Studi Perbandingan Sifat Mekanik Beton dengan Menggunakan Pasir Sungai dan Pasir Galian C

Muhammad Habiburrahman, Hariyadi Hariyadi, Nurul Hidayati

Abstract


Abstract: Concrete is one of the most widely used construction materials in infrastructure development. The quality of concrete is strongly influenced by fine aggregate (sand), as its physical characteristics, such as gradation, specific gravity, and moisture content, affect the mechanical properties of concrete. West Nusa Tenggara utilizes two sources of sand for construction purposes, namely river sand from the Jangkuk River in West Lombok Regency and quarry sand from Pemepek Village in Central Lombok Regency, which have different geological characteristics. Studies specifically comparing these two sand sources at two concrete strength grades simultaneously remain limited, and this research gap provides the basis for the present study. This study aims to analyze the comparative mechanical properties of concrete using Jangkuk River sand and quarry sand at target concrete strengths of f'c 25 MPa and f'c 45 MPa, as well as to identify the type of sand that produces better mechanical properties. The research employed a laboratory experimental method, including compressive strength and splitting tensile strength tests using cylindrical specimens (15 × 30 cm), as well as shear strength tests using beam specimens (30 × 20 × 7.5 cm), with the mix design referring to SNI 03-2834-2000. The results show that the average compressive strength at the 25 MPa grade was 23.89 MPa for quarry sand and 21.6 MPa for river sand, while at the 45 MPa grade, the corresponding values were 42.59 MPa and 40.45 MPa, respectively; neither mixture achieved the target design strength. The splitting tensile strength at the 25 MPa grade was higher for river sand (2.43 MPa) than for quarry sand (2.28 MPa); however, at the 45 MPa grade, quarry sand produced a higher value (3.73 MPa) than river sand (3.62 MPa). The shear strength at both concrete grades was consistently higher for quarry sand (3.14 MPa and 7.13 MPa) than for river sand (2.69 MPa and 5.67 MPa). Overall, quarry sand produced relatively better mechanical properties of concrete than Jangkuk River sand.

Abstrak: Beton merupakan material konstruksi yang paling banyak digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Kualitas beton sangat ditentukan oleh agregat halus (pasir), karena karakteristik fisiknya seperti gradasi, berat jenis, dan kadar air memengaruhi sifat mekanik beton. Nusa Tenggara Barat memanfaatkan dua sumber pasir untuk konstruksi, yaitu pasir sungai dari Sungai Jangkuk Kabupaten Lombok Barat dan pasir galian C dari Desa Pemepek Kabupaten Lombok Tengah, yang memiliki karakteristik geologis berbeda. Penelitian yang secara khusus membandingkan kedua sumber pasir tersebut pada dua mutu beton sekaligus masih jarang dilakukan, sehingga kesenjangan ini menjadi dasar penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan sifat mekanik beton menggunakan pasir Sungai Jangkuk dan pasir galian C pada mutu f'c 25 MPa dan f'c 45 MPa, serta mengidentifikasi jenis pasir yang menghasilkan sifat mekanik lebih baik. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium, meliputi uji kuat tekan dan kuat tarik belah dengan benda uji silinder (15x30 cm), serta uji kuat geser dengan benda uji balok (30x20x7,5 cm), dengan mix design mengacu SNI 03-2834-2000. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan rata-rata pada mutu 25 MPa sebesar 23,89 MPa (Galian C) dan 21,6 MPa (Sungai), sedangkan pada mutu 45 MPa sebesar 42,59 MPa (Galian C) dan 40,45 MPa (Sungai); keduanya belum mencapai mutu rencana. Kuat tarik belah pada mutu 25 MPa lebih tinggi pada pasir Sungai (2,43 MPa) dibanding Galian C (2,28 MPa), namun pada mutu 45 MPa Galian C lebih tinggi (3,73 MPa) dibanding Sungai (3,62 MPa). Kuat geser pada kedua mutu konsisten lebih tinggi pada pasir Galian C (3,14 MPa dan 7,13 MPa) dibanding pasir Sungai (2,69 MPa dan 5,67 MPa). Secara keseluruhan, pasir Galian C menghasilkan sifat mekanik beton yang relatif lebih baik dibandingkan pasir Sungai Jangkuk.


Keywords


River sand; Quarry sand; Compressive strength; Split tensile strength; Shear strength.

Full Text:

PDF

References


Amir, A. A., Parung, H., & Djamaluddin, R. (2024). Pengaruh Karakteristik Agregat Terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi. FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil), 11(1), 22–29. https://doi.org/10.33019/fropil.v11i1.4100

Badan Standardisasi Nasional. (1989). SK SNI S-04-1989-F Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan Bangunan Bukan Logam).

Badan Standardisasi Nasional. (1990a). SNI 03-1968-1990 Metode Pengujian Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar.

Badan Standardisasi Nasional. (1990b). SNI 03-1969-1990 Metode Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar.

Badan Standardisasi Nasional. (1990c). SNI 03-1970-1990 Metode Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Halus.

Badan Standardisasi Nasional. (1990d). SNI 03-1971-1990 Metode Pengujian Kadar Air Agregat.

Badan Standardisasi Nasional. (1991). SNI 03-2461-1991 Spesifikasi Agregat Ringan untuk Beton Ringan Struktural.

Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 2417-2008 Cara Uji Keausan Agregat dengan Mesin Abrasi Los Angeles.

Badan Standarisasi Nasional. (2000). SNI 03-2834-2000 Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal.

Hadi, S. (2020). Analisis Jenis Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Kancaputri: Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 4(1), 115–125.

Hidayatunnisa, N. A., & Hidayatullah, L. Y. (2025). Identifikasi Karakteristik Fisik Agregat Halus dan Korelasinya pada Sifat Beton Segar. Dinamika: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 1(01), 11–19. https://doi.org/10.63982/0g5ype50

Kencanawati, N., Rawiana, S., Rofaida, A., & Febriyanti, N. (2023). Identifikasi Karakteristik Fisik Berbagai Jenis Agregat Halus dan Korelasinya pada Sifat Beton Segar dan Beton Padat. Prosiding SNTS, 109–114.

Mose, L., Johannes, V., & Sahureka, Th. J. M. (2022). Perbandingan Kuat Tekan Beton dengan Menggunakan Agregat Sungai Desa Tepa dan Pantai Wati Desa Yatoke di Pulau Babar. Jurnal Manumata, 8(1), 1–10.

Pujianto, A., Faizah, R., Widiyanto, A., Putra, A. T., Prayuda, H., & Firdausa, F. (2021). Pemanfaatan Limbah Bata Ringan Sebagai Bahan Penyusun Pengganti pada Beton. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 26(2), 1–8.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Muhammad Habiburrahman1, Hariyadi, Nurul Hidayati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Technology, Health, and Agriculture Nexus: Conference Series

Contact Admin:
Email:[email protected]
WhatsApp: +62 878-9185-5086

TCS Visitor

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Technology, Health, and Agriculture Nexus: Conference Series already indexed: