Optimalisasi Edukasi Gizi, Konsumsi Tablet Tambah Darah, dan Pemeriksaan Hemoglobin pada Remaja Putri untuk Pencegahan Anemia
Abstract
Anemia defisiensi besi masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, terutama pada remaja putri yang rentan akibat pertumbuhan yang pesat dan kehilangan darah selama menstruasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan edukasi gizi, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan pemeriksaan kadar hemoglobin sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Program ini melibatkan 30 siswi SMK Kesehatan Borneo Bakti Husada Palangka Raya sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan dengan media visual, diskusi interaktif, pendampingan partisipatif, evaluasi melalui pre-test dan post-test, serta pemeriksaan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 78% pada pre-test menjadi 94,7% pada post-test, atau meningkat sebesar 16,7%. Namun demikian, hasil pemeriksaan hemoglobin menunjukkan bahwa 33,3% peserta masih mengalami anemia (kadar hemoglobin <12 g/dL). Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi yang terintegrasi melalui edukasi, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), dan pemeriksaan hemoglobin efektif dalam meningkatkan pengetahuan sekaligus mendeteksi secara dini risiko anemia pada remaja putri. Dengan demikian, optimalisasi edukasi gizi, kepatuhan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta pemantauan kadar hemoglobin secara berkala dapat meningkatkan kesadaran remaja putri dan berkontribusi terhadap upaya pencegahan anemia di lingkungan sekolah.
Iron deficiency anemia remains a significant global health problem, particularly among adolescent girls who are vulnerable due to rapid growth and menstrual blood loss. This community service aimed to optimize nutrition education, iron supplementation (iron tablets/TTD) consumption, and hemoglobin examination to prevent anemia among adolescent girls. The program targeted 30 female students at SMK Kesehatan Borneo Bakti Husada Palangka Raya. The methods included health education using visual media, interactive discussions, participatory assistance, pre-test and post-test evaluation, and hemoglobin screening. The results showed a significant increase in knowledge, from 78% in the pre-test to 94.7% in the post-test, indicating a 16.7% improvement. However, hemoglobin examination revealed that 33.3% of participants were still anemic (<12 g/dL). These findings suggest that integrated interventions combining education, supplementation, and screening are effective in improving knowledge and early detection of anemia risk. In conclusion, optimizing nutrition education, adherence to iron supplementation, and regular hemoglobin monitoring can enhance adolescent girls’ awareness and contribute to anemia prevention in school settings
References
Agustini Hanifah, S., Laili Rahmiyati, A., Riyanto, A., Mauliku, N. E., & Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fitkes Unjani, P. (2025). Video Animasi sebagai Media Edukasi Pencegahan Anemia pada Remaja Putri. Faletehan Health Journal, 12(2), 219–227. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Anggriani, Y., & Ifayanti, H. (2025). Hubungan Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Pada Remaja Putri Di MTS NU Negarabatin Kotaagung Barat Kabupaten Tanggamus. In Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) (Vol. 11, Number 2).
Anisah, A., Fajriani, L. N., & Isasih, W. D. (2024). Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi pada Kejadian Anemia terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja. JSN : Jurnal Sains Natural, 2(4), 118–123. https://doi.org/10.35746/jsn.v2i4.553
Chung, A., Vieira, D., Donley, T., Tan, N., Jean-Louis, G., Kiely Gouley, K., & Seixas, A. (2021). Adolescent Peer Influence on Eating Behaviors via Social Media: Scoping Review. Journal of Medical Internet Research, 23(6), e19697. https://doi.org/10.2196/19697
Daipadli, D., Nurtasya, D., Amalia, F., Rahmah, N. A., Afifha, R. A., & Nandini, R. A. D. (2026). Edukasi Kesehatan tentang Pentingnya Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri sebagai Upaya Pencegahan Anemia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(12), 7309–7314. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i12.4065
Faroidlillahi Kamala, Alfiana Ainun Nisa, & Sofwan Indarjo. (2025). Analisis Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) Pada Remaja Putri Di Kabupaten Pati. JUKEJ: Jurnal KesehatanJompa, 4(4), 2830–5744. https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jkj
Fitraniar, I. (2025). Science Midwifery The effectiveness of educational media in preventing anemia among adolescent girls. In Science Midwifery (Vol. 13, Number 2). Online. www.midwifery.iocspublisher.orgJournalhomepage:www.midwifery.iocspublisher.org
Gardner, W. M., Razo, C., McHugh, T. A., Hagins, H., Vilchis-Tella, V. M., Hennessy, C., Taylor, H. J., Perumal, N., Fuller, K., Cercy, K. M., Zoeckler, L. Z., Chen, C. S., Lim, S. S., Aravkin, A. Y., Arndt, M. B., Bishai, J. D., Burkart, K., Chung, E., Dai, X., … Moradi, M. (2023). Prevalence, years lived with disability, and trends in anaemia burden by severity and cause, 1990–2021: findings from the Global Burden of Disease Study 2021. The Lancet Haematology, 10(9), e713–e734. https://doi.org/10.1016/S2352-3026(23)00160-6
Hasianna Silitonga, H. T., Salim, L. A., Nurmala, I., & Wartiningsih, M. (2023). Compliance of Iron Supplementation and Determinants among Adolescent Girls: A Systematic Review. Iranian Journal of Public Health. https://doi.org/10.18502/ijph.v52i1.11664
Hasyim, M., & Arief, E. (2023). The Effect of Peer Assistance on Adherence to Consuming Iron Tablets and Anemia Status among Young Female Adolescents. 5(3), 121–127. https://doi.org/10.33860/jbc.v5i3.2710
Helmyati, S., Syarifa, C. A., Rizana, N. A., Sitorus, N. L., & Pratiwi, D. (2023). Acceptance of Iron Supplementation Program among Adolescent Girls in Indonesia: A Literature Review. In Amerta Nutrition (Vol. 7, Number 3SP, pp. 50–61). Airlangga University Faculty of Public Health. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3SP.2023.50-61
Ida Bagus Oka Suyasa, Sarihati, I. G. A. D., Aprilia Rakhmawati, & Dwijastuti, N. M. S. (2025). Peningkatan Pengetahuan dan Skrining Anemia pada Remaja Putri SMP Negeri 11 Denpasar. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 4(4), 323–331. https://doi.org/10.55123/abdikan.v4i4.6549
Kamila Dwi Febrianti, Wilis Cahyaning Ayu, Yusrita Anidha, & Trias Mahmudiono. (2023). Effectiveness of Nutrition Education on Knowledge of Anemia and Hemoglobin Level in Female Adolescents Aged 12-19 Years: a Systematic Reviews and Meta-Analysis. Jurnal Amerta Nutrition, 7(3), 478–486.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pemberian tablet tambah darah pada remaja putri. Kemenkes RI.
Martafari, A., & Laila, S. (2025). Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Tablet Tambah Darah di Sekolah Menengah Atas Neger 1 Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. In Jurnal Medika Malahayati (Vol. 9, Number 2).
Marzuki, M., Elda, F., & Symond, D. (2025). The Effectiveness of Education Using Audiovisual Media on the Prevention of Anemia Among Adolescent Girls: A Literature Review. Indonesian Journal of Global Health Research, 8(1), 459–464. https://doi.org/10.37287/ijghr.v8i1.772
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Palungan, D. J., & Zamli, Z. (2025). Edukasi Pentingnya Tablet Tambah Darah untuk Remaja Putri dalam Mencegah Anemia: Hidup Sehat Cegah Anemia. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(10), 4475–4479. https://doi.org/10.59837/zqkksc38
Pibriyanti, K., & Bilqis Habiba, A. (2024). Pengetahuan, Sikap dan, Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah sebagai Faktor Risiko Kejadian Anemia Remaja Putri. Pangan Dan Aplikasinya, 8(2), 119–132. https://doi.org/10.21580/ns.2024.8.2.20708
Ridho, M., & Hartono, R. K. (2025). Strategi Peningkatan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Sekolah. Jurnal Surya Medika, 11(3), 79–91. https://doi.org/10.33084/jsm.v11i3.10404
Santoso, B., Pradana, A., & Wijaya, M. (2024). Impact of iron deficiency anemia on cognitive function and academic performance in adolescents: A cross-sectional study in Indonesia. BMC Public Health, 24(1), 112–120. https://doi.org/10.1186/s12889-024-112
Saputri, L. A., Faridah, B., Fitriah, I. P., Merry, Y. A., & Bebasari, M. (2025). Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Tablet Fe Pada Remaja Putri. JIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 275. https://doi.org/10.33757/jik.v9i1.1341
Sari, N., & Safriana, R. E. (2023). Literatur Review: Hubungan Pengetahuan Dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Defisiensi Besi Pada Remaja Putri. IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today, 2(2), 29. https://doi.org/10.30587/ijmt.v2i2.5729
Stevens, G. A., Paciorek, C. J., Flores-Urrutia, M. C., Borghi, E., Namaste, S., Wirth, J. P., Suchdev, P. S., Ezzati, M., Rohner, F., Flaxman, S. R., & Rogers, L. M. (2022). National, regional, and global estimates of anaemia by severity in women and children for 2000–19: a pooled analysis of population-representative data. The Lancet Global Health, 10(5), e627–e639. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(22)00084-5
Street, S., Simoncini, K., & Byrne, R. (2024). Peer influence on eating behaviour in early childhood: A scoping review. Appetite, 203, 107708. https://doi.org/10.1016/J.APPET.2024.107708
Suffara, I., Abdullah, A., Palupi, R., & Muharramah, A. (2026). Hubungan Pengetahuan Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Anemia Remaja Putri. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 4841–4846. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.6529
Taufiqurrahman, T., Hafid, F., Mujayanto, M., Sumasto, H., Nuswantari, A., & Arifah, J. N. (2025). Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Anemia Melalui Edukasi Interaktif bagi Remaja Putri di SMP Negeri 2 Balerejo. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(2), 407–414. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i2.910
Tindaon, R. L., Feronika, A. I., Amadea, C. P., Aqil, M. S., Wildan, M., & Pardede, E. E. (2024). Peningkatan pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah untuk mencegah anemia melalui metode penyuluhan. Haga Journal of Public Health (HJPH), 2(1), 9–13. https://doi.org/10.62290/hjph.v2i1.40
Wiafe, M. A., Apprey, C., & Annan, R. A. (2023). Nutrition Education Improves Knowledge of Iron and Iron-Rich Food Intake Practices among Young Adolescents: A Nonrandomized Controlled Trial. International Journal of Food Science, 2023. https://doi.org/10.1155/2023/1804763
World Health Organization. (2021). Guideline on daily iron supplementation. WHO.
World Health Organization. (2021). WHO guideline on hemoglobin concentrations for diagnosing anaemia and assessment of severity. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549526
Zakiah, S., Toaha, A., Abri, N., & Wahyutri, E. (2023). The Effect of Nutrition Education on Knowledge, Attitudes, and Iron Intake in Adolescent Girls. Journal of Health and Nutrition Research, 2(3), 131–139. https://doi.org/10.56303/jhnresearch.v2i3.174
Zen, B. P., Setiawan, H., Yandriyani, D., & Nurwegiono, M. (2026). Penanggulangan Anemia pada Remaja di Desa Sumbersekar Malang dalam Mendukung Sustainable Development Goals 3. Jurnal Atma Inovasia (JAI), 6(1).
Zuraida, R., Lipoeto, N. I., Masrul, M., & Fessshartanty, J. (2020). The effect of anemia free club interventions to improve adolescent dietary intakes in Bandar Lampung city, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 8, 145–149. https://doi.org/10.3889/OAMJMS.2020.4168
DOI: https://doi.org/10.31764/kjpm.v3i2.41140
Refbacks
- There are currently no refbacks.