Nilai Moral dalam Dongeng Der Froschkönig oder der eiserne Heinrich karya Brüder Grimm

Annisa Muthmainnah, Fauzan Adhima, Ary Fadjar Isdiati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeksripsikan nilai-nilai moral dalam dongeng Der Froschkönig oder der eiserne Heinrich karya Brüder Grimm berdasarkan teori moral Lydia Lange (2019). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan Moleong (2017). Data penelitian berupa kutipan teks seperti narasi, dialog, monolog, hubungan antar-paragraf yang dikumpulkan melalui teknik analisis isi kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari 6 kategori moral menurut Lange, ditemukan total 4 data, yaitu 2 data nilai moral kebebasan, 1 data nilai moral keadilan, 1 nilai moral kehormatan. Nilai kebebasan tercermin dalam kemampuan sang putri menentukan nasib sendiri ketika ia sedang bermain bola emas di pinggir sungai dan menerima tawaran dari katak untuk menolongnya (kebebasan berkehendak) kemudian nilai kebesan selanjutnya tercermin pada tindakan sang putri yang tidak menepati janji kepada katak ketika ia sudah menolongnya (kebebasan bertindak). Nilai keadilan tercermin melalui tindakan raja yang memerintahkan putrinya secara tegas untuk menepati janji kepada katak. Nilai kehormatan tercemin oleh loyalitas Heinrich kepada pangeran katak. 


Keywords


Nilai Moral, Der Froschkönig, Brüder Grimm

Full Text:

PDF

References


Ardini, P. P. (n.d.). Pengaruh Dongeng dan Komunikasi Terhadap Perkembangan Moral Anak Usia 7-8 Tahun. Retrieved www.kompas.com,

Arifin, M. Z. (2019). Arifin, Muh Zainul. “Nilai moral karya sastra sebagai alternatif pendidikan karakter (Novel Amuk Wisanggeni karya Suwito Sarjono).” Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya 3.1 (2019): 30-40. Jurnal Literasi, 3(1).

Fadjryana, S., Dwi, F. E., & Sari, N. (n.d.). DONGENG SEBAGAI MEDIA PENANAMAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI.

Fafa Rasiawan, M., Program Studi Sastra Jerman, D., & Bahasa dan Seni, F. (n.d.). Nilai Moral Dalam Dongeng Frau Holle, Die Sterntaler, Hans Im Glück Karya Brüder Grimm NILAI MORAL DALAM DONGENG FRAU HOLLE, DIE STERNTALER, HANS IM GLÜCK KARYA BRÜDER GRIMM Dosen Pembimbing: Rr. Dyah Woroharsi Parnaningroem.

Fauzan Adhima, & Sitti Nuraffifah Destamarisa. (2024). Nilai Moral dalam Cerita Pendek Berbahasa Jerman “Lupinen” Karya Marie Luise Kaschnitzd. Risenologi, 9(1), 66–73. https://doi.org/10.47028/risenologi.v9i1.666

Febriyanti, N., Dinie, &, & Dewi, A. (2021). PENGEMBANGAN NILAI MORAL PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2).

Gusmayanti, E., & Dimyati, D. (2021). Analisis Kegiatan Mendongeng dalam Meningkatkan Perkembangan Nilai Moral Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1062

Hurna, M. (n.d.). Was ist, was will, was kann Moral?

İLHAN, S. (2023). Vergleich der Märchen Schneewittchen’’ und Nardaniye Hanım’’ in Hinsicht auf Handlungen und Motive. JOURNAL OF CURRENT DEBATES IN SOCIAL SCIENCES, 6(1)(6(1)). https://doi.org/10.29228/cudes.68115

Lange, L. (n.d.). Sollen Wollen und Lassen Sollen Die Lücke zwischen Moral und Verhalten.

Lüthi, Max. (1976). Das europäische Volksmärchen : Form und Wesen. Francke Verlag.

Maghfiroh, S., & Suryana, D. (n.d.). Media Pembelajaran untuk Anak Usia Dini di Pendidikan Anak Usia Dini.

Matulessy, J., Litualy, S. J., & Grietje, K. H. (2022). ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM DONGENG “SCHNEEWEIßCHEN UND ROSENROT” KARYA BRÜDER GRIMM. J-EDu: Journal - Erfolgreicher Deutschunterricht, 2(1). https://doi.org/10.30598/j-edu.2.1.102-106

METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF OLEH PROF. DR. LEXY J. MOLEONG.M.A. (n.d.).

PERBANDINGAN PERWATAKAN DAN ALUR OLEH NADHILA NUR SHABRINA HENDRIANTI . (n.d.).

Primulawati Soetantyo, S., & Pelita Harapan, U. (n.d.). PERANAN DONGENG DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR *.

Rahayu, R. S., Nurasiah, I., & Amalia, A. R. (2022). Analisis Nilai-nilai Moral dalam Dongeng pada Buku Siswa Kelas III Tema 2 Menyayangi Tumbuhan dan Hewan. Attadib: Journal of Elementary Education, 6(1). https://doi.org/10.32507/attadib.v6i1.1012

Rukiyah. (2018). Dongeng, Mendongeng, dan Manfaatnya. ANUVA, 2(1), 99–106.

Schadow, Steffi. (2013). Achtung für das Gesetz : Moral und Motivation bei Kant. De Gruyter.

Studi, P., Jerman, S., Bahasa, F., & Seni, D. (n.d.). PERBANDINGAN UNSUR INTRINSIK PADA DONGENG DER FROSCHKÖNIG KARYA BRÜDER GRIMM DAN FILM DER FROSCHKÖNIG KARYA FRANZISKA BUCH Rizqi Fithria Dinarratri Rr. Dyah Woroharsi Parnaningroem.

Syahfitri, D. (2019). TEORI SASTRA Pustaka Ilmu Yogyakarta. https://www.researchgate.net/publication/353750201

Teori Pengkajian Fiksi -- Burhan Nurgiyantoro -- ( WeLib.org ). (n.d.).

Widianti, N., & Padiatra, A. M. (2021). INTERNALISASI NILAI MORAL MELALUI PROGRAM MENDONGENG (Vol. 4, Number 2).




DOI: https://doi.org/10.31764/telaah.v11i2.40561

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_________________________________________________________

Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN (Online) 2620-6226 | ISSN (Print) 2477-2429
Email: [email protected]
Tel / fax : (0370)-633723 / (0370)-641906

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.