PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK SEBAGI BAHAN BAKU PEMBUATAN ECOENZIM GUNA MEMPERBAIKI KUALITAS AIR SUNGAI DI DESA SIGUMPAR
Abstract
ABSTRAK
Pengelolaan limbah organik rumah tangga yang kurang optimal masih menjadi tantangan lingkungan di wilayah pedesaan, khususnya di Desa Sigumpar. Akumulasi sisa buah dan sayuran tanpa pengolahan berisiko mencemari lingkungan dan menurunkan kualitas perairan sungai setempat. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga Desa Sigumpar dalam mentransformasi limbah organik menjadi ecoenzim melalui teknik fermentasi, sekaligus sebagai upaya pemulihan kualitas air sungai. Metode pelaksanaan dilakukan dengan melibatkan 10 peserta masyarakat Desa Sigumpar dengan lama waktu pelaksanaan selama dua minggu. Tahapan kegiatan dimulai dari tahap koordinasi, tahap pelaksana kegiatan, tahap aplikasi dan implementasi lapangan, dan tahap monitoring dan evalusi. Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat berhasil memproduksi sekitar 40 liter cairan ecoenzim dari limbah rumah tangga dan 90% masyarakat mengerti cara membuat ecoenzim. Evaluasi program dilakukan secara deskriptif dengan memantau proses produksi, antusiasme peserta, serta kondisi awal aliran sungai sebagai sasaran aplikasi produk.
Kata kunci: Limbah Organik; Ecoenzim; Kualitas Sungai.
ABSTRACT
Suboptimal management of household organic waste remains an environmental challenge in rural areas, particularly in Sigumpar Village. The accumulation of unprocessed fruit and vegetable waste poses a risk of environmental pollution and degrading the quality of local river water. This community service program aims to educate and train the community in transforming organic waste into eco-enzymes through fermentation techniques, while simultaneously restoring river water quality. The implementation method was carried out through direct practical mentoring involving 10 community participants. The activity results showed that the community successfully produced approximately 40 liters of eco-enzyme liquid from household waste, and 90% of the community understood how to make eco-enzymes. The program evaluation was conducted descriptively by monitoring the production process, participant enthusiasm, and the initial condition of the river flow as the target application of the product.
Keywords: Organic Waste; Ecoenzymes; River Quality.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustin, M., Pratami, G. D., & Agustrina, R. (2025). Efektivitas Ekoenzim Kulit Pisang Kepok Manado Muda sebagai Insektisida Nabati terhadap Hama Penghisap Buah Kakao (Helopeltis sp.). Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 80-87.
Anriawan, R. (2025). Peningkatan Kesadaran Dan Keterampilan Masyarakat Dalam Pengolahan Limbah Organik Melalui Edukasi Pembuatan Eco-Enzyme. Kabelo, 1(1), 11-16.
Antriyandarti, E., Barokah, U., Rahayu, W., Ani, S. W., Marwanti, S., Ferichani, M., & Irawan, S. (2025). Pengembangan Ekonomi Sirkular untuk Pengelolaan Sampah Organik di Desa Senden, Kabupaten Magelang. Warta LPM, 1-10.
Bagiastra. I.K, Damayanti, S. L. P., Lusiantari, D., Idrus, S., Rizky, F., & Fadilah, F. (2025). Pemberdayaan Guru Paud melalui Inovasi Eco-Enzim untuk Pengurangan Limbah Organik dan PembentukanKarakter Peduli Lingkungan. Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis, 5(2), 156-162.
Budiyanto, C. W., Yasmin, A., Fitdaushi, A. N., Rizqia, A. Q. S. Z., Safitri, A. R., Anggraeni, D. N., Farhana, K. H., Alkatiri, M. Q., Perwira, Y. Y., & Pratama, Y. A. (2022). Mengubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzym Multifungsi: Inovasi di Kawasan Urban. Dedikasi: Community Service Reports, 4(1), 31–38.
Gelu, A., Dolo, F. X., Kua, M. Y., Pare, P. Y. D., & Dhone, M. A. (2025). Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Ekoenzim Sebagai Solusi Inovatif Dalam Pengelolaan Sampah Organik. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 1538-1544.
Handajani, M., Istianah, I., Budiningrum, D. S., & Purwanti, H. (2026). Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Pancasila Tlogosari Kulon melalui Pilah Sampah Eco-Enzim Biopori dan Komposter. Jurnal Pengabdian KOLABORATIF, 4(1), 76-86.
Heltina, D., Waruwu, D., Amelia, R., & Yovi, M. Y. M. (2025). Pengembangan Usaha Pertanian Masyarakat Desa Pekan Tua Dengan Pemanfaatan Limbah Dapur melalui Eco-Enzyme. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(4), 1333-1338.
Istanti, A., Purwaningtyas, A., Utami, S. W., Syaputri, Y., Rahmadani, S. H. I., Herlambang, W. C. N., & Kartika, H. U. (2026). Empowering the Gitik Tourism Village Community Through the Rumah Herbal Eco-Enzyme (Hecker) as Emerging Village Edutourism: Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Gitik Melalui Rumah Herbal Eco-Enzyme (Hecker) Sebagai Rintisan Wisata Edukasi. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 80-90.
Pasaribu, K. M., Damanik, W., Tampubolon, N. U., Parapat, A. L., & Purba, K. T. B. (2025). Edukasi pengelolaan sampah organik untuk peningkatan kesehatan di desa bandar tengah. Bhakti Nagori, 5(1), 72-81.
Prameswari, A. B., Taruna, E. E., Widodo, A. N., & Arum, D. P. (2025). Sosialisasi Pemanfaatan Kulit Buah Yang Di Fermentasi Sebagai Eco Enzym Di Desa Kalipecabean. Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(01), 41-46.
Rizkiana, C., Arfiani, N. D., Naswa, A. C. P., Prawira, T. D., & Anggriyanto, N. I. P. (2025). Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Berbasis Kompos Takakura di Kelurahan Kertosari Tahun 2025: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 7429-7437.
Siregar, I. M., Hakim, A. R., Jailani, M., Pratama, R., Azzahra, R. S., Panjaitan, Z. T., Witra, L. (2025). Pengelolaan Ecoenzim Pertanian dari Limbah Organik Dapur di Desa Simpang Dolok. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 2069-2076.
Suhartini, S., Octavia, B., Aminatun, T., & Aulia, F. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah organik menjadi ekoenzim multi guna dan ramah lingkungan. Jurnal Abdi Insani, 12(2), 777-786.
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i2.39327
Refbacks
- There are currently no refbacks.

5.png)
