulih Antibiotik Intravena ke Oral dan Lama Rawat Pneumonia Komunitas. Jurnal Respirologi Indonesia, 39(1).
Karimah, S., Fadel, M. N., & Sukoharjanti, B. (2026). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Terapi Penumonia di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada Periode Januari-Juni Tahun 2025. Nusantara Hasana Journal, 5(11), 98–107.
Kolewara, Y. M., Ali, N., & Arismawati. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Rawat Inap Pasien Pneumonia Komunitas di RSUD Kota Kendari (Analysis of Factors Associated with Length of Stay in Community-Acquired Pneumonia Patients at RSUD Kota Kendari) . Jurnal Ilmiah Global Education, 6(4), 2918–2927.
Kolewora, Y. M., Ali, N., & Arimaswati, A. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Rawat Inap Pasien Pneumonia Komunitas di RSUD Kota Kendari (Analysis of Factors Associated with Length of Stay in Community-Acquired Pneumonia Patients at RSUD Kota Kendari). Jurnal Ilmiah Global Education, 6(4), 2918–2927. https://doi.org/10.55681/jige.v6i4.4855
Kristiani, C. J., Allo, D. T., & Rocky, D. (2023). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Neonatus dengan Infeksi Pneumonia Menggunakan Metode Gyssens di Rumah Sakit X Kota Bandung. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(3).
Lintang, A., Haruna, N., Darmawansyih, Azis, A. A., & Takdir. (2025). Hubungan Ketepatan Penggunaan Antibiotik dengan Lama Rawat dan Luaran pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan. Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.24252/alami.v9i1.49810
Lola Azyenela, Almahdy Almahdy, & Vella Syafitri. (2024). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia di Salah Satu Rumah Sakit di Sumatera Barat. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum Dan Farmasi (JRIKUF), 3(1), 44–54. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i1.490
Mahmudah, F., Sumiwi, S. A., & Hartini, S. (2016). Study of the Use of Antibiotics with ATC/DDD System and DU 90% in Digestive Surgery in Hospital in Bandung. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 5(4), 293–298. https://doi.org/10.15416/ijcp.2016.5.4.293
Ningrum, D. M., Setia Permana, D. A., Ulandari, A. S., Umboro, R. O., & Edisi, N. (2024). Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Pneumonia Di Instalasi Rawat Inap Rsud Praya Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 12(2), 108–114. https://doi.org/10.37824/jkqh.v12i2.2024.730
Oviani, G. A., Aprianti, P. M. A., & Gayatri, N. P. A. D. (2026). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Pada Pneumonia Anak di RSUD Klungkung. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 7(1).
Prastiwi, K. A. (2024). Studi Kesesuaian Pemberian Antibiotik pada Pasien Pneumonia di RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten Tahun 2023. MJS Medical Journal of Soeradji, 1(2), 95–107. https://doi.org/10.70605/wv2mn258
Ramadhan, A. F., Sutandhio, S., Darmadi, E. T., Wihanto, L., & Tanudjaja, G. N. (2026). Perbandingan Kejadian Pneumonia Gram Negatif pada Lansia dan Dewasa Muda Rawat Inap di RSUD dr. Saiful Anwar: Studi Cross-Sectional. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 5(1), 192–198. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2397
Ramadhani, A. A. A., Asriati, A., & Sety, L. O. M. (2025). Hubungan Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Dengan LOS (Length Of Stay) Pada Pasien Pneumonia Dewasa Di RSUD Kota Kendari. Health Information : Jurnal Penelitian, 17(3), 267–276. https://doi.org/10.36990/hijp.v17i3.1717
Sari, A., & Safitri, I. (2016). STudi Penggunaan Antibiotika Pasien Pneumonia Anak di RS. PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan Metode Defined Daily Dose (DDD). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 1(2).
Savitri, A. A., Ni’ma, N. S., Susatyo, E. B., Nariswara, F., & Oktaviani, S. R. (2024). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Empiris pada Pasien Pneumonia di Bangsal Rawat Inap Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang. Media Farmasi Indonesia, 19(2), 113–122. https://doi.org/10.53359/mfi.v19i2.265
Survei Kesehatan Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indoensia (SKI) 2023 Dalam Angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Syahiroh, W. A., & Harlianti, M. S. (2025). Cost-Effectiveness Analysis of Antibiotic Use in BPJS-Covered Pneumonia Patients at the Inpatient Unit of Hospital X. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 8(4), 2852–2862.
Ulfa, C. F., Supadmi, W., Perwitasari, D., & Yuniarti, E. (2021). Hubungan Ketepatan Peresepan Antibiotik dengan Metode Gyssens dengan Perbaikan Klinis Pasien Rawat Inap Pneumonia Komunitas. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 19(1), 30–38.
Yusuf, M., Auliah, N., & Sarambu, H. E. (2022). Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens pada Pasien Pneumonia di Rumah sakit Bhayangkara Kupang Periode Juli - Desember . Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2).
Zahra, N. L., Yuniarti, E., Ainni, A. N., & Fitri, D. (2023). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Penumonia dengan Metode ATC/DDD dan DU 90% di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Purbowangi Periode Tahun 2020-2022. Usadha Journal of Pharmacy, 535–542. https://doi.org/10.23917/ujp.v2i4.169
DOI: https://doi.org/10.31764/lf.v7i2.40111
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE:





