MENANAMKAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN MELALUI EDUKASI SEJARAH KEPADA GENERASI MUDA PADA SISWA MTS DAN MA DARUL MUJAHIDIN NW SUWANGI, KEC. SAKRA, KAB. LOMBOK TIMUR
Abstract
ABSTRAK
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda melalui edukasi sejarah di MTs dan MA Darul Mujahidin NW Suwangi. Program ini dilatarbelakangi oleh melemahnya semangat nasionalisme di kalangan siswa akibat pengaruh globalisasi, perkembangan media digital, serta rendahnya pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan melalui empat tahapan kegiatan, yaitu diskusi tematik, pemutaran film sejarah, permainan edukatif, dan kunjungan ke tempat bersejarah. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket sikap nasionalisme, lembar observasi partisipasi siswa, refleksi tertulis, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman sejarah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pemahaman sejarah siswa dari 61,4 pada pre-test menjadi 82,7 pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 34,7%. Selain itu, hasil observasi menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa dari kategori sedang menjadi tinggi, serta penguatan sikap nasionalisme berdasarkan angket dan refleksi tertulis siswa. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Edukasi sejarah terbukti efektif sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang beridentitas nasional, religius, dan berwawasan sejarah. Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan di berbagai lembaga pendidikan untuk memperkuat karakter kebangsaan di tengah tantangan era digital.
Kata kunci: Nilai kebangsaan, Edukasi sejarah, Generasi muda, Madrasah, Nasionalisme.
ABSTRACT
This community service activity aims to instill and strengthen national values in the younger generation through historical education at MTs and MA Darul Mujahidin NW Suwangi. This program was motivated by the weakening spirit of nationalism among students due to the influence of globalization, the development of digital media, and a low understanding of the nation's history. The implementation method uses a participatory approach carried out through four stages of activities, namely thematic discussions, historical film screenings, educational games, and visits to historical sites. The evaluation of activities was carried out using a nationalism attitude questionnaire, student participation observation sheets, written reflections, as well as pre-tests and post-tests to measure historical understanding. The evaluation results showed an increase in the average score of students' historical understanding from 61.4 on the pre-test to 82.7 on the post-test, with an increase of 34.7%. In addition, the observation results showed an increase in student active participation from moderate to high, as well as a strengthening of nationalism based on student questionnaires and written reflections. This activity also strengthened cooperation between universities and Islamic educational institutions in supporting the implementation of the Tri Dharma Perguruan Tinggi (Three Pillars of Higher Education). History education has proven to be effective as a means of shaping the character of the younger generation with a national identity, religious values, and historical insight. It is hoped that this activity can be developed further.
Keywords: National values, History education, Young generation, Madrasah, Nationalism.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akhmadiyanto, S., & Hanif, M. (2023). Pembelajaran Sejarah Indonesia: Membangun Wawasan Kebangsaan dan Sikap Nasionalisme Siswa MAN 1 Banyumas. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 6(2), 83–106.
Aldi Cahya, & Tarunasena. (2024). Peranan Pembelajaran Sejarah Sebagai Upaya Membentuk Karakter Peserta Didik Pada Kurikulum Merdeka. Visi Sosial Humaniora, 5(1), 194–205. https://doi.org/10.51622/vsh.v5i1.2332
Aliyah, S., Pranoto, R. A., Agustin, E. R., & Trisetiyoko, D. (2025). Peran Sejarah Dalam Pembentukan Karakter Dan Identitas Bangsa. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(1), 64–74. https://doi.org/10.47662/pedagogi.v11i1.952
Arifin, M. Z. (2023). Strategi Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Nilai-Nilai Kebangsaan pada Anak Usia Dini. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(1), 42–50. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.3007
Azil Hanifa Azzahra, Najmi Nawry, & Sasmi Nelwati. (2024). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Identitas Nasional. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 3(2), 23–31. https://doi.org/10.58192/sidu.v3i2.2287
Dewanto, R., Ramadhan, A. R., Firdaus, F. F., Mozrapa, E. S., & Hidayat, T. (2023). Menumbuhkan Sikap Karakter Kebangsaan Melalui Pendidikan Sejarah pada Era Disrupsi Abad-21. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(2), 343. https://doi.org/10.32884/ideas.v9i2.1307
Hadijaya, Y., Novita, W., & Yusdiana, E. (2025). Pendidikan Sebagai Proses Transformasi Kebudayaan. ALACRITY : Journal of Education, 276–287. https://doi.org/10.52121/alacrity.v5i1.645
Irmania, E. (2021). Upaya mengatasi pengaruh negatif budaya asing terhadap generasi muda di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 23(1), 148–160. https://doi.org/10.26623/jdsb.v23i1.2970
Julfian, J., Rejeki, S., Handayani, S., Sarilan, S., Rizki, A. N., & Lasmi, L. (2023). Peranan Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Rasa Cinta Tanah Air pada Siswa. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 210–224. https://doi.org/10.23917/jkk.v2i4.162
Lionar, U., & Fithriah, R. (2023). Analisis Nilai Pendidikan Karakter pada Tokoh Sejarah Lokal Sumatera Barat Sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Paedagogy, 10(1), 277. https://doi.org/10.33394/jp.v10i1.6006
Muliardi, M. (2023). Mengembangkan kreativitas dan karakter bangsa melalui Kurikulum Merdeka di Madrasah. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.56113/takuana.v2i1.68
Nur Asyifa Ananda, & Noorazmah Hidayati. (2024). Menggali Makna dan Pentingnya Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Dalam Membangun Karakter Generasi Muda di Era Modern. Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 2(1), 110–121. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i1.285
Penelitian, J., Pengabdian, D., Penelitian, J., & Pengabdian, D. (n.d.). SEMAYO : SEMAYO : 2(2), 51–61.
Saputro, R. A. (2022). Peran Pembelajaran Sejarah Dalam Mempersiapkan Generasi Emas Melalui Penanaman Nilai Karakter Nasionalime. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 5(3), 141. https://doi.org/10.20961/shes.v5i3.59309
Syahfitri, Dinda, H. (2024). Jurnal Inovasi Pendidikan. Jurnall Inovasi Pendidikan, 6(1), 52–61. https://journalpedia.com/1/index.php/jip/article/view/1285
Tangga, R., Kepolisian, D. I., Kota, R., & Kota, G. (2025). Jp : Jurnal Polahi. 3(1), 59–72.
Waruwu, R. M., Waruwu, A. L., Nasozaro, H. O., Akuatik, S. D., Nias, U., Mau, K., & Digital, E. (2025). Pandangan remaja terhadap identitas nasional di era digital dan globalisasi. 3(1), 42–53.
Yulianto, R. (2020). Implementasi budaya madrasah dalam membangun sikap moderasi beragama. Edukasia: jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 111–123. https://doi.org/10.62775/edukasia.v1i1.12
Zachary, H., Supriatna, N., & Saripudin, D. (2025). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Siswa dalam Pembelajaran Sejarah. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1111–1119. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1658
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v4i3.35575
Refbacks
- There are currently no refbacks.
