PEMANTAUAN KEKERINGAN MENGGUNAKAN TEMPERATURE VEGETATION DRYNESS INDEX (TVDI) DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEKANAN ANTROPOGENIK DI KOTA MALANG
Abstract
Abstrak: Fenomena kekeringan di wilayah perkotaan semakin diperparah oleh tekanan aktivitas manusia dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kekeringan dan hubungannya dengan tekanan antropogenik di Kota Malang periode 2015, 2020, dan 2025. Metode yang digunakan mengintegrasikan Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) yang dihitung dari Land Surface Temperature (LST) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) menggunakan citra Landsat 8, serta Anthropogenic Pressure Index (API) yang memanfaatkan data cahaya malam (VIIRS-NTL) dan Point of Interest (POI). Hasil penelitian menunjukkan penurunan tutupan vegetasi secara signifikan di pusat kota yang diikuti oleh peningkatan suhu permukaan hingga melebihi 32°C pada tahun 2025. Analisis TVDI memperlihatkan perluasan area kekeringan dari pusat kota ke arah pinggiran, dengan dominasi nilai kekeringan sedang hingga tinggi pada tahun 2025 akibat hilangnya vegetasi dan kenaikan suhu. Sementara itu, tekanan antropogenik tertinggi berada di Kecamatan Klojen, berkorelasi positif dengan intensitas pembangunan. Penelitian ini merekomendasikan intervensi tata ruang berbasis data spasial untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 13 dalam mitigasi perubahan iklim perkotaan.
Abstract: The phenomenon of drought in urban areas is further exacerbated by the pressure of human activities and climate change. This study aims to monitor drought and its relationship to anthropogenic pressure in Malang City in the period 2015, 2020, and 2025. The method used integrates the Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) calculated from Land Surface Temperature (LST) and Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) using Landsat 8 imagery, as well as the Anthropogenic Pressure Index (API) utilizing night light data (VIIRS-NTL) and Point of Interest (POI). The results show a significant decrease in vegetation cover in the city center followed by an increase in surface temperature to exceed 32°C in 2025. The TVDI analysis shows an expansion of the drought area from the city center towards the outskirts, with a dominance of moderate to high drought values in 2025 due to the strong sensitivity between vegetation loss and temperature increases. Meanwhile, the highest anthropogenic pressure is concentrated in Klojen District, positively correlated with development intensity. This study recommends spatial data-based spatial planning interventions to support Sustainable Development Goals (SDGs) 13 in mitigating urban climate change.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Achmad, H. (2018). Penanggulangan Kekeringan dan Kekurangan Air Bersih di Jawa Timur. Cakrawala, 1(1), 59–75. https://doi.org/https://doi.org/10.32781/cakrawala.v1i1.64
Arora, N. K., & Mishra, I. (2023). Sustainable development goal 13: recent progress and challenges to climate action. Environmental Sustainability, 6(3), 297–301. https://doi.org/10.1007/s42398-023-00287-4
Fauzi, S., Noorlaila, H., & Filsa, B. (2021). Identifikasi Daerah Kekeringan dengan Menggunakan Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) dan Landsat 8. Journal Teknik ITS, 10(1).
Gunawan, A. H., Anita Rahmawati, & Gilang Ramadan Kololikiye. (2020). Kabupaten Malang. Wikipedia, 3(1), 29–41.
Guo, Y., Han, L., Zhang, D., Sun, G., Fan, J., & Ren, X. (2023). The Factors Affecting the Quality of the Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) and the Spatial–Temporal Variations in Drought from 2011 to 2020 in Regions Affected by Climate Change. Sustainability (Switzerland), 15(14). https://doi.org/10.3390/su151411350
Inter-Agency Task Force on Climate Change and Disaster Risk Reduction. (2007). Disaster Risk Reduction Tools and Methods for Climate Change Adaptation. www.unisdr.org
IPCC. (2023). Summary for Policymakers. In: Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. In Climate Change 2021 – The Physical Science Basis (pp. 3–32). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009157896.001
Januar, W. (2025). Spatial Analysis of Vegetation Health and Land Surface Temperature During Dry Season to Support Food Security Januar Wijaya. Jurnal Semarak Kabumian, 3(1), 26–37. https://doi.org/https://jurnal.kebumenkab.go.id/index.php/jsk/article/view/335/52
Julianto, F. D., & Ediyanto. (2021). Analisis Sebaran Potensi Kekeringan Dengan Cloud Computing Platform di Kabupaten Grobogan. Jurnal Ilmiah Geomatika, 1(1). https://doi.org/10.31315/imagi.v1i1.4730
Li, L., Yuan, Y., & Wang, X. (2025). Deciphering Spatiotemporal Dynamics of Vegetation Drought Resilience in China. Forests, 16(5). https://doi.org/10.3390/f16050843
Maulana, J., & Bioresita, F. (2023). Monitoring of Land Surface Temperature in Surabaya, Indonesia from 2013-2021 Using Landsat-8 Imagery and Google Earth Engine. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1127(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1127/1/012027
Narulita, I., Rahayu, R., Kusratmoko, E., Supriatna, S., & Djuwansah, M. (2020). Ancaman Kekeringan Meteorologis di Pulau Kecil Tropis akibat Pengaruh El-Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) Positif, studi kasus: Pulau Bintan. Jurnal Lingkungan Dan Bencana Geologi, 10(3), 127. https://doi.org/10.34126/jlbg.v10i3.252
Nugroho, J., Zid, M., & Miarsyah, M. (2020). Potensi sumber air dan kearifan masyarakat dalam menghadapi risiko kekeringan di wilayah karst (Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Yogyakarta). Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 4(1), 438–447. https://doi.org/10.36813/jplb.4.1.438-447
Puspita, M. B., Aprilia, F., Sunaryo, S., Putro, T., Anggraeni, D., & Latifa, R. (2022). Sosialisasi Potensi Air Bawah Tanah (ABT) sebagai Upaya Pencegahan Kekeringan di Desa Jabung, Kabupaten Malang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(5), 1417–1422. https://doi.org/10.54082/jamsi.440
Ruuhulhaq, M. S., Algifahri, F., Redana Pitaloka, G., & Fyndiani, S. S. (2025). Comparison of Shoreline Extraction using Google Earth Engine and ArcGIS A Case Study in Jakarta Utara. Geomatika, 31(1), 9–20. https://doi.org/https://share.google/6qjCxv5bWPBYnuSiI
Sanjaya, S., Cantik, B. K. P., & Wardaningrum, A. S. (2024). Analisis Derajat Bencana Kekeringan di Pulau Jawa Akibat Fenomena El-Nino 2023. Jurnal Teknik Sumber Daya Air, 4(2), 115–126. https://doi.org/10.56860/jtsda.v4i2.124
Sutran, S., Suryanti, A., & Zulfikar, A. (2023). Indeks Antropogenik Mangrove di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Akuatiklestari, 7(1), 44–51. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v7i1.6236
Wahyuni, H., & Suranto. (2021). Dampak Deforestasi Hutan Skala Besar terhadap Pemanasan Global di Indonesia. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 148–162. https://doi.org/10.14710/jiip.v6i1.10083
Widyanti, R., Nasrullah, N., & Sulistyantara, B. (2025). Analisis Pengaruh Ruang Terbuka Hijau Terhadap Fenomena Urban Heat Island di Kota Depok, Jawa Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(2), 371–381. https://doi.org/10.14710/jil.23.2.371-381
Yuan, Y., Ye, X., Liu, T., & Li, X. (2023). Drought monitoring based on temperature vegetation dryness index and its relationship with anthropogenic pressure in a subtropical humid watershed in China. Ecological Indicators, 154. https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2023.110584
Zakariyah, M., Novi Silvia, & Evi Fitriana. (2025). Dinamika Indeks Kekeringan Terhadap Perubahan Iklim Di Sub-DAS Upper Brantas, Jawa Timur. Jurnal Geografi, Edukasi Dan Lingkungan (JGEL), 9(1), 1–14. https://doi.org/10.22236/jgel.v9i1.15074
DOI: https://doi.org/10.31764/geography.v14i1.37186
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan
Email: [email protected] | p-ISSN 2339-2835 | e-ISSN 2614-5529
EDITORIAL OFFICE:


