Pemanfaatan Limbah Sayur sebagai Pupuk Organik Cair melalui Pemberdayaan Petani Lereng Merbabu untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan
Abstract
Abstract: This article reports the results of a community engagement program aimed at enhancing the capacity of local communities to manage vegetable waste as local resources through the production of Liquid Organic Fertilizer (LOF) to support sustainable agriculture in Gatran Hamlet, Gondangsari Village, Magelang Regency, Central Java. The program employed a participatory empowerment approach consisting of socialization, demonstrations, hands-on training in LOF production using the leachate method, and monitoring and evaluation. The activity involved 32 participants comprising members of a young farmers’ group and the Family Welfare Movement (PKK). The results showed that the 10 participating groups successfully produced more than 100 liters of LOF for further fermentation. The evaluation of participants’ knowledge demonstrated a 23.82% increase in understanding following the program. The activity also encouraged participants to independently utilize vegetable waste and household organic materials as raw materials for LOF production. These findings indicate that practice-based community empowerment can strengthen community knowledge and skills in organic waste management while promoting more environmentally friendly and sustainable agricultural practices.
Abstrak: Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah sayuran sebagai sumber daya lokal melalui produksi Pupuk Organik Cair (POC) guna mendukung pertanian berkelanjutan di Dusun Gatran, Desa Gondangsari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan POC dengan metode lindi, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 32 peserta yang terdiri atas anggota kelompok tani muda dan PKK. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 10 kelompok peserta berhasil menghasilkan lebih dari 100 liter POC untuk proses fermentasi lanjutan. Evaluasi peningkatan pengetahuan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 23,82%. Kegiatan juga mendorong peserta untuk memanfaatkan limbah sayuran dan bahan organik rumah tangga sebagai bahan baku POC secara mandiri. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis praktik dapat memperkuat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah sekaligus mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aprylasari, D., Nurmasytha, A. ., Wibowo, A. ., & S, S. (2025). Peningkatan Kapasitas Petani Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Agrobetapus Farm, Lempake: Solusi Berkelanjutan Untuk Pertanian dan Lingkungan. Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 237–242. https://doi.org/10.59458/jwl.v5i1.158
Abidin, S., Wicaksana, D. S. R., & Fitrasih, R. (2026). Pelatihan pembuatan lubang resapan biopori untuk pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos di Desa Beseran. Jurnal Bina Desa, 8(2), 181–188. https://doi.org/10.15294/jurnalbinadesa.v8i2.13094
Ulfa, F., Faroka, G., Afandi, A. D., Muslihah, S., & Septiana, P. (2023). Penyuluhan Pembuatan Pupuk Eco-enzym di Dusun Sirembes Desa Kaliwuluh. Jurnal Bina Desa, 5(1), 27-32. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i1.40980
Alkatiri, A., Handayani, R. T. N. ., Rosa, O. ., Bahruna, M. A., & Arum, D. P. . (2024). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Dari Limbah Rumah Tangga Sebagai Solusi Ramah Lingkungan Untuk Pertanian Berkelanjutan Pada Desa Klurak Candi Sidoarjo. Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 360–367.
Amin Mbusango, Obadja A. Fenetiruma, Syaifullah Rahim, Ratna Ningsi, Inna M. Rumainum, Yunita Palinggi, & Herlyn Winda Wie Leba. (2025). Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Sayur dan Buah Pasar Wosi Kabupaten Manokwari Sebagai Pupuk Organik. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 478-488. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v9i2.6234
Fetra, R., Erfit, E., & Zamzami, Z. (2021). Analisis produk tanaman pangan dan hortikultura serta strategi pengembangannya di Kabupaten Kerinci. Jurnal Paradigma Ekonomika, 16(3), 589–600. https://doi.org/10.22437/jpe.v16i3.12261
Herdhiansyah, D., & Embe, W. (2025). Model Zero Waste Agriculture: Strategi Pertanian Terintegrasi Menuju Pangan Berkelanjutan. Penerbit NEM.
Hidayatullah, R. (2025). Strategi Bertahan Hidup Petani Dalam Menghadapi Fluktuasi Harga Komoditas. Jurnal Economina, 4(1), 35–42. https://doi.org/10.55681/economina.v4i1.1526
Lestari, D. D., Panggayuh, D. A. F., Ramadhan, C. S., Prasetyo, B. E., Mayoratri, M. H. P., & Kartika, D. S. Y. (2024). Upaya Pengembangan Tanaman Hortikultura Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Wujud Ketahanan Pangan di Desa Galengdowo. Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 37–44.
Martuti, N. K. T., Pratama, F. R., Fina, I. N., & Ariyani, S. W. (2024). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) asam amino pada kelompok tani di Kelurahan Tambakrejo. Jurnal Bina Desa, 6(2), 210–216.
Mulyawanti, I., & Suryana, E. A. (2024). Strategi pengurangan kehilangan pascapanen produk hortikultura. Analisis Kebijakan Pertanian, 22(2), 183-194. https://doi.org/10.21082/akp.v22i2.183-194
Ngatirah, N., Hastuti, P. B., Bimantio, M. P., Murti, S. T. C., Krisdiarto, A. W., Supriyanto, G., Kristalisasi, E. N., Widyasaputra, R. and Avianto, Y. (2025). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan Kotoran kambing dan Aplikasinya pada tanaman Lidah Buaya. Abdimas Mandalika, 5(3), 457-466.
Nugroho , F. W. ., Handrian , M. F. ., Khaikal , M. ., & Malik , . A. . (2025). Pengaruh Harga Terhadap Jumlah Penawaran Produk Pertanian di Indonesia. Al-A’mal : Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 2(1), 59-67.
Oktasari, W. (2023). Pemberdayaan petani melalui pemanfaatan limbah kubis dalam budidaya tanaman sayuran di Dusun Pendem Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Agritech: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 25(1), 138–144. https://doi.org/10.30595/agritech.v25i1.16899
Rahayu, E. S., Sinurat, E. N., Maarif, A. N., Siagian, A. M., Ramadhani, A. P., Wardhana, E. F., ... & Guritno, M. R. N. (2024). Peran Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat & CSR Fakultas Pertanian UNS (Vol. 4, No. 1, pp. 30-38).
Rajali, Angkat, N. U., Nadhira, A., & Putra, I. A. (2026). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga melalui Produksi Pupuk Organik Cair. Marsidiapari: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 70-83. https://doi.org/10.66249/zj86fy24
Rosalia, A. C. T., Aji, M. B. K., Handoko, P. S. B., & Aprianti, R. (2026). Peningkatan keterampilan perempuan Desa Ngombakan melalui pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar limbah industri alkohol dan sampah rumah tangga. Jurnal Bina Desa, 8(2), 229–235.
Sapriyadi, S., Ambar, A. A., & Toaha, S. (2025). Strategi pengembangan dan peningkatan produksi sektor basis pada tanaman hortikultura di Kabupaten Sidenreng Rappang. Agrikultura, 36(1), 115-127. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v36i1.57420
Saputra, R. D., Izzuddin, M. H., & Sari, W. A. (2024). Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair (POC) di Desa Timpik Kabupaten Semarang. Jurnal Bina Desa, 6(3), 389–395.
Syafi'i, T., Suminah, S., & Lestari, E. (2025). Dampak Alih Fungsi Lahan Budidaya Tanaman Sayuran Menjadi Objek Wisata Bagi Petani Di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Journal of Integrated Agricultural Socio-Economics and Entrepreneurial Research (JIASEE), 3(2), 105-115.
Septian, R., & Judiantono, T. (2021). Identifikasi karakteristik perangkutan pasca produksi pertanian di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 16(1), 1-8.
Suliartini, N. W. S., Ali, K. O., Sintanu, M. A. W., & Alvin, Z. (2024). Pembuatan pupuk organik cair dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Jurnal Siar Ilmuwan Tani, 5(1), 22-28.
Sumartini, D. A., Ismarlin, I. F., & Suharno. (2025). Pengaruh karakteristik petani terhadap respons dalam pengolahan limbah kubis (Brassica oleracea var. capitata L.) di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(2), 144–151. https://e-journal.my.id/atjpm/article/view/5995
Suni, A. F., Mauretha, D. N., & Wibowo, A. S. (2026). Mengolah limbah rumah tangga di Desa Randugunting Kecamatan Bergas menjadi pupuk organik cair. Jurnal Bina Desa, 8(2), 222–228.
Tahir, M. M. (2023). Penanganan Pasca Panen Dan Produk Olahan Sayuran. Nas Media Pustaka.
Tasaka, R., Ermawati, L., & Rosilawati, W. (2025). Analisis Dampak Fluktasi Harga Sayuran Terhadap Pendapatan Pedagang Sayuran di Pasar Jatimulyo Lampung Selatan Menurut Perspektif Ekonomi Islam. Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi, 9(1), 365–379. https://doi.org/10.57178/paradoks.v9i1.2136
Wahyuni, P. R., & Hamzah, A. (2026). Penguatan Kapasitas Manajemen Agribisnis dan Strategi Pemasaran Sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Usaha Hortikultura. Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi, 16(1), 225-333. https://doi.org/10.24929/feb.v16i1.5327
DOI: https://doi.org/10.31764/am.v5i6.42835
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE:



