UPAYA PENATAAN RUANG DAN SOLUSI PENGENDALIAN KEPADATAN PENDUDUK AKIBAT PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI DESA TERONG TAWAH, KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstract
Abstrak: Peningkatan pembangunan perumahan di Desa Terong Tawah telah memicu densifikasi ruang, perubahan struktur sosial-ekonomi, serta penurunan daya dukung lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pembangunan perumahan terhadap kepadatan penduduk, mengevaluasi efektivitas kebijakan penataan ruang, dan merumuskan strategi pengendalian yang relevan. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis Miles–Huberman, ditemukan bahwa konsentrasi permukiman di koridor utama tidak diimbangi kesiapan infrastruktur dan lemahnya koordinasi regulatif antara desa, kabupaten, dan pengembang. Temuan penelitian menegaskan urgensi penguatan regulasi lokal, optimalisasi kolaborasi multipihak, serta pemanfaatan data spasial dan partisipasi masyarakat sebagai dasar tata kelola ruang. Secara ringkas, pengendalian kepadatan menuntut model penataan ruang yang lebih integratif, adaptif, dan berkelanjutan.
Abstract: The rapid expansion of housing development in Terong Tawah Village has generated spatial densification, shifts in socio-economic structures, and a decline in environmental carrying capacity. This study aims to analyze the impacts of housing development on population density, assess the effectiveness of existing spatial planning policies, and formulate appropriate density-control strategies. Using a qualitative approach and Miles–Huberman analysis, the findings indicate that the concentration of new settlements along the main corridor is not supported by adequate infrastructure and is exacerbated by weak regulatory coordination between village authorities, the district government, and developers. The study highlights the necessity of strengthening local regulations, enhancing multi-stakeholder collaboration, and utilizing spatial data and community participation as foundations for spatial governance. Overall, effective density control requires an integrated, adaptive, and sustainable spatial planning model.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdurrohim, A. (2024). Pengelolaan Dan Perencanaan Sumber Daya Air: Tantangan, Solusi, Dan Peran Masyarakat Dalam Era Perubahan Iklim. No. October.
Desmawan, D., Nuraisah, A., Mumtaz, A., Fadhilah, M. F., Aufa, F. S., & Malihati, L. (2024). Dampak Pengalihan Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Permukiman dan Industri di Kawasan Kabupaten Bekasi. Bursa: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 3(3), 115–121.
Handini, N., Darwina, M., & Pangestoeti, W. (2025). Peran Pemerintah Daerah Dalam Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Lokal Melalui Inovasi Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(5), 964–986.
Haryono, N., Rahayu, A. Y. S., & Soeling, P. D. (2024). Systemic leadership in sustainable collaborative governance: A case study of urban green space management in Surabaya Kepemimpinan sistemik pada tata kelola kolaboratif berkelanjutan: Studi kasus pengelolaan ruang hijau perkotaan di Surabaya. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 37(3), 329–346.
Hilman, C. (2024). KONTRIBUSI PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL DAN INOVASI. Prosiding Seminar Nasional Indonesia, 2(3).
Indonesia, S. (n.d.). Statistik Perumahan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Hasil Sensus Penduduk 2010). Statistics Indonesia.
Isra, M., Sakti, H. H., Radhinal, Y., & Ahmad, D. N. A. (2025). Rekonstruksi Ruang Peri-Urban: Interaksi Sosial-Ekonomi Dalam Dinamika Kutub Pertumbuhan dan Proses Gentrifikasi di Kawasan Perkotaan Bulukumba. Jurnal Peweka Tadulako, 4(1), 1–17.
Jordan, N. A., & Ulimaz, M. (2019). Hubungan Antara Perilaku Masyarakat dan Pembentukan Ruang Publik (Studi Kasus: Permukiman Tepi Sungai Manggar). Jurnal Arsitektur BORDER, 1(2), 61–71.
Kinanti, A. S., & Handayani, W. (2013). Perkembangan wilayah peri urban: Kajian pada perspekstif demografi dan kondisi sosial ekonomi masyarakat (studi kasus: Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman). Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 2(3), 727–737.
Kristiyanto, E. N. (2017). Kedudukan kearifan lokal dan peranan masyarakat dalam penataan ruang di daerah. Rechts Vinding, 6(2), 151–169.
Latief, I., Sastrawati, I., & Wahyuni, S. (2025). Kolaborasi Multi-Aktor Dalam Memetakan Indikator Prioritas Pada Masalah Kesehatan Perkotaan Dengan Pendekatan Partisipatif Di Kota Makassar. Abdi Swadaya, 1(1), 68–78.
Marfu’ah, I. N. (2023). Analisis Hubungan Urban Form dengan Tingkat Ketahanan Kota di Wilayah Peri-Urban (WPU) Kota Surakarta Tahun 2023.
Maulana, F. (2024). ANALISIS RENCANA PENATAAN RUANG BERDASARKAN QANUN NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2012-2032. Universitas Malikussaleh.
Nazmul Mutaqin, N. (2021). Dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perumahan pada perubahan sosial ekonomi masyarakat: studi di desa duren kecamatan Klari kabupaten Karawang. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
NOVIANTO, A. (2024). ANALISIS SPASIAL URBAN EXPANSION DI KAWASAN STRATEGIS NASIONAL (KSN) GERBANGKERTOSUSILA. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Oktavio, L. I. S. (2024). Evaluasi implementasi sistem informasi akuntansi penjualan pada perusahaan developer real estate: Studi kasus pada Pt Jasa Inanta Property, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Qoyyim, Z. U. (2021). Strategi Penataan Bangunan Dan Lingkungan Melalui Pengendalian Izin Mendirikan Bangunan (IMB)(Studi Kasus: Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti). Universitas Islam Riau.
Rangkuti, A., & Mesra, R. (2024). Dampak urbanisasi pada interaksi sosial dan struktur keluarga dalam masyarakat modern. COMTE: Journal of Sociology Research and Education, 1(3), 107–115.
Rizkia, A. (2018). DAMPAK PENGEMBANGAN LAHAN SKALA BESAR TERHADAP WILAYAH PERI-URBAN (STUDI KASUS: KECAMATAN CIKARANG SELATAN, KABUPATEN BEKASI). Institut Teknologi Sains Bandung.
Santosa, E. (2014). Model Pengembangan Imbal Jasa Lingkungan Kolam Retensi Tawang Berkelanjutan. Program Doktor Ilmu Lingkungan.
Suprayogi, S., Margaretha Widyastuti, M. T., Cahyadi, A., Sekaranom, S. A. B., Fadlillah, L. N., Christanto, N., & Budiman, S. (2024). Hidrologi perkotaan: teori, Permasalahan Dan solusi. Deepublish.
Surya, I. B., & Taibe, P. (2022). Transormasi Spasial dan Perubahan Sosial Komunitas Lokal: Perspektif Dinamika Pembangunan Kawasan Kota Baru. Chakti Pustaka Indonesia.
Sutaryono, S. (2023). Penataan Ruang Berbasis Komunitas: Pemberdayaan Masyarakat dalam Manajemen Lahan Perkotaan.
Wardhana, A. F. G. (n.d.). Partisipasi Masyarakat dalam Penataan Ruang Kawasan Perkotaan. Nasional Kebebasan Sipil 2023, 131.
Widjaya, R. I., & Damayanti, I. (2025). Dinamika Kewenangan Tata Ruang Desa: Tantangan dan Peluang dalam Pembangunan Berkelanjutan. Journal of Sibermu Law Review, 1(1), 14–22.
Widyawati, K., Ernawati, A., & Dewi, F. P. (2015). Peranan ruang terbuka publik terhadap tingkat solidaritas dan kepedulian penghuni kawasan perumahan di Jakarta. Faktor Exacta, 4(3), 246–260.
Zulfa, N. R. (2020). KAJIAN POLA PEREMBETAN URBAN SPRAWL BERDASARKAN PERTUMBUHAN PERUMAHAN DI WILAYAH PERI URBAN KECAMATAN MRANGGEN. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
DOI: https://doi.org/10.31764/jeptec.v3i1.37456
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Journal of Environmental Policy and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.