AGENSI PEMBENTUKAN BATIK SASAMBO SEBAGAI IDENTITAS KULTURAL DI NUSA TENGGARA BARAT
Abstract
Batik tidak hanya dipahami sebagai warisan budaya yang memiliki nilai estetika, tetapi juga sebagai medium simbolik dalam proses pembentukan identitas kultural. Batik Sasambo tidak lahir secara alami di NTB, melainkan lahir dari proses panjang. Titik awal kemunculannya berakar pada institusi pendidikan sebagai ruang produksi dan transmisi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kemunculan Batik Sasambo hingga diakui sebagai identitas kelokalan NTB. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemunculan Batik Sasambo bukan semata-mata inisiatif dari pemerintah daerah, melainkan melibatkan peran signifikan civitas akademika, khususnya guru-guru yang berasal dari Jawa, sebagai bagian dari program pemerataan pendidikan pada masa Orde Baru. Temuan ini menegaskan bahwa batik tidak sekadar artefak budaya, tetapi juga merupakan praktik kultural yang aktif dalam merespons perubahan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini berkontribusi memperluas kajian identitas budaya dengan menempatkan batik sebagai arena representasi dan konstruksi identitas dalam masyarakat multikultural seperti Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Giddens, A. (1984). The Constitution of Society: Outline of the Theory of Structuration. Cambridge: Polity Press.
Hayati, Ria H. (2018) Kontestasi Narasi Identitas Nusa Tenggara Barat pada Batik Sasambo. Depok: Universitas Indonesia.
Kartiwa, S. (1973). Kain Tenun Tradisional Nusa Tenggara. Jakarta: Jendral Pendidikan dan Kebudayaan.
Candra, I. A. I. (2021). Analisis motif batik Maluku dalam membangun pendidikan multikultural. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 19(2), 133–142. https://doi.org/10.21831/imaji.v19i2.44285
Dewi, P., & Budiwirman, B. (2020). Analysis of the symbolic meaning and cultural identity in Sarolangun batik arts Jambi Province. International Journal of Educational Dynamics, 2(2), 10–18. DOI:10.24036/ijeds.v2i2.266.
Fikriyah, F. N., Pramana Koesoemadinata, M. I., & Trihanondo, D. (2024). Motif batik sebagai representasi budaya pada revitalisasi interior Gedung Sarinah Jakarta. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(11). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i11.16913
Habib Aisyah Intan et al. (2024). Batik Semarang on Cultural Ecology Perspective: Characteristic of Visual Expression. Catharsis, 12(2). DOI: https://doi.org/10.15294/catharsis.v12i2.76364
Kapeanis, A., Iswatiningsih, D., Rohmah, S. A., & Dewi, P. C. (2025). Makna filosofis motif Batik sebagai identitas budaya masyarakat Lebak. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, 14(2)
Kartiwa, S. (1973). Kain Tenun Tradisional Nusa Tenggara. Jakarta: Jendral Pendidikan dan Kebudayaan.
Putri, D., & Izzati, F. (2021). Makna simbolis motif Batik produk Rumah Batik Minang di Nagari Panyakalan Kabupaten Solok Sumatera Barat. DESKOVI: Art and Design Journal, 4(1), 43–48. DOI:10.51804/deskovi.v4i1.966
Safitri, A. I., Sudarmawan, A., & Sudita, I. (2017). Batik Sasambo di Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah: Motif dan maknanya dalam kehidupan masyarakat lokal. Jurnal Pendidikan Seni dan Pendidikan Seni Rupa, 7(1). https://doi.org/10.23887/jjpsp.v7i1.11399
Shah, G. I. F., Pujaastawa, I. B. G., & Aliffiati. (2025). Makna dan fungsi Batik Sasambo bagi masyarakat Desa Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 7(7). https://doi.org/10.6578/triwikrama.v7i7.11610
Zuhro, A. R. (2024). Perkembangan desain batik kontemporer sebagai transformasi artistik dalam dinamika sosial budaya modern. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 7(1), 115–128.
Galih, B (2017). 2 Oktober 2009, UNESCO Akui Batik sebagai Warisan Dunia dari Indonesia https://nasional.kompas.com/read/2017/10/02/08144021/2-oktober-2009-unesco-akui-batik-sebagai-warisan-dunia-dari-indonesia?utm_source
Ahyar. 2018. Diwawancarai oleh Ria Hikmatul Hayati. SMKN 5 Mataram
Samsir. 2018. Diwawancari oleh Ria Hikmatul Hayati. Desa Sade.
DOI: https://doi.org/10.31764/historis.v10i2.38058
Refbacks
- There are currently no refbacks.
ALAMAT REDAKSI:
Program Studi Pendidikan Sejarah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Universitas Muhammadiyah Mataram






