WASPADA KEDALUWARSA TERSEMBUNYI: SOSIALISASI PENENTUAN BEYOND USE DATE (BUD) DI APOTEK
Abstract
ABSTRAK
Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara Expired Date (ED) dan Beyond Use Date (BUD) berisiko terhadap keamanan terapi obat di rumah. Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis pengunjung Apotek Melia HKSN Banjarmasin dalam membedakan konsep ED dan BUD, serta mampu menetapkan batas aman penggunaan berbagai sediaan farmasi. Tahapan promosi Kesehatan ini diawali dengan fase persiapan melalui observasi situasi mitra dan penyusunan kuesioner. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka pada 14 sampai dengan 16 Oktober 2025 dengan melibatkan 19 responden dari berbagai latar belakang pendidikan. Metode intervensi menggunakan media leaflet yang disertai edukasi persuasif, sesi diskusi, serta simulasi langsung terhadap perhitungan BUD sediaan obat. Evaluasi keberhasilan kegiatan diukur segera setelah intervensi melalui perbandingan skor pre-test dan post-test yang erdiri dari 10 butir pertanyaan kuesioner benar-salah. Hasil menunjukkan peningkatan literasi kesehatan yang signifikan, dimana 15 responden (78,9%) mengalami kenaikan skor pengetahuan. Penguatan pemahaman paling substantif ditemukan pada sediaan sirup kering (dari 32% menjadi 89%) dan puyer yang mencapai Tingkat pemahaman sempurna yaitu 100%. Promosi Kesehatan ini terbukti efektif dalam memberdayakan Masyarakat dalam menjaga mutu dan keamanan obat yang disimpan di lingkungan keluarga.
Kata kunci: Beyond Use Date; Apotek; Sediaan Farmasi; Edukasi Obat.
ABSTRACT
The public's lack of understanding regarding the difference between Expired Date (ED) and Beyond Use Date (BUD) poses a risk to the safety of home drug therapy. This health promotion activity aims to improve the understanding and practical skills of visitors to the Melia HKSN Banjarmasin Pharmacy in differentiating the concepts of ED and BUD, as well as being able to determine the safe limits for the use of various pharmaceutical preparations. The health promotion stage begins with a preparation phase through observation of partner situations and the preparation of questionnaires. The activity was implemented face-to-face from October 14 to 16, 2025, involving 19 respondents from various educational backgrounds. The intervention method used leaflets accompanied by persuasive education, discussion sessions, and direct simulations of calculating BUD for drug preparations. Evaluation of the activity's success was measured immediately after the intervention by comparing pre-test and post-test scores consisting of 10 true-false questionnaire questions. The results showed a significant increase in health literacy, where 15 respondents (78.9%) experienced an increase in knowledge scores. The most substantial increase in understanding was found in dry syrup preparations (from 32% to 89%) and powders, which achieved a perfect understanding level of 100%. This health promotion program has proven effective in empowering communities to maintain the quality and safety of medicines stored within the family.
Keywords: Beyond Use Date; Pharmacy; Pharmaceutical Preparations; Drug Education.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badan Pusat Statistik. (2025, December 12). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk3NCMy/persentase-penduduk-yang-mengobati-sendiri-selama-sebulan-terakhir--persen-.html
Carstensen, J. T., & Rhodes, C. T. (2017). Drug Stability, Principles and Practices. In European Journal of Pharmaceutics and Biopharmaceutics (3rd ed., Vol. 53). Marcel Dekker. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:95581612
Cokro, F., Arrang, S. T., Solang, J. A. N., & Sekarsari, P. (2021). The Beyond-Use Date Perception of Drugs in North Jakarta, Indonesia. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 10(3), 172–179. https://doi.org/10.15416/ijcp.2021.10.3.172
Cokro, F., Chiara, M. A., Arrang, S. T., & Hendra, O. S. (2023). Indonesian Pharmacists’ Application of Beyond-Use Date Interventions to Patients and Its Contributing Factors: A Cross-Sectional Study. Hospital Pharmacy, 58(6), 628–633. https://doi.org/10.1177/00185787231179833
Fernanda, M. A. H. F., & Kusumo, G. G. (2023). Penyuluhan Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Beyond Use Date Sediaan Obat pada Swamedikasi Secara Daring. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS), 7(4), 317–323. http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/PAMAS
Huynh-Ba, K. (2010). Pharmaceutical Stability Testing to Support Global Markets (1st ed.). Springer New York. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/978-1-4419-0889-6
Nilansari, A. F., Wardani, S., & Widyawarman, D. (2022). Edukasi Beyond Use Date Obat Rumah Tangga di Desa Demangan Kecamatan Gondokusuman. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 771–777. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i2.1995
Nurbaety, B., Rahmawati, C., Lenysia, B., Anjani, P., Iqbal, S., & Akbar, I. (2022). Pengaruh Pelayanan Informasi Obat Terhadap Tingkat Pengetahuan Beyond Use Date Obat. Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(2).
Pertiwi, G. S., Aini, S. R., & Hajrin, W. (2021). Tingkat Pengetahuan Mahasiswa program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Tentang Byeond Use Date Obat. Jurnal Kedokteran UNRAM, 10(2), 435–440.
Pramestutie, H. R., Lllahi, R. K., Hariadini, A. L., Ebtavanny, T. G., & Aprilia, T. E. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dalam Mengelola Obat Sisa, Obat Rusak dan Obat Kedaluarsa. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi (Journal of Management and Pharmacy Practice), 11(1), 25. https://doi.org/10.22146/jmpf.58708
Priyambodo, B. (2016). Lama Obat Bisa Digunakan Setelah Segel Dibuka. Tribun Jogja, 13.
Rosanti, D. A., Sari, S. O., Sari, S. R., Mahendra, R. R., Nahdha, N., Helsawati, H., Fridewini, A., Rahmi, N., Sandi, D. A. D., Sari, O. M., Jenah, R. A., & Hafizah, N. (2023). Edukasi Beyond Use Date dan Expired Date pada Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Martapura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 1(4), 128. https://doi.org/10.20527/jpmp.v1i4.10888
Sari, O. M., Anwar, K., & Putri, I. P. (2021). Tingkat Pengetahuan Dalam Penyimpanan dan Pembuangan Obat di Rumah Pada Masyarakat Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Cendekia Journal of Pharmacy, 5(2), 145–155.
The United State Pharmacopeia. (2018). The National Formulary, USP 41-NF 36. United States Pharmacopeia Convention.
Zulkarni, R., Tobat, S. R., & Aulia, S. F. (2019). Perilaku Masyarakat Dalam Swamedikasi Obat Tradisional dan Modern di Kelurahan Sapiran Kecamatan Aur Birugo Tiga Baleh Kota Bukittinggi. Jurnal Kesehatan: STIKES Prima Nusantara Bukittinggi, 10(1), 1–5. http://ejurnal.stikesprimanusantara.ac.id/
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i1.38582
Refbacks
- There are currently no refbacks.
