PENGUATAN NILAI TAMBAH METE DAN PAKAN FERMENTASI UNTUK KETAHANAN EKONOMI DESA SIGAR PENJALIN
Abstract
ABSTRAK
Para petani dan peternak di Desa Sigar Penjalin dihadapkan pada permasalahan terkait rendahnya nilai tambah komoditas jambu mete, inefisiensi usaha ternak akibat keterbatasan pakan di musim kemarau, lemahnya pembukuan, dan akses pasar pascagempa serta pandemi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas produksi bernilai tambah, memperkuat manajemen usaha, dan membuka akses pemasaran offline dan online bagi kelompok tani briuk patuh dan kelompok ternak briuk maju. Metode meliputi sosialisasi, diskusi kelompok terarah, pelatihan teknis berupa pembuatan abon dari daging mete dan pembuatan kacang mete dari biji mete, pembuatan pakan fermentasi, pendampingan manajerial berupa literasi keuangan, pencatatan keuangan digital, branding dan kemasan produk, serta pemasaran online. Sebesar 80% peserta mengalami kenaikan literat finansial dan 75% mengadopsi pencatatan digital, dengan evaluasi pre dan post test. Melalui implementasi yang diberikan pada kegiatan ini, dapat produksi kacang mete sebanyak 200 kg/bulan, dapat memproduksi abon daging mete sebanyak 30–50 kg/bulan, dapat memproduksi pakan fermentasi sebanyak 200 kg/bulan, dan pembuatan toko online di e-commerce shopee serta marketplace facebook. Integrasi teknologi tepat guna, inovasi pengolahan produk, dan manajemen keuangan serta pemasaran efektif meningkatkan kemandirian ekonomi lokal.
Kata kunci: Pemberdayaan Desa; Jambu Mete; Pakan Fermentasi; Pemasaran Online; Keuangan Digital.
ABSTRACT
Farmers and livestock breeders in Sigar Penjalin Village are faced with challenges related to low cashew value, livestock business inefficiency due to limited feed during the dry season, weak bookkeeping, and market access following the earthquake and pandemic. The objective of this activity was to increase value-added production capacity, strengthen business management, and open offline and online marketing access for the Briuk Patuh farmer group and the Briuk Maju livestock group. Methods included outreach, focus group discussions, technical training in the form of making shredded cashew meat and making cashew nuts from cashew kernels, making fermented feed, managerial assistance in the form of financial literacy, digital financial recording, product branding and packaging, and online marketing. Eighty percent of participants experienced an increase in financial literacy and 75% adopted digital recording, with pre- and post-test evaluations. Through the implementation provided in this activity, cashew nut production can reach 200 kg/month, can produce 30–50 kg/month of cashew meat shredded cashew meat, can produce 200 kg/month of fermented feed, and can create online stores on the e-commerce platform Shopee and the Facebook marketplace. Integration of appropriate technology, product processing innovation, and effective financial and marketing management increases local economic independence.
Keywords: Village Empowerment; Cashew Nuts; Fermented Feed; Online Marketing; Digital Finance.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anugrah, R. A., Rachmawati, P., & Gunawan, B. (2021). Peningkatan Kualitas Pakan Fermentasi Ternak Sapi Dengan Teknologi Mesin Pencacah Rumput. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 57–63. https://doi.org/10.18196/ppm.31.145
Ayu Fitri, D., Zairina, Z., Eko Haryansyah, S., Faisol, F., & Sofa, S. (2021). Analysis Of Cashew Commodity Potential In Sampang Regency Dian. Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital, 4(1), 167–186. https://doi.org/https://doi.org/10.58222/jemakbd.v3i2.1230
Ediset, E., Martaguri, I., Anas, A., Indrayani, I., Foci, Y. R., & Khairi, F. I. (2023). Teknologi Pakan Silase Dan Fermentasi Untuk Perbaikan Usaha Peternakan Sapi Di Desa Padang Cakur Kota Pariaman. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 6(3), 171–181. https://doi.org/10.25077/jhi.v6i3.672
Fadly, H. D., & Sutama, S. (2020). Membangun Pemasaran Online Dan Digital Branding Ditengah Pandemi Covid-19. Jurnal Ecoment Global, 5(2), 213–222. https://doi.org/10.35908/jeg.v5i2.1042
Ihsan, Timisela, N. R., & Leatemia, E. D. (2023). Strategi Pengembangan Agribisnis Jambu Mete Cashews Agribusiness Development Strategy. Urnal Sosial Ekonomi Pertanian, 19(1), 29–38. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep
Laili Hidayati, N. (2018). Pengaruh Viral Marketing, Online Consumer Reviews Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Shopee Di Surabaya. Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), 06(3), 77–84.
Lambu Apu, F., Gideon rohi, J., & Arrasyid, B. (2022). Efisiensi Saluran Pemasaran Jambu Mete Di Desa Lailunggi. Jurnal Sains Agribisnis, 2(2), 63–72. https://doi.org/10.55678/jsa.v2i2.763
Lestari, R. I., Santoso, D., & Indarto, I. (2021). Meningkatkan literasi keuangan digital pada pelaku UMKM melalui sosialisasi gerakan nasional non-tunai. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 4(3), 378. https://doi.org/10.33474/jipemas.v4i3.10947
Wahyuni, E., & Amin, M. (2021). Manajemen Pemberian Pakan Sapi Bali. Jurnal Peternakan Lokal, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.46918/peternakan.v2i1.829
Yanti, N., & Dewi, S. (2023). Manajemen Keuangan dan Pemasaran UMKM Dalam Perspektif Islam Sebagai Upaya Menekan Angka Kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(02), 2504–2509.
Yanti, N., Dewi, S., & Hulaimi, A. (2023). Sharia Based Financial Management in the Mushroom Farming Women ’ s Business Group in The Taman Sari Village. 9(01), 455–462.
Yolanda, S., Shaddiq, S., Faisal, H., & Kurnianti, I. (2023). Peran Manajemen Keuangan Digital Dalam. 2(1), 23–32. https://doi.org/10.56744/irchum.v1i2.31
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v4i3.36348
Refbacks
- There are currently no refbacks.
