SADAR ASAP Bersama: Edukasi Bahaya Rokok Untuk Warga Desa Suka Maju, Kab. Kutai Kartanegara
Abstract
Abstract: Smoking remains an unresolved health issue. It is not only adults who smoke, but also teenagers and children. The reasons why people still smoke include the fact that cigarettes can relieve stress and provide a sense of calm and motivation to work, as well as helping them socialise with their peers. This community service activity, SADAR ASAP Bersama, was carried out as a continuation of a household-based smoking-education program in Suka Maju Village, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, aiming to broaden the target audience from families with active smokers to the wider community through the routine Posyandu forum. The activity was held at Posyandu Mawar Merah 1 and attended by 15 participants, mostly elderly women and mothers. A one-group pre-test post-test design was applied using a ten-item knowledge questionnaire on the dangers of cigarette smoke. Results showed the average proportion of correct answers increased from 90.67% to 97.33%, both categorized as "good" knowledge. The Posyandu forum has proven to be a relevant additional educational platform for raising public awareness of the dangers of smoking, particularly amongst older people and women; however, participation by adult men, the primary target group for smoking behaviour remains low, meaning that the sustainability of these educational efforts needs to be combined with capacity-building for village health workers.
Abstrak: Merokok masih menjadi masalah kesehatan yang belum terselesaikan. Merokok tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja tetapi juga remaja dan anak-anak. Alasan masyarakat masih merokok adalah rokok dapat menghilangkan rasa stress dan memberikan rasa tenang dan semangat bekerja, pergaulan dengan teman sebaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperluas sasaran edukasi dari keluarga perokok akif menuju masyarakat umum melalui forum rutin Posyandu. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Mawar Merah 1 dan diikuti oleh 15 peserta yang didominasi lansia dan ibu-ibu. Metode yang digunakan adalah pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner pengetahuan sebanyak sepuluh pertanyaan mengenai bahaya asap rokok. Hasil menunjukkan rata-rata proporsi jawaban benar meningkat dari 90,67% menjadi 97,33% keduanya berada pada kategori pengetahuan baik. Forum Posyandu terbuki relevan sebagai media edukasi tambahan untuk memperluas kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok, khususnya bagi kelompok lansia dan perempuan, meskipun partisipasi laki-laki dewasa sebagai sasaran utama perilaku merokok masih minim sehingga keberlanjutan edukasi perlu dipadukan dengan penguatan kapasitas kader kesehatan desa.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adrianto, R., AR, C., & Rahayu, E. P. (2026). Edukasi Cost Efficiency Rokok Konvensional Untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja di Kawasan Hutan Tropis Lembab Kota Samarinda. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 10(1), 382–389. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.37470
Aeni, H., Sadli, M., Hastuti, M., Iklimah, P., Maulana, R., Amalia, S., Rohmad, E., & Minggu, A. (2023). Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Pencegahan Kebiasaan Merokok di dalam Rumah. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 30–41. https://doi.org/10.24235/dimasejati.202351
Apata, J., Goldman, E., Taraji, H., Samagbeyi, O., Assari, S., & Sheikhttari, P. (2023). Peer Mentoring For Smoking Cessation in Public Housing : A Mixed-Methods Study. Frontiers in Public Health, 10(22), 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.1052313
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. (2025). Statistik Demografi dan Sosial Tahun 2024.
Darius, Y., Rangga, P., Rapa, G. I., Lodo, G., Helfriati, T., Ngole, E. G., Konsita, M., Misa, A., Helmiana, M., Menge, W., Kasilda, R., Nusa, U., & Indonesia, N. (2024). Edukasi Bahaya Merokok Pada Tingkat Pengetahuan Masyarakat di Dusun Lewomudat Desa Waipaar. PAKDEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 21–24. https://doi.org/https://doi.org/10.58222/pakdemas.v4i1.272
Erlina, N., Nofriyanti, R., Susanti, E., & Hilinti, Y. (2025). Edukasi Bahaya Merokok pada Warga Dusun II Desa Watas Marga Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. 1(2), 85–90.
Fithria, F., Hartaty, N., & Susanti, S. S. (2023). The Effectiveness of Self-Help Group ( SHG ) Intervention on Smoking Prevention of Adolescents in Aceh , Indonesia : A Controlled Field Trail. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 24(3), 991–997. https://doi.org/10.31557/APJCP.2023.24.3.991
Husaini, A. (2007). Tobat Merokok: Rahasia & Cara Empatik Berhenti Merokok.
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
Kusfindyasmoro, C., & Wahyudi, A. (2022). Tingkat Pengetahuan, Sikap Merokok dan Nicotine Gum Therapy Pada Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 5(2), 184–194. https://doi.org/https://doi.org/10.35473/ijpnp.v5i2.1892
Larasati, T., Hijami, N., Jasmine, K., Sduiar, M., Salsabila, S., Rahmah, A., Maulida, S., Salsabila, H., Maryam, F., Putri, A., Az-Zahra, S., Fandevi, Z., Rizqia, M., & MAhardika, S. (2025). Edukasi Kesehatan di Posyandu Terhadap Peningkatan Kesadaran dan Komitmen Dalam Mewujudkan Rumah Bebas Asap Rokok di Kelurahan Tanjung Sari. JPM Ruwa Jurai: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(2), 95–102. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i2.3671
Lisdiana. (2023). Vitalitas Reproduksi Versus Asap Rokok dan Vape. Deepublish Digital.
Napitu, D. R., & Zamli, Z. (2025). Penyuluhan Bahaya Rokok Pada Remaja di Posyandu Remaja di Desa Wakan Kecamatan Amurang Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 2485–2489. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2765
Notoatmodjo, S. (2015). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. PT. Rineka Cipta.
Rizky, W., Syukur, B. A., & Rakhmawati, N. (2026). Penguatan Perilaku Hidup Sehat melalui Edukasi Bahaya Merokok di Desa Nobowetan Kota Salatiga. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(1), 643–650. https://doi.org/https://doi.org/10.59025/d1pa9v42
Said, R. (2024). Pemberdayaan Kesehatan Anak Usia Sekolah : Edukasi Bahaya Rokok Elektrik di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Malaysia. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 322–330. https://doi.org/10.54259/pakmas.v4i2.3022
Sari, M., Aminuddin, N., & Tasya, Z. (2024). Perubahan Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahaya Merokok Melalui Pendekatan Edukasi Kesehatan di Desa Binangga Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah Changes in Community Knowledge About the Dangers of Smoking Through a H. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5), 1608–1614. https://doi.org/10.56338/jks.v7i5.5255
Selatan, K., Sapitri, R. A., Khairunisa, S., Azzahra, R. R., Noor, S., Selfiana, S., Soifullah, F., & Purnama, S. (2026). KABAR (Kampanye Bebas Rokok) sebagai Strategi Peningkatan Kesadaran Kesehatan Remaja di Desa Sungai Tabuk, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 3826–3833. https://doi.org/https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1103
Subagya, A. (2023). Perokok Aktif & Pasif. BA Printing.
WHO and Ministry of Health of republic of Indonesia. (2024). Global Adult Tobacco Survey (GATS) Indonesia Report 2021.
World Health Organization. (2022). 10 Negara dengan Persentase Perokok Tertinggi di Dunia.
DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.42078
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE:



