Gerakan Peduli Lingkungan: Transformasi Sampah Organik menjadi Kompos
Abstract
Abstract: Waste management has become an increasingly complex environmental challenge due to population growth, urbanization, and changes in community consumption patterns. Organic waste, particularly food waste, constitutes one of the dominant components of waste generation in Indonesia. Data from the Ministry of Environment and Forestry indicate that Indonesia generated 19,588,922.83 tons of waste in 2022, of which 41.07% consisted of food waste and 39.97% originated from households. This condition also presents a challenge in Mojoroto District, Kediri City, which has diverse residential and economic activities and has initiated community-based waste management through the Sri Wilis Waste Bank in Pojok Urban Village. This activity aimed to improve the knowledge and skills of the community, particularly households and relevant stakeholders, in managing organic waste through composting. The activity was implemented through socialization, education, demonstrations, practical training in organic waste processing, and community assistance. The results showed an improvement in participants’ understanding and skills in sorting, processing, and utilizing organic waste to produce compost. Community-based organic waste processing can serve as an alternative solution for reducing household waste generation while producing a useful product for the community. Strengthening community capacity and local institutions is necessary to promote the sustainability of participatory organic waste management in Mojoroto District, Kediri City.
Abstrak: Permasalahan sampah merupakan salah satu tantangan lingkungan yang semakin kompleks akibat pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Sampah organik, khususnya sisa makanan, menjadi salah satu komponen dominan dalam timbulan sampah di Indonesia. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa timbulan sampah Indonesia pada tahun 2022 mencapai 19.588.922,83 ton, dengan 41,07% berupa sisa makanan dan 39,97% berasal dari rumah tangga. Kondisi tersebut juga menjadi tantangan di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang memiliki aktivitas permukiman dan ekonomi masyarakat yang cukup beragam serta telah memiliki inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Bank Sampah Sri Wilis di Kelurahan Pojok. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pihak terkait, dalam pengelolaan sampah organik melalui pengolahan menjadi kompos. Metode kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, edukasi, demonstrasi, praktik pengolahan sampah organik, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. Pengolahan sampah organik berbasis komunitas dapat menjadi alternatif solusi dalam mengurangi timbulan sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan produk yang bernilai guna bagi masyarakat. Penguatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal diperlukan untuk mendorong keberlanjutan pengelolaan sampah organik secara partisipatif di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdillah, U., & Virianita, R. (2025). Partisipasi Komunitas dalam Keberlanjutan Bank Sampah Rawajati. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 9(3), 187–199. https://doi.org/10.29244/jskpm.v9i3.1579
Ardisty Sitogasa, P. S. (2022). Penerapan Solid Waste Management Tool (SWMT) sebagai Analisis Gas Rumah Kaca Hasil Penanganan Sampah di Kota Kediri. JUISIK, 2(2). http://journal.sinov.id/index.php/juisik/indexHalamanUTAMAJurnal:https://journal.sinov.id/index.php
Badan Pusat Statistik. (2025). Badan Pusat Statistik Kota Kediri dalam Angka (Vol. 42).
Condo Leezza Chrismanta, Citra Azra Amalia, Nabila Isyana Putri, Muhammad Zia Ulhaq, & Muhammad Adymas Hikal Fikri. (2026). Darurat Sampah Nasional di Indonesia: Analisis Pengelolaan Limbah dan Dampaknya terhadap Pencemaran Lingkungan dalam Perspektif Sustainable Development Goals. Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik, 3(2), 01–18. https://doi.org/10.62383/presidensial.v3i2.1649
Dewanti Anggraini, A., Noor, I., & Said, A. (n.d.). Strategi Inovatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Perkotaan (Studi pada Bank Sampah “Sri Wilis” Perum Wilis II Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri). JAP), 3(11), 1837–1843.
Izzati, S., Setyaningsih, R., Ana, N. N., Niswah, D. F., & Septiani, S. D. (2026). Inovasi Smart Composting Bin untuk Meningkatkan Pelestarian Lingkungan dan Efisiensi Agribisnis melalui PKK Desa Candisari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Saiins Dan Teknologi, 5(3), 201–212. https://doi.org/10.55123/abdikan.v5i3.7575
Laily, D. W., Muharram, M., & Agusty, V. G. (2023). Kompos Sampah Organik untuk Tanaman Toga di Bank Sampah Sri Wilis Kelurahan Pojok. JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 21–31. https://doi.org/10.30737/jatimas.v3i1.4574
Lestari, S. C., & Halimatussadiah, A. (2022). Kebijakan Pengelolaan Sampah Nasional: Analisis Pendorong Food Waste di Tingkat Rumah Tangga. Jurnal Good Governance. https://doi.org/10.32834/gg.v18i1.457
Masjud, Y. I., Sidjabat, F. M., Rahmiati, F., & Amin, G. (2022). Training on making composter bins for household organic waste treatment. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 7(1), 21–29. https://doi.org/10.26905/abdimas.v7i1.6057
Meidiana, C., Sekito, T., & Sasongko, W. (2021). Determining Factors of Community Participation in Waste Bank. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 940(1), 012085. https://doi.org/10.1088/1755-1315/940/1/012085
Prayoga, R. N., Probojati, R. T., Nareswari, A. H. P., Supandji, S., Saptorini, S., Sutiknjo, T. D., Aji, S. B., & Rahardjo, D. (2025). Mengubah Sampah menjadi Peluang: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menjadi Barang Bernilai di Desa Woromarto, Kediri. JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 5(1), 38–45. https://doi.org/10.30737/jatimas.v5i1.6470
Ritomiea Ariescy, R., Deniaty Sholihah, D., & Nur Arumsari, D. (2025). Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Bank Sampah untuk Mewujudkan Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Khidmah, 5(1). https://doi.org/10.56013/jak.v5i1.3876
Sagara, M. R. N., Sari, M. M., & Suryawan, I. W. K. (2024). Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Sampah Organik dengan Komposting Skala Rumah Tangga di Kabupaten Buleleng. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 9(1), 09–15. https://doi.org/10.33084/mitl.v9i1.5680
Soma, T. (2020). Space to waste: the influence of income and retail choice on household food consumption and food waste in Indonesia. International Planning Studies, 25(4), 372–392. https://doi.org/10.1080/13563475.2019.1626222
Wantasen, S., Lumingkewas, A., Manalu, E. P., Gultom, P. F., & Zebua, F. M. (2025). Teknik Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik seebagai upaya Penguuatan Ketahanan Pangan di Kabupaten Keppualauan Siau Tagulandang Biaro. Jurnal Lentera: Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(2).
Widayanti, R., & Siswoyo, E. (2025). Karakteristik Sampah dan Produk Kompos dari Kawasan Perumahan. Jurnal Sains danTeknologi Lingkungan, 17(2), 141–152.
Yuliana, I., & Wijayanti, Y. (2019). Partisipasi Masyarakat pada Program Bank Sampah Info Artikel. HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH RESEARCH AND DEVELOPMENT, 3(4). https://doi.org/10.15294/higeia/v3i4/30681
DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.42093
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE:



