Hubungan Kondisi Keluarga Broken Home Terhadap Perilaku Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 15 Mataram

Neng Safiti Syahabudin, Muhammad Nizaar, Sintayana Muhardini, Haifaturrahmah Haifaturrahmah, Syafrudin Muhdar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi keluarga broken home terhadap perilaku siswa kelas IV SD Negeri 15 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah lima siswa yang berasal dari keluarga broken home dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,612 yang berada pada kategori hubungan kuat dan positif. Akan tetapi, hasil uji signifikansi menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,272 (>0,05), sehingga hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Selain itu, siswa yang berasal dari keluarga broken home cenderung menunjukkan perilaku berupa emosi yang kurang stabil, kedisiplinan yang rendah, kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial, serta penurunan keterlibatan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, kondisi keluarga broken home memiliki hubungan positif terhadap perilaku siswa sekolah dasar, meskipun hubungan tersebut belum signifikan secara statistik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru, sekolah, dan orang tua dalam memberikan pendampingan yang sesuai untuk mendukung perkembangan perilaku siswa.

Keywords


broken home; student behavior; elementary school; family environment

Full Text:

PDF

References


Anggita, N., & Abduh, M. (2023). Pengaruh kondisi broken home terhadap perilaku belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 120–129.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Desmita. (2022). Psikologi perkembangan peserta didik. PT Remaja Rosdakarya.

Hurlock, E. B. (2018). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Muttaqin, A., & Sulistyo, H. (2019). Dampak keluarga broken home terhadap perkembangan perilaku anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(1), 45–53.

Santrock, J. W. (2021). Educational psychology (7th ed.). McGraw-Hill Education.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2022). SPSS untuk penelitian. Pustaka Baru Press.

Yusuf, S. (2021). Psikologi perkembangan anak dan remaja. PT Remaja Rosdakarya.

Yusup, F. (2018). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif. Jurnal Tarbiyah, 7(1), 17–23.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Seminar Nasional Paedagoria telah terindeks:

Google Scholar