PERAN FESTIVAL DANAU LINDU SEBAGAI DAYA TARIK BUDAYA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN LOKAL DI DESA TOMADO

G.S. Marhaendra, Haslita Rahmawati Hasan, Nurvita Nurvita, Arifuddin Abd Muis

Abstract


Abstrak:Festival Danau Lindu merupakan salah satu agenda penting di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang berfungsi sebagai sarana pelestarian tradisi sekaligus pendorong perkembangan sektor pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Festival Danau Lindu sebagai daya tarik budaya serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat di Desa Tomado. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini tidak hanya menampilkan atraksi budaya seperti tarian tradisional, ritual adat, dan lomba perahu, tetapi juga menjadi ruang edukasi, diplomasi budaya, serta sarana pemberdayaan sosial yang memperkuat kohesi masyarakat. Dari sisi ekonomi, perputaran transaksi selama festival tahun 2025 mencapai Rp915.074.000 dengan multiplier effect mencapai Rp3,5 miliar. Dampak tersebut dirasakan oleh pelaku UMKM, penyedia homestay, jasa transportasi, serta pemuda yang memperoleh pengalaman kerja dalam pengelolaan event berbasis budaya. Kendati demikian, terdapat sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain keterbatasan infrastruktur, publikasi yang belum optimal, partisipasi masyarakat yang belum merata, serta faktor cuaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Festival Danau Lindu merupakan manifestasi sinergi antara budaya, ekologi, dan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan. Peningkatan koordinasi, penguatan publikasi, dan perbaikan fasilitas menjadi kunci bagi pengembangan festival di masa mendatang.

 

Abstract:The Lake Lindu Festival is one of the key events in Sigi Regency, Central Sulawesi, serving as a medium for preserving traditions while also driving the development of the regional tourism sector. This study aims to analyze the role of the Lake Lindu Festival as a cultural attraction and its impact on the local economy of Tomado Village. A qualitative descriptive method was employed, with data collected through observation, structured interviews, and documentation. The findings reveal that the festival not only showcases cultural performances such as traditional dances, customary rituals, and boat races, but also functions as a space for education, cultural diplomacy, and social empowerment that strengthens community cohesion. Economically, the festival generated a total turnover of IDR 915,074,000 in 2025, with a multiplier effect estimated at IDR 3.5 billion. The benefits were directly felt by local entrepreneurs, homestay providers, transport services, and youth groups who gained valuable experience in managing culture-based events. However, several challenges remain, including limited infrastructure, suboptimal publicity, uneven community participation, and unpredictable weather conditions. This study concludes that the Lake Lindu Festival represents a synergy of culture, ecology, and economy aimed at sustainability. Strengthening coordination, improving facilities, and enhancing promotion are essential for the festival’s future development.


Keywords


Danau Lindu Festival; Cultural attraction; Local economy

Full Text:

PDF

References


Abdul Husen, M., & Eka Putri, N. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Budaya Lokal Melalui Festival Bimbang Nagari di Nagari Tluk Kualo Inderapura Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 25369–25374.

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. In CV syakir media Press (1st ed.). CV Syakir Media Press. https://books.google.co.id/books?id=JtKREAAAQBAJ

Ali, M., Suharto, B., Maulidy, A. M., Lestari, Q., & Laksmi, L. P. G. (2023). Analisis Faktor Sustainabilitas Festival Budaya di Kota Jember: Studi Tentang Jember Fesyen Carnaval. Jurnal Brikolase, 15(2), 179–189. https://doi.org/10.33153/brikolase.v15i2.5513

Amus, S., Jamaludin, Nadjamuddin, L., Hasdin, Nasran, & S, S. N. A. (2021). Bela : Budaya Altruistik dan Pilar Harmoni Warga Negara. 1, 787–794.

Apriyanti, Y., Lorita, E., & Yusuarsono, Y. (2019). Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Pusat Kesehatan Masyarakat Kembang Seri Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah. Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 6(1). https://doi.org/10.37676/professional.v6i1.839

Aulia, B., Suharto, B., Isnaini, S., & Agustina, T. S. (2024). Ekologi dan budaya: Mengintegrasikan Keberlanjutan Pariwisata Berbentuk Festival. 18(2), 90–98. https://doi.org/10.47256/kji.v18i2.378

Berutu, F., & Dhanka, R. (2024). Daya Tarik Wisata Budaya Festival Peh Cun Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kota Tangerang. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(2), 988–996. https://doi.org/10.55681/jige.v5i2.2599

Darnita, C. D. (2024). Dampak Ekonomi, Pariwisata, dan Budaya Festival Isen Mulang di Kalimantan Tengah 2023. Jurnal Tata Kelola Seni, 10(1), 44–57. https://doi.org/10.24821/jtks.v10i1.11252

Dwiantoro, R. (2023). Festival danau lindu; menjaga ekologi, melestarikan budaya. Tutura.Id. https://tutura.id/homepage/readmore/festival-danau-lindu-menjaga-ekologi-melestarikan-budaya-1700053887?utm

Hatidah, Indriani, R. A. R. F., Marsinah, & Purwanto, M. B. (2025). Etnografi Festival Kuliner Lokal: Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan Melalui Ekonomi Kreatif di Palembang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah, 5(1), 67–78. https://doi.org/10.36908/jimpa.v5i1.503

Lenaini, I. (2021). TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL PURPOSIVE DAN SNOWBALL SAMPLING. Historis:Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39.

Pangesti, S. W., & Sabardilla, A. (2020). Upaya Pengembangan dan Pelestarian Kearifan Lokal Melalui Kegiatan Festival Dawet sebagai Potensi Masyarakat Desa Dibal. Sabda, 15(1), 1–9. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/sabda/article/view/30915

Pasau, A. I., Rompas, W. Y., & Tampongangoy, D. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Objek Wisata Danau Lindu Di Kecamatan Lindu Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Administrasi Publik, 7(106). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/34888

Safitri, W. P. F., & Purwanto, D. (2025). Community Empowerment through the Sangiran Ancient Straw Festival in Krikilan Village Based on Rappaport ’ s Empowerment Theory (Pemberdayaan Masyarakat Melalui Festival Jerami Purba Sangiran Desa Krikilan Ditinjau Dari Teori Pemberdayaan Rappaport). Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 13(1), 1–11.

Salam, M. (2024). Perputaran ekonomi selama Festival Danau Lindu di Sigi capai Rp300 juta. Antara Sulteng. https://sulteng.antaranews.com/berita/324883/perputaran-ekonomi-selama-festival-danau-lindu-di-sigi-capai-rp300-juta

Suryaatmadja, A., Sasongko, I., Reza, M., Bendungan, J., & Malang, S. N. (2018). Konsep Pengembangan Ekowisata di Kawasan Danau Lindu Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Concept of Ecotourism Development in Lake Lindu Region Lindu District, Sigi Regency, Central Sulawesi) [Institut Teknologi Naional]. https://eprints.itn.ac.id/114/

Thamrin, M. Y. (2023). Festival danau lindu, Gagasan memuliakan nadi kehidupan sulawesi tengah. National Geographic Indonesia. https://nationalgeographic.grid.id/read/133965476/festival-danau-lindu-gagasan-memuliakan-nadi-kehidupan-sulawesi-tengah?page=all&utm

Trivaika, E., & Senubekti, M. A. (2022). Perancangan Aplikasi Pengelola Keuangan Pribadi Berbasis Android. Nuansa Informatika, 16(1), 33–40. https://doi.org/10.25134/nuansa.v16i1.4670




DOI: https://doi.org/10.31764/geography.v14i1.35622

Refbacks



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

GEOGRAPHY : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan
Email: [email protected] | p-ISSN 2339-2835 | e-ISSN 2614-5529

 EDITORIAL OFFICE: