ANALISIS PENGARUH TEMPAT DAN LAMA PENYIMPANAN AIR MINUM ISI ULANG TERHADAP KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI
Abstract
Abstrak: Air Minum Isi Ulang (AMIU) banyak digunakan masyarakat sehingga kualitas mikrobiologinya perlu dijaga hingga air dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan Escherichia coli pada air baku dan air produksi, menganalisis pengaruh lama penyimpanan selama tujuh hari, serta membandingkan keberadaan Escherichia coli pada penyimpanan di dalam dan di luar ruangan. Penelitian ini menggunakan metode Most Probable Number (MPN) pada sampel air baku, air produksi hari ke-0 serta air yang disimpan selama tujuh hari di dalam dan di luar ruangan. Data dianalisis menggunakan Independent Samples t-test, One-Way ANOVA, dan uji post hoc tukey. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Escherichia coli pada air baku sebesar 32.000 MPN/100 mL dan air produksi sebesar 1.080 MPN/100 mL. Setelah tujuh hari penyimpanan, rata-rata Escherichia coli meningkat menjadi 1.300 MPN/100 mL pada penyimpanan di dalam ruangan dan 1.740 MPN/100 mL pada penyimpanan di luar ruangan. Hasil Independent Samples t-test menunjukkan bahwa perbedaan antara air baku dan air produksi tidak signifikan secara statistik dengan nilai p=0,148. Hasil One-Way ANOVA dan uji post hoc tukey juga menunjukkan bahwa lama dan tempat penyimpanan tidak memberikan perbedaan yang signifikan dengan p=0,743. Berdasarkan hasil tersebut, proses pengolahan menurunkan jumlah Escherichia coli, tetapi bakteri masih ditemukan pada air produksi sedangkan lama dan tempat penyimpanan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Penelitian ini penting sebagai informasi bagi produsen dan konsumen dalam menjaga kualitas mikrobiologi air minum isi ulang selama proses pengolahan dan penyimpanan
Abstract: Refill Drinking Water (RDW) is widely used by the public, making it important to maintain its microbiological quality until consumption. This study aimed to determine the presence of Escherichia coli in raw water and treated water, analyze the effect of seven days of storage conditions. The study used the Most Probable Number (MPN) method on raw water samples, Day-0 treated water, and water stored for seven days under indoor and outdoor conditions. The data were analyzed using the Independent Samples t-test, One-Way ANOVA, and Tukey’s post hoc test. The result showed an average Escherichia coli concentration of 32,000 MPN/100 mL in raw water and 1,080 MPN/100 mL in treated water. After seven days of storage, the average Escherichia coli concentration increased to 1,300 MPN/100 mL under indoor storage and 1,740 MPN/100 mL under outdoor storage. The Independent Samples t-test showed that the difference between raw water and treated water was not statistically significant, with p=0.149. The One-Way ANOVA and Tukey’s post hoc test also showed that storage duration and storage location did not result in significant differences, with p=0.743. Based on these results, the treatment process reduced the number of Escherichia coli, but the bacteria were still detected in treated water, while storage duration and storage location did not show significant differences. This study provides useful information for producers and consumers in maintaining the microbiological quality of refill drinking water during treatment and storage.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adeniyi, O. A., & Jimoh, O. M. (2024). Decontamination potential of ultraviolet type C radiation in water treatment systems: Targeting microbial inactivation. Water, 16(19). https://doi.org/10.3390/w16192714
Afida, A. N., Yushardi, & Sudarti. (2022). Potensi sinar ultraviolet-C terhadap jumlah bakteri sebagai upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 13(1), 1–6.
Ahmed, T. A., Emad, M., & Bkary, M. (2021). Impacts of temperature alteration on the drinking water quality stored in plastic bottles. Applied Water Science, 11, 167. https://doi.org/10.1007/s13201-021-01497-x
Alwan, F., Rosdiana, & Ndibale, W. (2025). Pengaruh suhu dan lama penyimpanan air isi ulang terhadap kualitas air minum (Studi kasus di Depot Air Minum, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara). Jurnal Teknik Lingkungan UM Kendari, 5(2).
Arumsari, F., Joko, T., & Darundiati, H. Y. (2021). Hubungan higiene sanitasi depot air minum dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada air minum isi ulang di Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen. Jurnal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(2), 75–82.
Badan Standardisasi Nasional. (2022). SNI 9063:2022 Metode pengambilan contoh uji air dan air limbah untuk parameter mikrobiologi. Badan Standardisasi Nasional.
Djafar, L., Adhayani, Z., & Ain, N. (2024). Perbedaan kualitas air minum rumah tangga pada titik sarana dan titik konsumsi di Kabupaten Gorontalo. Pancasakti Journal of Public Health Science and Research, 4, 17–23.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusmawati, W., & Rahayu, L. (2019). Contamination of Escherichia coli drinking water refills on drinking water depots in Malang City. Journal Ilmiah Biologi, 7(1), 9–13.
Rahayu, W. P., Nurjanah, S., & Komalasari, E. (2018). Escherichia coli: Patogenitas, analisis dan kajian risiko. IPB Press.
Sangadjisowohy, I., & Washliyah, S. (2023). Uji kandungan bakteriologi air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Siko Kota Ternate. Jurnal Sehat Mandiri, 18(2), 132–139.
Santos, M. T., Wendt, A., Coll, N. V. C., & Bohren, A. M. (2023). E. coli contamination of drinking water sources in rural and urban settings: An analysis of 38 nationally representative household surveys (2014–2021). Journal of Water and Health, 21(12).
Saputra, M. G., Mayura, B. P., Hendrayana, A. M., Suardana, W. I., & Budayanti, S. N. (2025). Fecal contamination and antimicrobial susceptibility profiles of Escherichia coli in rural water sources of Bali, Indonesia. Biodiversitas, 26(10), 4923–4931.
Sembiring, S., Exaudi, K., Isnanto, F. R., Jorena, Kaban, H., & Lulah, H. S. S. (2025). Perancangan sistem notifikasi penggantian cartridge filter air berbasis water flow sensor. Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam, 6(2), 51–69.
Wulandari, P., & Pristiyaningrum, A. (2025). Analisis cemaran mikroba E. coli dan total koliform pada depot air minum isi ulang: Studi kasus di Pulo Gadung, Jakarta Timur. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(3), 317–324.
Yunada, F. T., Rahayu, P. W., & Herawati, D. (2023). Keamanan mikrobiologis air minum isi ulang dan perubahannya selama penyimpanan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(4), 581–590
DOI: https://doi.org/10.31764/jeptec.v3i2.44016
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Journal of Environmental Policy and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.