Gambaran Epidemiologi dan Kecenderungan Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota Bandung

Agung Sutriyawan, Suherdin Suherdin

Abstract


Abstract: The city of Bandung is one of the endemic cities of dengue hemorrhagic fever. Mapping the number of cases and the tendency of dengue hemorrhagic fever cases needs to be done as a first step in preventing disease. The purpose of this study is to examine the epidemiological picture of dengue hemorrhagic fever and the tendency to dengue hemorrhagic fever. The research method used is descriptive quantitative. The study population is the entire community that suffered dengue hemorrhagic fever in 2019-2021. The sample sample used is total sampling. This study used skunder data from the Bandung City Health Office. The instrument used is an observation sheet. The analysis used is descriptive and presented in the form of graphs and histograms. The results show that dengue cases in 2019-1021 are higher in men. many occur in adolescence and children. The number of cases is highest in Coblong and Buahbatu Districts. Highest number of cases in January 2019. Dengue cencerung dengue fever cases have decreased in the past three years. Epidemiological picture based on people the number of dengue cases occurs in men, children's age groups and children.. Based on the place of the highest cases in Coblong District. Based on time the number of cases tends to decrease in July-November.

Abstrak: Kota Bandung merupakan salah satu kota endemic demam berdarah dengue. Pemetaan jumlah kasus dan kecenderungan kasus demam berdarah dengue perlu dilakukan sebagai Langkah awal pencegahan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji gambaran epidemiologi penyakit demam berdarah dengue dan kecenderungan penyakit demam berdarah dengue. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang mendeita demam berdarah dengue tahun 2019-2021. Tenkik sampel yang digunakan adalah total sampeling. Penelitian ini menggunakan data skunder dari Dinas Kesehatan Kota Bandung. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah deskriptif dan disajikan dalam bentuk grafik dan histogram. Hasil menunjukan kasus DBD tahun 2019-1021 lebih tinggi terjadi pada laki-laki. banyak terjadi pada usia remaja dan anak-anak. Jumlah kasus tertinggi di Kecamatan Coblong dan Buahbatu. Jumlah kasus Tertinggi di bulan Januari 2019. Kasus demam berdarah dengue cencerung menurun dalam tiga tahun terakhir. Gambaran epidemiologi berdasarkan orang jumlah kasus DBD banyak terjadi pada laki-laki, golongan umur anak-anak dan remaja. Berdasarkan tempat kasus tertinggi di Kecamatan Coblong. Berdasarkan waktu jumlah kasus cenderung menurun pada bulan juli-november


Keywords


Dengue hemorrhagic fever, Epidemiological picture, Propensity to disease

Full Text:

PDF

References


Ardianti, W., Lapau, B., & Dewi, O. (2018). Determinan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya. Jurnal Photon, 9(1).

Buchari Lapau, & Alibbirwin. (2018). Prinsip dan Metode Surveilens Epidemiologi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Canon, F. A., Kalesaran, A. F. C., & Malonda, N. S. H. (2020). Hubungan Antara Kelembapan Dan Curah Hujan Terhadap Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kota Manado Tahun 2014-2018. KESMAS, 9(1).

Handayani, D., Wijaya, S., & Sunaryo, M. (2018). Gambaran Sistem Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Jagir, Kota Surabaya. Proceeding National Seminar Germas 2018, 1(1).

Harapan, H., Michie, A., Mudatsir, M., Sasmono, R. T., & Imrie, A. (2019). Epidemiology Of Dengue Hemorrhagic Fever In Indonesia: Analysis Of Five Decades Data From The National Disease Surveillance. BMC Research Notes, 12(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s13104-019-4379-9

Hikmah, M. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian kematian akibat demam berdarah dengue. Unnes Journal of Public Health, 4(4).

Himah, E. F., & Huda, S. (2018). Gambaran Upaya Pencegahan Penyakit Dbd (Demam Berdarah Dengue) Pada Keluarga Di Desa Jati Kulon Kabupaten Kudus Tahun 2017. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 7(1), 79–88.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khan, E., Kisat, M., Khan, N., Nasir, A., Ayub, S., & Hasan, R. (2010). Demographic and clinical features of dengue fever in Pakistan from 2003–2007: a retrospective cross-sectional study. PloS One, 5(9), e12505.

Koibur, J. G., Satyarsa, A. B. S., Gustawan, I. W., Putra, I. G. N. S., & Utama, I. M. D. L. (2021). Lingkungan Tempat Tinggal Sebagai Faktor Resiko Infeksi Virus Dengue Pada Anak-Anak. Indonesian Journal for Health Sciences, 5(1), 1–7.

Kosnayani, A. S., & Hidayat, A. K. (2018). Hubungan antara pola curah hujan dengan kejadian DBD di Kota Tasikmalaya tahun 2006-2015 (kajian jumlah curah hujan dan hari hujan). Jurnal Siliwangi Seri Sains Dan Teknologi, 4(1).

Mangguang, M. D., & Sari, N. P. (2017). Analisis kasus dbd berdasarkan unsur iklim dan kepadatan penduduk melalui pendekatan gis di tanah datar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(2), 166–171.

Martini, M. (2019). Incidence Of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) In Semarang Coastal Area: Epidemiology Descriptive Case And Bionomic Vector. Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease, 7(6), 144–149. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20473/ijtid.v7i6.10389

Mistawati, M., Yasnani, Y., & Lestari, H. (2021). Forecasting Prevalence Of Dengue Hemorrhagic Fever Using ARIMA Model In Sulawesi Tenggara Province, Indonesia. Public Health of Indonesia, 7(2), 75–86. https://doi.org/https://doi.org/10.36685/phi.v7i2.411

Paramita, R. M., & Mukono, J. (2017). Hubungan kelembapan udara dan curah hujan dengan kejadian demam berdarah dengue di Puskesmas Gunung Anyar 2010-2016. The Indonesian Journal of Public Health, 12(2), 202–212.

Pertiwi, P. I., & Anwar, M. C. (2018). Gambaran Epidemiologi Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Kecamatan Buah Batu Kota Bandung Tahun 2012-2016. Buletin Keslingmas, 37(3), 374–383.

Pongsilurang, C. M., Sapulete, M. R., & Kaunang, W. P. J. (2015). Pemetaan kasus demam berdarah dengue di Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas Dan Tropik, 3(2).

Purnama, S. G., Satoto, T. B., & Prabandari, Y. (2013). Pengetahuan, sikap dan perilaku pemberantasan sarang nyamuk terhadap infeksi dengue di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. Archive of Community Health, 2(1), 20–27.

Purnawinadi, I. G., Gabriel, K. J., & Ali, S. M. (2020). Penyidikan epidemiologi kejadian luar biasa demam berdarah dengue. Klabat Journal of Nursing, 2(2), 25–34.

Salim, M. F., Syairaji, M., Wahyuli, K. T., & Muslim, N. N. A. (2021). Pengembangan Sistem Informasi Surveilans Demam Berdarah Dengue Berbasis Mobile sebagai Sistem Peringatan Dini Outbreak di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(2), 99–108. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jkesvo.61245

Sukri, N. C., Laras, K., Wandra, T., Didi, S., Larasati, R. P., Rachdyatmaka, J. R., Osok, S., Tjia, P., Saragih, J. M., & Hartati, S. (2003). Transmission Of Epidemic Dengue Hemorrhagic Fever In Easternmost Indonesia. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 68(5), 529–535.

Suryantari, S. A. A. (2019). Prevalence, intensity and risk factors of soil transmitted helminths infections among elementary school students in Ngis village, Karangasem district, Bali. Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease, 7(6), 137–143.

Sutriyawan, A. (2021). Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan: Dilengkapi Tuntunan Membuat Proposal Penelitian. Bandung: PT Refika Aditama.

Sutriyawan, A., Aba, M., & Habibi, J. (2020). Determinan epidemiologi Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah perkotaan: Studi retrospektif. Journal of Nursing and Public Health, 8(2), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jnph.v8i2.1173

Sutriyawan, A., Herdianti, H., Cakranegara, P. A., Lolan, Y. P., & Sinaga, Y. (2022a). Predictive Index Using Receiver Operating Characteristic and Trend Analysis of Dengue Hemorrhagic Fever Incidence. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(E), 681–687.

Sutriyawan, A., Herdianti, H., Cakranegara, P. A., Lolan, Y. P., & Sinaga, Y. (2022b). Predictive Index Using Receiver Operating Characteristic and Trend Analysis of Dengue Hemorrhagic Fever Incidence. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(E), 681–687.

Sutriyawan, A., Kurniawati, R. D., & Suherdin, S. (2021). Proyeksi dan Pemetaan Sebaran Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Berbasis Sistem Informasi Geografi (SIG). Afiasi: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 71–81. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/afiasi.v6i2.153

WHO. (2021a). Dengue And Severe Dengue. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue

WHO. (2021b). Dengue in the South-East Asia. WHO. https://www.who.int/southeastasia/health-topics/dengue-and-severe-dengue

Yoshikawa, M. J., Kusriastuti, R., & Liew, C. (2020). An Interdisciplinary Study: Disseminating Information On Dengue Prevention And Control In The World-Famous Travel Destination, Bali, Indonesia. Evolutionary and Institutional Economics Review, 17(1), 265–293. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s40844-019-00138-0

Zulfa, A. A., Martini, M., Udijono, A., & Hestiningsih, R. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Endemis Tinggi Kota Semarang. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 1(2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.