Pendampingan Penyusunan Instrumen Penilaian Creative Problem-Solving Berbasis Ethno-Edutainment Untuk Pembelajaran Mendalam
Abstract
Abstract: The main problems faced by partners include teachers' low ability to develop assessment instruments that are suitable for deep learning and 21st century-oriented learning, and teachers' suboptimal integration of local cultural values into assessment. This activity aims to improve teachers' ability to develop ethno-edutainment-based creative problem-solving (CPS) assessment instruments for deep learning and equip teachers with the skills to integrate local culture into assessment through the ethno-edutainment approach. The activity was carried out through the stages of planning, socialization, mentoring, simulation, and evaluation with a participatory and active learning approach. Teachers were provided with deep learning materials, CPS instruments, and ethno-edutainment applications, then directly assisted in developing and presenting locally-based assessment instruments. The results of the activity showed a significant increase in teacher competence, where the average ability of teachers in developing CPS assessment instruments for deep learning increased from 54% at the initial stage to 83.2% after the activity, while the ability to integrate local cultural values into assessment increased from 52.2% to 85.2%. These results indicate that assistance in developing ethno-edutainment-based CPS instruments is effective in improving the professional competence of elementary school teachers.
Abstrak: Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya kemampuan guru dalam menyusun instrumen penilaian yang sesuai dengan pembelajaran mendalam dan berorientasi abad 21 dan belum optimalnya guru dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dalam penilaian. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun instrumen penilaian creative problem-solving (CPS) berbasis ethno-edutainment untuk pembelajaran mendalam dan membekali guru dengan keterampilan mengintegrasikan budaya lokal dalam penilaian melalui pendekatan ethno-edutainment. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, sosialisasi, pendampingan, simulasi, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif dan active learning. Guru dibekali materi pembelajaran mendalam, instrumen CPS, serta penerapan ethno-edutainment, kemudian didampingi secara langsung dalam menyusun dan mempresentasikan instrumen penilaian berbasis budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru, di mana rata-rata kemampuan guru dalam menyusun instrumen penilaian CPS pembelajaran mendalam meningkat dari 54% pada tahap awal menjadi 83,2% setelah kegiatan, sedangkan kemampuan mengintegrasikan nilai budaya lokal dalam penilaian meningkat dari 52,2% menjadi 85,2%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendampingan penyusunan instrumen CPS berbasis ethno-edutainment efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ain, N., Kurniawati, R. E., & Zuhro, L. F. (2025). Application of Deep Learning-Based Problem Based Learning to Increase Motivation and Critical Thinking of Elementary School Students. Lucerna: Jurnal Riset Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 1–9.
Akbar, F. H., & Ulya, H. (2021). Pembelajran Discovery Learning Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Didaktika : Jurnal Kependidikan, 15(1), 75–89. https://doi.org/10.30863/didaktika.v15i1.1523
Al-Qoyyim, T. M., & Nabila, S. M. (2025). Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Pendidikan IPA: dari Kebijakan Hingga Praktik di Kelas. Pijar Pelita, 1(3), 56–68.
Alsya’bi, A. F., Yanti, D., Fatikhah, D. M., & Rochmah, E. (2022). Penerapan Keterampilan 4C Abad 21 Dalam Pembelajaran Pendidikan Dasar Di SDN Sunyaragi 1 Kota Cirebon. Prosiding Seminar Nasional PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 4(1), 9–13.
Annisha, D. (2024). Integrasi Penggunaan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Proses Pembelajaran pada Konsep Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2108–2115. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7706
Ardianti, S.D., Wanabuliandari, S., & Kanzunnudin, M. (2019). Implementasi Pembelajaran Berbasis Ethno-Edutainment Untuk Meningkatkan Karakter Cinta Tanah Air Siswa Sekolah Dasar. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2).
Ardianti, Sekar Dwi, & Ulya, H. (2022). Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Kahoot! Sebagai Assesment Edutainment bagi Guru Sekolah Dasar. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(2), 159–166. https://doi.org/10.29408/ab.v3i2.6102
Ardianti, Sekar Dwi, & Wanabuliandari, S. (2019). Desain Modul Tematik Berbasis Ethno-Edutainment Pada Kurikulum 2013 untuk Siswa Sekolah Dasar. Seminar Nasional Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional (PPDN), 142–149.
Charoentham, M. (2025). Assessing creative problem-solving competencies in primary school educators: A confirmatory factor analysis approach. Edelweiss Applied Science and Technology, 9(1), 292–307. https://doi.org/10.55214/25768484.v9i1.4111
Chrissanti, M. I. (2019). Etnomatematika sebagai salah satu upaya penguatan kearifan lokal dalam pembelajaran matematika. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2018), 243–252. https://doi.org/10.33654/math.v4i0.191
Gizzi, E., Nair, L., Chernova, S., & Sinapov, J. (2022). Creative Problem Solving in Artificially Intelligent Agents: A Survey and Framework. IJCAI International Joint Conference on Artificial Intelligence, 75((2022)), 857–911. https://doi.org/10.24963/ijcai.2023/777
Islamiati, N., & Purnamansyah. (2024). Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika: Kajian Analisis Geometri Rumah Adat “Uma Lengge.” Jurnal Pendidikan Mipa, 14(1), 247–252. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i1.1458
Kasemsap, K. (2017). Advocating Problem-Based Learning and Creative Problem-Solving Skills in Global Education. In C. Zhou (Ed.), Handbook of Research on Creative Problem-Solving Skill Development in Higher Education (pp. 351–377). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-5225-0643-0.ch016
Kehi, Y. J., Mastur, Z., & Waluya, S. B. (2019). Kontribusi Etnomatematika Sebagai Masalah Kontekstual Dalam Mengembangkan Literasi Matematika. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 2, 190–196.
Khalid, M., Saad, S., Abdul Hamid, S. R., Ridhuan Abdullah, M., Ibrahim, H., & Shahrill, M. (2020). Enhancing Creativity and Problem Solving Skills Through Creative Problem Solving in Teaching Mathematics. Creativity Studies, 13(2), 270–291. https://doi.org/10.3846/cs.2020.11027
Rifayanti, Z. E. T., & Kaliwanovia, T. S. (2025). Implementation of the Deep Learning Approach in Learning in a Socio- Cultural Context to Learn Critical Thinking Skills for Elementary School Students. Indonesian Journal of Primary Science Education (IJPSE), 6(1), 134–143.
Saputri, S., Fadhilah, E. A., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Integrasi Literasi Budaya Dan Kewarganegaraan Ke Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Membentuk Karakter Cinta Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan Berkarakter, 2(1), 262–269. https://doi.org/https://doi.org/10.51903/pendekar.v2i1.597
Ulya, H., Rahayu, R., Sa’dijah, C., & Qohar, A. (2022). Model Asesmen Kinerja Pada Pembelajaran Etnomatematika Berbasis Proyek: Bagaimana Kelayakannya? AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(2), 1019. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i2.4763
van Hooijdonk, M., Mainhard, T., Kroesbergen, E. H., & van Tartwijk, J. (2020). Creative Problem Solving in Primary Education: Exploring the Role of Fact Finding, Problem Finding, and Solution Finding across Tasks. Thinking Skills and Creativity, 37(April), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.tsc.2020.100665
DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i2.37339
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE:



